Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Tingkat Kavitasi Turbin Francis PLTA Batang Agam Rizki Hamdani; Muchlisinalahuddin; Rudi Kurniawan Arief
JTTM : Jurnal Terapan Teknik Mesin Vol 2 No 2 (2021): JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jttm.v2i2.135

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana tingkat kavitasi pada runner turbin yang terjadi di PLTA Batang Agam. Tujuan dalam penelitian ini menganalisis tingkat kavitasi yang terjadi pada pipa saluran input runner turbin. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode analisis data dengan menggunakan beberapa persamaan yang bersumber dari pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa head efektif berbanding terbalik dengan debit air yang masuk ke turbin. Head efektif tertinggi pada 100,55 m dengan debit 0,9 m3/s. Sedangkan head efektif terendah berada pada 96,26 m dengan debit 4,8 m3/s. Koefisien kavitasi yang diperoleh berbanding lurus dengan aliran air yang masuk ke turbin. Koefisien kavitasi terbesar ditunjukkan oleh nilai 0,111157 dengan debit sebesar 4,8 m3/s. Sedangkan koefisien kavitasi terkecil adalah 0,106414 dengan debit 0,9 m3/s. Koefisien kavitasi yang diperoleh berbanding lurus dengan kecepatan spesifik. Koefisien kavitasi terbesar adalah 0,111157 dengan kecepatan spesifik 147.158 rpm. Sedangkan koefisien kavitasi terkecil dengan nilai 0.106414 dengan kecepatan spesifik 62.318 rpm. Unit turbin 3 PLTA Batang Agam mengalami kavitasi berdasarkan analisis yang ditunjukkan dengan nilai koefisien kavitasi dan kecepatan spesifiknya
Analisis Variasi Busi Terhadap Performa dan Bahan Bakar Motor Bensin 2 Langkah Yamaha F1ZR 110CC M Bagus Anggoro; Armila; Rudi Kurniawan Arief
JTTM : Jurnal Terapan Teknik Mesin Vol 2 No 2 (2021): JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jttm.v2i2.137

Abstract

Spark plugs have various types and specifications that can improve motorcycle performance. The purpose of this study was to determine the ratio of torque, power, and fuel consumption in a two-stroke gasoline engine produced from standard, platinum, and iridium spark plugs. The method used in this research is to use the one-way variance test method or One-way ANOVA. This test was carried out using a Yamaha F1ZR motorcycle which was carried out using a dyno test tool. The test results for this platinum spark plug have the highest torque reaching 14.78 ft-lbs at 7,500 rpm engine speed, while for standard spark plugs obtained 10.14 ft-lbs. at 7500 rpm engine speed and iridium spark plugs get 9.53 ft-lbs at 7500 rpm engine speed. The highest power is obtained on platinum spark plugs reaching 14.78 hp at 7500 rpm engine speed, while for standard spark plugs 14.47 hp at 7500 rpm engine speed and for iridium spark plug 13.62 hp at 7500 rpm engine speed. The lowest fuel consumption is produced on iridium spark plugs which reaches 0.545 kg/hour at 5000 rpm engine speed, while the highest fuel consumption on platinum spark plugs reaches 0.700 kg/hour at 9000 rpm engine speed.
Analisis Pengaruh Laju Aliran Massa Fluida Terhadap Perubahan Temperatur Pada Radiator Honda CBR 150 CC Rihaldi Syahputra; Armila; Rudi Kurniawan Arief
JTTM : Jurnal Terapan Teknik Mesin Vol 2 No 2 (2021): JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jttm.v2i2.138

Abstract

Kehandalan unit kendaraan bermotor ditentukan 4 hal, diantaranya: sistem pendingin, sistem bahan bakar, sistem pelumasan, sistem pemasukan udara dan gas buang. Dari ketiga sistem tersebut yang mempunyai potensi besar terhadap keandalan kendaraan bermotor adalah sistem pendingin. Proses pembakaran diruang bakar akan menimbulkan panas, dan panas tersebut diserap oleh coolant radiator dan jika air radiator panas akan merusak komponen engine. Tujuan dari penelitian ini melakukan analisis laju aliran fluida terhadap perubahan temperatur untuk menentukan akar penyebab. Adapun metode berbentuk eksperimen yaitu mengetahui pengaruh laju aliran massa fluida, perubahan temperatur fluida masuk dan kapasitas radiator Honda CBR 150 CC. Hasil dari pengumpulan data diperoleh putaran mesin dari 8000, 8500, 9000, 9500 dan 10000 rpm dalam waktu yang divariasikan dari 1 menit sampai 3 menit dengan temperatur masuk (Tin) 90°C, 100°C, dan 110°C. Hasil dari analisa dalam waktu 3 menit pada putaran 8000 rpm didapatkan laju aliran perpindahan panas (Qin) 9185400 watt terjadinya kenaikan temperatur dalam putaran 10000 rpm dengan (Qin) 22680000 watt sedangkan waktu 3 menit pada putaran 8000 rpm didapatkan laju aliran perpindahan panas (Qout) 185887133,8 watt terjadinya kenaikan temperatur dalam putaran 10000 rpm dengan (Qout) 230977553,5 watt.
Analisis Kebutuhan Debit Air dan Menentukan Jenis Pompa Yang Digunakan Untuk Perumahan 13 Raya Permai Asep Gustiawan; Muchlisinalahuddin; Rudi Kurniawan Arief
JTTM : Jurnal Terapan Teknik Mesin Vol 3 No 1 (2022): JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin
Publisher : Teknik Mesin - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jttm.v3i1.191

