ERMA FATMAWATI
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF PROJECT BASED LEARNING (PjBL) ERMA FATMAWATI
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v1i1.6

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran inovatif Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA materi bioteknologi pada peserta didik kelas IX C SMP Negeri 3 Batang. Penelitian ini dilakukan dalam tiga proses yaitu pelaksanaan prapenelitian, pelaksanaan siklus I dan pelaksanaan siklus II. Dimulai dari prapenelitian untuk mengetahui aktivitas belajar peserta didik dan hasil belajar dengan metode ceramah dan diskusi, untuk selanjutnya dapat menentukan langkah pembelajaran yang akan dilakukan dalam pelaksanaan siklus I dan II kemudian diteliti apakah ada peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran inovatif Project Based Learning (PjBL). Data hasil kerja peserta didik dianalisis menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan tujuan mendapatkan kesimpulan akan keefektifan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didik diperoleh hasil analisis data siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 3,42 dengan kategori cukup aktif dan aktivitas peserta didik pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 4,00 dengan kategori aktif. Hasil penelitian evaluasi belajar peserta didik siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 85,25 dan siklus II sebesar 90. Nilai ketuntasan hasil belajar peserta didik dari siklus I sebanyak 25 peserta didik dengan persentase sebesar 78%, sedangkan hasil ketuntasan belajar peserta didik meningkat pada siklus II sebanyak 30 peserta didik dengan persentase sebesar 94%, sehingga terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar sebesar 16%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA materi Bioteknologi.
Transformation of IPAS Learning in Elementary Schools: The Strategic Role of Digital Media in Improving Students' Understanding Sofwan Roif Ubaidillah; Arini Emha Balqis; Babul Jannah; Siti Maimuna; Mu'alimin; Erma Fatmawati
Journal of Elementary Education Research and Practice Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Elementary Education Research and Practice
Publisher : Yayasan Centre for Studying and Milieu Development of Indonesia (CESMiD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70376/e44mz803

Abstract

This study aims to analyze the strategic role of digital media in enhancing students' understanding of IPAS materials and explore the challenges and strategies in its implementation. The research employed a descriptive qualitative method involving data collection through observation, interviews, and documentation. The study was conducted at SDN Kaliwates with 28 fourth-grade students as participants. The findings revealed that digital media significantly improved students' conceptual understanding by providing attractive visualizations, increasing interactivity, and offering flexible access to learning resources. Nevertheless, several challenges were identified, such as limited digital infrastructure, teachers' low digital competence, and abundant unfiltered information. To address these issues, the study suggests providing regular digital training for teachers, improving access to technological infrastructure, and curating quality digital content aligned with the curriculum. These findings underscore the importance of strategic digital integration in IPAS learning to support students' cognitive development and 21st-century skills.
PERAN KEPALA SEKOLAH DAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS DAN PENGELOLAAN SEKOLAH DI MI AL-AMIN GARAHAN JEMBER Cahyani, Dwi; Imron fauzi; Erma Fatmawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4379

Abstract

Akuntabilitas dan pengelolaan sekolah merupakan aspek penting dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin yang mengarahkan, mengelola, dan mengawasi seluruh kegiatan sekolah agar berjalan sesuai visi dan misi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran kepala sekolah serta kontribusi dan bentuk kerja sama antara kepala sekolah dan komite sekolah dalam meningkatkan akuntabilitas serta pengelolaan sekolah di MI Al-Amin Garahan Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan kajian dokumen yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan komite sekolah. Validitas data dilakukan melalui teknik member checking untuk memastikan keakuratan interpretasi hasil penelitian sesuai dengan pengalaman responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah MI Al-Amin Garahan Jember berperan penting dalam menciptakan sistem pengelolaan yang akuntabel melalui penerapan kepemimpinan partisipatif, transparansi dalam pengelolaan keuangan, serta pengawasan yang berkesinambungan terhadap pelaksanaan program pendidikan. Kerja sama antara kepala sekolah dan komite sekolah terjalin dalam berbagai bentuk, seperti perencanaan program kerja bersama, pengawasan penggunaan anggaran, evaluasi kegiatan sekolah, dan pelibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Kolaborasi ini terbukti meningkatkan kepercayaan publik, efisiensi pengelolaan sumber daya, serta memperkuat budaya akuntabilitas di lingkungan sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara kepala sekolah dan komite sekolah menjadi kunci keberhasilan dalam membangun tata kelola pendidikan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.