Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Dana Infak di Masjid Al-Barkah Taman Rahayu Apriyanto, Anto; Permana, Indra Martian; Billah, Wahidin Musta'in; Munandar, Asep Nur Imam
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v9i2.2207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis klasifikasi pengelolaan dana infak di masjid al-barkah taman rahayu (ditinjau dari perspektif fikih). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif lapangan dengan pendekatan normatif (syar'i), yuridis, dan empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari kepustakaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan dana infak di Masjid Al-Barkah Taman Rahayu tidak harus terbatas pada pengelolaan khusus, tetapi dapat dialokasikan untuk kepentingan yang lebih luas. Dana infak dapat digunakan untuk pemeliharaan, pembangunan, kegiatan keagamaan, dan kesejahteraan sosial. Perlu diutamakan prinsip-prinsip syariah terkait penggunaan dana infak, seperti keadilan, transparansi, dan akuntabilitas, serta melibatkan partisipasi jamaah dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan dana infak. Sehingga, kepercayaan masyarakat dan pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip Islam akan memperkuat pengelolaan dana infak dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan masyarakat.
Digital Sport Culture and Body Exposure: A Sharia Perspective on Self-Presentation in Social Media Febriyani, Febriyani; Ibrohim, Syahid Makdum; Hasanuddin, Hasanuddin; Nurhaidah, Siti Nuri; Irfan, Ahmad; Apriyanto, Anto
Jurnal El-Thawalib Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-thawalib.v7i2.19612

Abstract

The rapid development of the digital era has transformed the meaning of sports from a health-oriented activity into a form of self-representation within virtual spaces. This shift is reflected in the increasing prevalence of fitness-related content on social media, which not only showcases physical activities but also promotes body exposure as a visual strategy to attract attention and gain social recognition. From an Islamic perspective, such practices potentially conflict with the concept of ‘awrah and the ethical values governing bodily modesty in public spaces. This study aims to analyze the phenomenon of body exposure in digital sports through the framework of maqashid al-sharia and to formulate ethical guidelines for social media engagement in accordance with Islamic principles. The research employs a qualitative approach using library research, with primary sources derived from the Qur’an, hadith, and classical as well as contemporary Islamic jurisprudential works, particularly those of al-Nawawi, al-Qardhawi and Wahbah al-Zuhaili, complemented by secondary data from academic journals and media reports. Data analysis is conducted using a descriptive-analytical method with normative and maqashid-based approaches. The findings indicate that the transformation of digital sports has led to the commodification of the body and triggered psychological impacts such as body dissatisfaction. Within the maqashid al-sharia framework, body exposure may violate the fundamental objectives of preserving religion (hifzh al-din), life (hifzh al-nafs), and honor (hifzh al-‘irdh). Therefore, a reconstruction of sharia-based digital sports ethics is necessary, emphasizing modest dress, visual restraint, and moral awareness in social media practices to maintain a balance between digital modernity and Islamic values.