Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Alat Ukur Portabel Untuk Mengurangi Laju Korosi di Workshop Politeknik Industri Logam Morowali Iwan Nugraha Gusniar; Andrika Triawan
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 08 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4676.238 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i08.206

Abstract

Peningkatan bisnis saat ini berkembang dengan cepat sehingga organisasi diperlukan untuk secara konsisten mengirimkan barang-barang dengan kualitas fenomenal dan sesuai kapasitas mereka. Kualitas sangat signifikan menurut pelanggan. Barangbarang yang memiliki kualitas hebat dengan biaya serius dapat menarik banyak pembeli untuk terus membakar barang-barang ini. Bisnis Perakitan sekarang menghadapi pergantian peristiwa yang sangat cepat. Metode FMEA akan mencirikan semua yang dirugikan dan mengapa bahaya dapat terjadi (mode kekecewaan) dan memutuskan dampak dari setiap bahaya terhadap kerangka kerja (dampak kekecewaan). FMEA dapat digunakan untuk mengaudit rencana item, interaksi, atau kerangka kerja dengan membedakan kekurangan yang ada dan setelah itu membunuh mereka. engine AMG CNC Plate Cutting adalah mesin yang secara luas digunakan dan digunakan untuk memotong logam sebagai pelat FMEA adalah teknik untuk penyelidikan induktif untuk mengenali bahaya pada item atau interaksi adalah yang paling potensial untuk mengidentifikasi bukaan, penyebab, dampak, dan membutuhkan peningkatan tergantung adil dan persegi kerusakan pendapatan dan bagaimana bahaya dapat terjadi. Metode FMEA akan mendefinisikan segala sesuatu yang rusak dan mengapa kerusakan bisa terjadi (failure modes) serta mengetahui efek dari setiap kerusakan pada sistem (failure effect). Metode FMEA dapat digunakan untuk mereview desain produk, proses atau sistem dengan mengidentifikasi kelemahan-kelemahan yang ada dan kemudian menghilangkannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai kerusakan mesin di antaranya : Torch Connect Console, Gas Connect Console, Plasma Cant Running, Torch Oxy.
Pengaruh Variasi Jenis Bahan Bakar Terhadap Emisi Gas Buang Pada Motor 4 Langkah Tipe Injeksi 125 CC Nugroho, Farhan; Iwan Nugraha Gusniar; Ujiburrahman
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah sepeda motor di Indonesia berkontribusi terhadap meningkatnya emisi gas buang yang berdampak pada kualitas udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jenis bahan bakar terhadap emisi gas buang dan karakteristik pembakaran pada sepeda motor 4 langkah tipe injeksi 125 cc. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian dilakukan pada sepeda motor Honda Vario 125 cc menggunakan tiga jenis bahan bakar, yaitu Pertalite (RON 90), Pertamax (RON 92), dan Pertamax Green 95 (RON 95), pada kondisi idle, 5000 RPM, dan 8500 RPM. Setiap kombinasi jenis bahan bakar dan kondisi putaran mesin diuji sebanyak tiga kali pengulangan (triplicate measurements), dan hasil yang dianalisis merupakan nilai rata-rata dari ketiga pengujian tersebut. Parameter yang dianalisis meliputi emisi Karbon Monoksida (CO), Hidrokarbon (HC), serta nilai Air Fuel Ratio (AFR), yang diukur menggunakan gas analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertalite cenderung menghasilkan emisi HC dan CO lebih tinggi, terutama pada kondisi idle. Pertamax menunjukkan kemampuan terbaik dalam menekan emisi HC pada putaran menengah, sedangkan Pertamax Green 95 secara konsisten menghasilkan emisi CO terendah serta nilai AFR yang paling mendekati kondisi stoikiometri, khususnya pada putaran rendah dan menengah. Berdasarkan hasil tersebut, Pertamax Green 95 direkomendasikan sebagai bahan bakar yang lebih optimal dan ramah lingkungan untuk sepeda motor injeksi 125 cc.