Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Kyai dalam Pembinaan Akhlak Santri Melalui Thoriqoh Tijaniyah di Pondok Pesantren Jannah, Darrotul; Wahidin, Khaerul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1885

Abstract

Kyai berperan dalam membimbing akhlak dan membentuk kepribadian seorang santri. Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahui  upaya,  pelaksanaan  serta  faktor  pendukung  dan penghambat  kyai dalam  pembinaan akhlak santri melalui Thoriqoh Tijaniyah  di Pondok Pesantren Al-Fatih Kayuwalang Kota Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, upaya kyai dalam pembinaan akhlak santri melalui Thoriqoh Tijaniyah di Pondok Pesantren Al- Fatih Kayuwalang yaitu dengan melakukan amalan yang diajarkan di dalamnya seperti halnya istiqamah dalam melakukan dzikir dan memakai pakaian yang bersih dan santun. Adapun pelaksanaan pembinaan akhlak melalui Thoriqoh Tijaniyah yaitu wirid lazimah dilakukan sehari dua kali dilaksanakan pagi dan sore, wirid wadzifah dilakukan sehari sekali setelah melaksanakan sholat subuh dan dzikir hailalah dilakukan seminggu sekali setiap hari jumat setelah sholat ashar. Adapun faktor penghambat sekaligus faktor pendukung ialah lingkungan, kehendak, kebiasaan, dan wali santri.
Upaya Kyai dalam Pembinaan Akhlak Santri Melalui Thoriqoh Tijaniyah di Pondok Pesantren Jannah, Darrotul; Wahidin, Khaerul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1885

Abstract

Kyai berperan dalam membimbing akhlak dan membentuk kepribadian seorang santri. Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahui  upaya,  pelaksanaan  serta  faktor  pendukung  dan penghambat  kyai dalam  pembinaan akhlak santri melalui Thoriqoh Tijaniyah  di Pondok Pesantren Al-Fatih Kayuwalang Kota Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, upaya kyai dalam pembinaan akhlak santri melalui Thoriqoh Tijaniyah di Pondok Pesantren Al- Fatih Kayuwalang yaitu dengan melakukan amalan yang diajarkan di dalamnya seperti halnya istiqamah dalam melakukan dzikir dan memakai pakaian yang bersih dan santun. Adapun pelaksanaan pembinaan akhlak melalui Thoriqoh Tijaniyah yaitu wirid lazimah dilakukan sehari dua kali dilaksanakan pagi dan sore, wirid wadzifah dilakukan sehari sekali setelah melaksanakan sholat subuh dan dzikir hailalah dilakukan seminggu sekali setiap hari jumat setelah sholat ashar. Adapun faktor penghambat sekaligus faktor pendukung ialah lingkungan, kehendak, kebiasaan, dan wali santri.
The Implementation of Muhammad Abduh's Thought in Islamic Education in the Era of Globalization Badriyyah, Yoyoh; Turohmah, Nurlaila; Jannah, Darrotul; Moh. Al Haidar
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v6i2.3809

Abstract

This study explores the implementation of Muhammad Abduh’s educational thought in the context of Islamic education during the era of globalization. Abduh, as one of the prominent Muslim reformers, emphasized the integration of religious sciences with modern knowledge, rejecting the dichotomy between Islamic education and general education. Using a qualitative library research method, this article analyzes Abduh’s intellectual legacy and its relevance to contemporary challenges in Islamic education, such as technological advancement, unresponsive curricula, and incompetent educators. The findings highlight that Abduh’s ideas on curriculum adjustment, critical and active learning methodologies, and universal access to education provide significant solutions to current educational problems. His vision underlines the necessity of balancing religious and secular knowledge to produce students who are not only intellectually capable but also morally grounded. The study concludes that revitalizing Abduh’s thought is crucial for the sustainability and competitiveness of Islamic education in the modern global era.