Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perancangan Dan Analisis Statik Pada Hand Trolley Menggunakan Pendekatan Metode Elemen Hingga Sayang Wijaya; Hanifi, Rizal; Ujiburrahman
ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur Vol. 5 No. 2 (2024): ARMATUR: Artikel Teknik Mesin dan Manufaktur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/armatur.v5i2.6199

Abstract

Aktivitas pemindahan barang secara manual merupakan hal yang lumrah dalam berbagai industri, namun dapat menimbulkan risiko cedera dan menurunkan efisiensi kerja. Penggunaan hand trolley sebagai alat bantu dapat meringankan beban kerja dan meningkatkan keselamatan pekerja. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis statik rangka trolley pengangkut barang yang terbuat dari aluminium alloy 6061. Aluminium alloy 6061 dipilih karena memiliki massa jenis ringan, kekuatan luluh tinggi, ketahanan terhadap korosi, dan populer dalam konstruksi. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga, dengan variasi pembebanan 1000 N, 2000 N dan 3000 N. Hasil simulasi menunjukan bahwa bahwa pembebanan maksimal sebesar 2000 N dan 3000 N dengan angka faktor keamanan terkecil secara berturut-turut sebesar 0,78 dan 0,51. Desain hand trolley yang diusulkan dengan material alluminium alloy 6061 hanya dapat menahan beban 1000 N.
Analisis Statik Footrest Sepeda Motor terhadap Variasi Desain dan Kondisi Pembebanan Menggunakan Metode Elemen Hingga Arum, Ardiansyah; Dewi Anjani, Ratna; Ujiburrahman
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.6952

Abstract

Sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi utama di Indonesia yang digunakan secara luas karena efisiensi dan kemudahan mobilitasnya. Salah satu komponen penting dalam menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara adalah footrest atau pijakan kaki, yang berfungsi menahan beban kaki pengendara dalam berbagai kondisi, termasuk saat duduk normal maupun berdiri saat melewati medan tidak rata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan statik dari tiga variasi desain footrest sepeda motor menggunakan pendekatan metode elemen hingga (Finite Element Method). Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2021 dengan material baja AISI 4140-T, yang dikenal memiliki kekuatan tarik tinggi dan ketahanan aus yang baik. Analisis dilakukan pada dua kondisi pembebanan: beban penuh pengendara sebesar 646,8 N dan beban berdiri sebesar 549,78 N per footrest, sesuai dengan data antropometri rata-rata pengguna dewasa di Indonesia dan referensi distribusi beban tubuh. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan von mises, deformasi total, dan faktor keamanan (safety factor). Hasil menunjukkan bahwa desain 1 memberikan performa terbaik dengan tegangan dan deformasi terendah serta nilai safety factor tertinggi pada kedua kondisi beban. Semua desain masih berada dalam batas aman terhadap kegagalan struktur. Berdasarkan hasil tersebut, desain 1 direkomendasikan sebagai alternatif footrest yang andal untuk aplikasi statik. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut melalui analisis dinamis guna menilai kinerja komponen secara lebih menyeluruh dalam kondisi operasional sebenarnya.
Analisis Frame Meja Dandori Menggunakan Metode Finite Element Analysis (FEA) Tabayyun, Candan; Kardiman; Ujiburrahman
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.6955

Abstract

Meja dandori merupakan meja kerja yang dirancang untuk persiapan efisien dalam proses industri, khususnya untuk mempermudah loading dies pada mesin press, sehingga rangkanya harus mampu menahan beban besar dengan aman. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis kekuatan struktur rangka meja dandori menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) untuk mengevaluasi ketahanan terhadap pembebanan statis sebesar 10.000 N, 15.000 N, dan 20.000 N. Model tiga dimensi rangka meja dandori dibuat menggunakan perangkat lunak Computer-Aided Design (CAD) dan dianalisis menggunakan perangkat lunak FEA dengan menggunakan dua jenis material, yaitu baja karbon menengah S45C dan baja struktural SS400. Evaluasi dilakukan terhadap parameter tegangan maksimum berdasarkan kriteria von mises, total deformasi, dan faktor keamanan (safety factor). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada beban maksimal 20.000 N, baik material S45C maupun SS400 menghasilkan tegangan sebesar 14,29 MPa dan deformasi sebesar 0,032 mm, dengan faktor keamanan mencapai nilai 3, yang tergolong sangat aman untuk aplikasi industri. Meskipun kedua material memenuhi standar keamanan, material S45C memiliki keunggulan dalam kekuatan tarik yang lebih tinggi dibandingkan SS400, sehingga lebih direkomendasikan untuk aplikasi dengan potensi beban berat atau kebutuhan margin keselamatan tambahan. Disarankan untuk menggunakan material S45C untuk meningkatkan ketahanan jangka panjang, mengoptimalkan desain rangka agar lebih efisien, serta melakukan analisis berkala untuk memastikan kelayakan struktur selama masa penggunaan.
Analisis Statis Komponen Bell Crank pada Mobil Listrik dengan Finite Element Analysis Ujiburrahman; Arum, Ardiansyah; Tabayyun, Candan
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.7125