Abstract

Dengan meningkatnya kebutuhan air teruma di perumahan 13 RAYA PERMAI maka sering terjadi permasalahan yang cukup kompleks salah satunya sering terjadi gangguan aliran air yang tidak merata ke setiap rumah pada saat pemakaian air yang begitu tinggi. Penelitian ini di lakukan di perumahan 13 RAYA PERMAI bukittinggi sumatera barat yang memiliki 15 Unit rumah, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah pemakaian air setiap rumah, kapasitas bak penampung, ukuran diameter pipa yang berfungsi untuk mempermudah para kontraktor dalam menentukan jenis pompa standar yang cocok dan agar tidak terjadi kekurangan air pada perumahan 13 RAYA PERMAI. Metoda penelitian ini kita mulai dengan menentukan debit untuk setiap rumah, menentukan kapasitas bak penampung, menentukan ukuran diameter pipa dan jenis pompa yang cocok digunakan untuk setiap rumah di perumahan 13 RAYA PERMAI. Perumahan 13 RAYA PERMAI dengan maksimal penghuni sebanyak 169 orang dalam sehari dengan Htot adalah 5,01166 m sehingga membutuhkan debit air sebanyak 0,000352084 m3/s dan dari hasil perhitungan didapatkan kebutuhan reservoir 1267,5 liter dengan kapasitas tangki yaitu 1500 liter kemudian di dapatkan dari diagram pemilihan pompa dengan spesifikasi yaitu 40 x 32 - 5 0,4 maka merek pompa yang digunakan yaitu pom Pompa wasser Pw-139 Ea pa yang spesifikasinya hampir sama dengan spesifikasi dari diagram pemilihan pompa yang di dapat.
PERANCANGAN ALAT UJI TEKUK SEDERHANA Rudi Kurniawan Arief
Menara Ilmu Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i74.89

Abstract

Effeciency, effectiveness and productivity can be increased by adoptation of technology thru understanding physical phenomenon. Buckling is a physical phenomenon that must be avoid in any structures built. In mechanical engineering this buckling test is learned as a laboratorium practice. Bucling test equipment unit is available in the market but with high price, thus we try to design and build a simple yet cheap bucling test unit. The unit consist of Pressure gauge and Dial indicator to get exact value of deflection dan pressure / force given. Some students also involved during this activities.
PENGEMBANGAN USAHATANI GAMBIR MELALUI PRODUK TANIN Wedy Nasrul; Dedi Satria; Rudi Kurniawan Arief; Afdhil Arel; Leli Suwita; Revi Ernanda; Fajri Ramadhan
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 9, No 2 (2023): VOLUME IX NO. 2 Oktober 2023
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v9i2.4856

Abstract

Usahatani gambir menjadi mata pencarian pokok petani di wilayah sentra gambir. Produksi gambir saat ini fokus pada produk gambir biasa (lumpang). Produk yang dihasilkan saat ini memiliki mutu yang buruk dan harga yang rendah. Sehingga perlu pengembangan produk gambir untuk mendapatkan harga yang lebih baik dan tambahan penghasilan. Pengembangan usaha gambir penting agar petani tidak tergantung pada satu produk dan pasar. Penelitan ini menggunakan metode kulitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif untuk menjelaskan pengembangan usahatani gambir berbasis tanin. Metode kuantitatif untuk menganalisis kelayakan pengembangan usaha gambir. Hasil penelitian menunjukan produksi gambir dapat dikembangkan dengan alat-alat sederhana dengan biaya terjangkau. Tanin memiliki harga yang lebih mahal dibanding harga gambir biasa. Harga gambir biasa sekitar Rp. 80.000,-/kg sedangkan harga tanin mencapai Rp. 300.000,-/kg. Pengembangan agroindustri tanin layak untuk dikembangkan, dimana hasil analisis Revenue Cost Ratio (R/C) sebesar 1,6. Break Event Point (BEP) untuk katekin Rp. 118.787,-/Kg jadi sangat menguntungkan dilihat dari harga tanin saat ini.Kata Kunci : Gambir, Petani, Tanin
Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Produksi Katekin dan Tanin dari Gambir Wedy Nasrul; Rudi Kurniawan Arief; Afdhil Arel
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 3 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i3.7757

Abstract

Standard Operating Procedures (SOP) for production are documents that contain step-by-step instructions to guide workers on how to carry out repetitive production processes for a job to achieve production goals. Production SOP function to guide workers in the production process and maintain the quality of the products produced. The Sharia Producer Cooperative "Gambir Anam Koto Mandiri" which produces catechins and tannins does not yet have a production SOP. So it is important to prepare SOP for catechin production and gambier farming to help workers in the production process and maintain the quality of the products produced. The activity method is in the form of training and mentoring. The results of training activities show that cooperative administrators can prepare SOP for the production of catechins and tannins. The results of the assistance show that cooperative members can produce gambier catechin and tannin in accordance with the SOP. Activities produce catechin and tannin products which are produced to meet specified quality standards