Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perilaku Pemilihan Makanan dan Pengenalan Anggota Koloni pada Semut Rangrang Oecophylla smaragdina: Food Preference and Nestmate Recognition of Weaver Ants Oecophylla smaragdina Fitradiansyah, La Ode Fitradiansyah; Susanti, Fera Susanti; Raffiudin, Rika; Hasan, M. Ubaidilah
Jurnal Sumberdaya Hayati Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Departemen Biologi, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsdh.7.2.41-48

Abstract

Weaver ants Oecophylla smaragdina are social insects that recognize nestmates using pheromone. This study analyzes the feeding behavior and nestmate recognition of weaver ants in the urban area of three different islands (Sumatra: Baturaja; Java: Banyuwangi; Papua: Sorong). The free ants were placed in the arena composed of chicken meat, sugar, bananas as the baits. Ten trapped ants were also located in the arena to explore the nestmate recognition between the free and the trapped ants. Five types of behaviors, i.e., approach, stalking, communication, competition, and agonistic, were recorded in 6 days. Food preferences were indicated by the number of conduct towards the feeding sites, and nestmate recognition was indicated by approaching the trapped nestmate. The results showed that the percentage of the approach behavior of free ants was the highest in the three islands but had no significant difference between Sumatra and Java and between Java and Sorong (p-value >0.05). However, the study showed significant differences for the other four behaviors observed. As predicted, the percentage of chicken meat foraged by the ants was the highest due to the carnivorous behavior. The free ants showed the nestmate recognition to the trapped ants in all behavior, except competition.
Studi Praktik Gaya Hidup Berkelanjutan Lulusan Sarjana Ilmu Sains: Identifikasi Tantangan dan Hambatan Buroidah, Hikmah; Anwar, Muhamad Khoirul; Hasan, M. Ubaidilah
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i3.4081

Abstract

Pemanasan global dan perubahan iklim sedang terjadi, hal itu merupakan masalah antropogenik, dan efeknya menimbulkan ancaman nyata bagi kondisi kehidupan manusia dan ekosistem. Gaya hidup berkelanjutan (sustainable behavior) menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim karena perilaku berkelanjutan memenuhi kebutuhan generasi sekarang dan masa depan tanpa mengorbankan keutuhan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik gaya hidup berkelanjutan lulusan sarjana ilmu sains serta mengidentifikasi tantangan dan hambatannya. Penelitian ini merupakan desain kuantitatif, dengan metode survei. Sebanyak 105 responden (78 perempuan, 27 laki-laki) yang berasal dari Jawa Timur berpendidikan S1 Rumpun Ilmu Sains dengan rentang usia 20-35 tahun mengikuti survei ini yang didistribusikan melalui platform online dan dianalisis deskriptif menggunakan Ms. Excel. Penelitian ini menggunakan instrumen yang diadaptasi dari Tapian-Fonlem untuk mengukur konstruk sikap pro-lingkungan, sikap hemat, dan sikap altruistik, yang dianggap sebagai prediktor perilaku berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 temuan penting, yaitu (1) adanya kontradiksi dalam perilaku pro-lingkungan responden; (2) sebagian besar responden setuju dengan beberapa praktik hemat, namun mereka juga menunjukkan kecenderungan untuk tidak mengubah gaya hidup yang konsumtif; dan (3) banyak responden yang sudah menunjukkan kepedulian terhadap sesama, namun masih ada ruang untuk mendorong partisipasi yang lebih aktif dalam kegiatan sosial.