Abstract

Bell crank merupakan komponen penting dalam sistem suspensi kendaraan listrik yang berperan dalam mengubah arah dan distribusi gaya dari roda ke sistem redaman. Kekuatan struktural dan pemilihan material menjadi faktor utama yang memengaruhi kinerja dan keandalan komponen ini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan material paling optimal yang digunakan pada komponen bell crank kendaraan listrik berdasarkan analisis kekuatan struktur. Metode yang digunakan adalah simulasi statik dengan pendekatan Finite Element Analysis (FEA) menggunakan pembebanan sebesar 10.000 N pada bagian moving pivot, serta fixed geometry pada bagian fixed pivot. Tiga variasi material dibandingkan, yaitu Magnesium AZ91D, AISI 1045, dan Aluminium 2024-T3. Parameter evaluasi meliputi tegangan von mises, displacement maksimum, dan nilai safety factor. Hasil simulasi menunjukkan bahwa ketiga material memiliki nilai tegangan von mises serupa di kisaran 83 MPa, yang masih berada di bawah batas luluh masing-masing material. AISI 1045 menunjukkan performa terbaik dengan displacement terkecil (0,004 mm) dan safety factor tertinggi (5,396), sehingga dinilai paling optimal untuk aplikasi bell crank. Penelitian ini menyarankan pengembangan lanjutan berupa analisis kondisi dinamis dan pembebanan berulang, serta validasi eksperimental untuk meningkatkan akurasi hasil. Selain itu, analisis efisiensi bobot melalui pendekatan specific strength serta penerapan fitur optimasi desain pada perangkat lunak CAD/CAE diusulkan guna mendukung perancangan komponen yang lebih ringan dan tetap kuat. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan desain struktural kendaraan listrik yang efisien dan andal.
Proses Pemesinan Pada Produksi Mesin Pencacah Sabut Kelapa Sawit di PT. Raja Ampat Indotim Oga Rahadin; Kardiman; Ujiburrahman
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This internship report aims to examine the machining processes involved in the production of an oil palm fiber shredder machine at PT. Raja Ampat Indotim. The background of this study stems from the issue of oil palm fiber waste, which remains underutilized despite its economic potential. The internship focused on observing the step-by-step production process, including the use of milling, turning, bending, drilling, grinding, welding, and finishing operations. The study employed a qualitative approach through direct observation, interviews with machine operators, and documentation of production stages. The results indicate that the machine was successfully assembled over a span of 14 working days, with a shredding capacity of 300–500 kg/hour powered by an 80 HP diesel engine. This study provides insights into the integration of manufacturing techniques within the agricultural machinery industry and highlights the importance of efficient production in supporting sustainable management of agricultural waste.
Perancangan Bak Penampungan untuk Pembuangan Limbah Coolant dari Mesin Broaching Menggunakan Software Solidwork dan ANSYS Simulasi Lestyanto Ardi, Affan; Sena, Boni; Gusniar, Iwan Nugraha; Ujiburrahman; Oleh; Amanah, Nadia
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 10 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol10.no1.a17257

Abstract

Industrial waste is one of the most serious problems in the industrial world. Industrial wastewater treatment plants as one of the solutions to overcome these problems require holding tanks as the main part of the system. Holding tanks function as waste reservoirs before further processing. Thus, holding tanks play an important role in reducing the negative impact of waste on the environment and preventing damage to industrial facilities. The holding tank is designed using solidwork and ANSYS in order to ensure the reability and capability in relocatting the coolant waste water. From the results of the research on the design of wastewater reservoirs, the maximum total deformation subjected to a load of 0.00017735 MM is obtained, while the smallest total deformation value is 1.9705 MM. The results of the maximum stress or voltage subjected to a load of 0.17112 Mpa while the smallest stress value is 0.080072 Mpa. And for the results of the maximum strain or strain subjected to a load of 6.868 Mpa while for the smallest strain value is 7.7904 Mpa.