Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Struktur Ekonomi dan Potensi Sektor Unggulan di Provinsi Banten Pendekatan Kuantitatif dengan Analisis LQ ( Location Quotien) Jumino; Edi Mulyanto; Tutug Sri Jatmiko
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 10 No. 1 (2025): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pekobis.v10i1.P60-69.51825

Abstract

Pengkajian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi berbagai aspek yang berhubungan dengan perekonomian di Provinsi Banten serta mengidentifikasi sektor-sektor yang paling dominan di kawasan tersebut dengan menggunakan metode yang dikenal sebagai Location Quotient (LQ) selama periode 2021 sampai 2023. Melalui penelitian ini, analisis dilakukan untuk menawarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana struktur ekonomi di Provinsi Banten dan sektor-sektor mana berkontribusi secara signifikan terhadap akselerasi pertumbuhan ekonomi dalam wilayah tersebut. Provinsi Banten memiliki potensi ekonomi yang besar karena lokasinya yang strategis di barat Pulau Jawa dan dekat dengan DKI Jakarta, yaitu pusat ekonomi dan pemerintahan utama di Indonesia. Kedekatan dengan DKI Jakarta memberi keuntungan bagi Provinsi Banten, seperti akses ke pasar yang besar, jaringan transportasi yang baik, dan potensi ekonomi yang kuat dengan daerah sekitarnya. Dari penilaian LQ yang dilaksanakan dalam studi ini dapat disimpulkan bahwa sektor-sektor utama di Provinsi Banten terdiri dari Industri-Industri Pengolahan, Penyediaan Gas dan Listrik, Pengolohan Limbah, Penyediaan Air, Daur Ulang Sampah, Pergudangan serta sektor Transportasi, Real estate, Pendidikan,  Kesehatan serta kegiatan dibidang sosial. Ini menunjukkan bahwa bidang-bidang tersebut memiliki keistimewaan di Provinsi Banten jika dilihat dari perspektif nasional, dan juga memberikan sumbangan signifikan terhadap perekonomian lokal. Penelitian ini juga menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Banten perlu meningkatkan investasi di sektor-sektor penting yang sudah diidentifikasi. Selain itu, pemerintah juga harus memperbaiki infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia di sektor-sektor itu untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas. Selain itu, penelitian ini menyarankan agar Pemerintah Provinsi Banten mengembangkan sektor-sektor lain seperti pertanian dan perdagangan untuk meningkatkan kontribusi terhadap keseluruhan ekonomi daerah. Dengan cara ini, diharapkan ekonomi Provinsi Banten bisa tumbuh lebih seimbang dan berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi dari berbagai sektor yang ada.
2025 Business and Job Opportunities in Indonesia for Returning Migrant Workers from Hong Kong Jumino; Mulyanto, Edi; Rahayu, Sri
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hong Kong remains one of the primary destinations for PMI, especially in domestic and service sectors. However, many returning PMI struggle to achieve sustainable economic resilience due to limited understanding of entrepreneurship, low financial literacy, and restricted access to business capital. Meanwhile, Indonesia’s shift toward a digital economy, the rapid development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), and increasing regional investment present significant opportunities for PMI to pursue business and employment prospects upon their return. To support this transition, a Community Service Program (PKM) was delivered through online training focused on business and job opportunities in Indonesia in 2025, as well as financing mechanisms through banking and non-banking financial institutions. Conducted in collaboration with the Indonesia International School Hong Kong, the program involved 150 active PMI who are still working in Hong Kong and aimed to strengthen financial literacy and entrepreneurial readiness. Keywords: Migrant Workers, Remittances, Business Opportunities, Financial Literacy, Entrepreneurship