MIFTAKHUL KHOIR
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Intervensi Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Penyesuaian Sosial dan Perkembangan Fisik Motorik Siswa Kelas VI MI Al Fitroh Jember Alvi Syafa’atu Rosidah; Amaza Ilmil Mufidah; Miftakhul Khoir; Lailatul Usriyah; Mu’alimin
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 3 No. 6 (2025): Desember : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v3i6.1563

Abstract

Pengaruh intervensi pembelajaran berbasis proyek terhadap penyesuaian sosial dan perkembangan fisik motorik siswa kelas VI MI Al Fitroh Jember merujuk pada periode ketika anak beralih dari masa kanak-kanak menuju perkembangan fisik serta motorik, masa ini ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan sosial karena individu mulai mencari pengalaman belajar, rasa penasaran akan pembelajaran yang lebih kompleks, dan mengambil tanggung jawab yang mempersiapkan mereka untuk peran pendidikan selanjutnya. Fase ini sangat penting karena navigasi yang berhasil dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kompetensi sosial, sementara kesulitan dapat menyebabkan masalah penyesuaian. Penelitian ini mengkaji dampak intervensi pembelajaran berbasis proyek (PJBL) terhadap penyesuaian sosial siswa kelas VI MI Al Fitroh Jember selama transisi tersebut. Ada 20 siswa dibagi menjadi kelompok eksperimen, yang terlibat dalam proyek kolaboratif selama delapan minggu, dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Data tentang kompetensi sosial, tantangan perkembangan, dan efikasi diri dikumpulkan sebelum dan sesudah program serta dianalisis dengan SPSS. Hasil menunjukkan peningkatan yang jelas pada penyesuaian sosial kelompok eksperimen, mengindikasikan bahwa proyek kolaboratif dapat mendukung perkembangan psikososial saat siswa bergerak menuju perkembangan fisik motorik.
KONSEP EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM PEMBELAJARAN IPS SD DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Miftakhul Khoir; Anzilna Qotrun Nada; Erma Fatmawati; Mu'alimin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49261

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan komponen fundamental yang tidak dapat dipisahkan dari proses pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan pendekatan saintifik, evaluasi tidak lagi dipandang semata-mata sebagai instrumen pengukuran hasil belajar akhir, melainkan sebagai bagian integral dari proses pembelajaran yang bersifat komprehensif, berkelanjutan, dan autentik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep evaluasi pembelajaran IPS di SD yang diintegrasikan dengan pendekatan saintifik, meliputi tujuan, fungsi, prinsip-prinsip dasar, serta bentuk-bentuk penerapannya dalam praktik pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah, regulasi pendidikan, dan penelitian empiris yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi dalam pembelajaran IPS dengan pendekatan saintifik menuntut pergeseran paradigma dari penilaian konvensional menuju penilaian autentik yang mampu mengukur kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, dan literasi ilmu pengetahuan sosial peserta didik secara holistik. Implikasi dari kajian ini memberikan arahan bagi guru SD untuk merancang sistem evaluasi yang selaras dengan tahapan saintifik mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan sehingga penilaian benar-benar mencerminkan kualitas proses dan hasil belajar yang bermakna. Artikel ini diharapkan berkontribusi dalam memperkuat fondasi teoritis dan praktis bagi pengembangan evaluasi pembelajaran IPS yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.