Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN ORIENTASI SPASIAL PADA KAWASAN WISATA GAMPONG JABOI DI KOTA SABANG Mirsa, Rinaldi; Saputra, Eri; Ningsih, Tri Agusti
Arsitekno Vol 8, No 2 (2021): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v8i2.4290

Abstract

Orientasi spasial adalah konsep abstrak yang di dalamnya meliputi hubungan spasial kemampuan mengamati hubungan posisi objek dalam ruang. Dalam orientasi spasial yang berhubungan dengan ruang yaitu konstelasi, konstelasi yang dimaksud menjelaskan tentang susunan, bentuk, ruang, tatanan, pola. Kota Sabang merupakan wilayah paling barat di Indonesia yang memiliki dua kecamatan Sukajaya dan Sukakarya serta terbagi menjadi delapan belas Gampong salah satunya Gampong Jaboi, potensi yang terdapat  yaitu potensi objek wisata alam dan buatan diantaranya: Pemandian Air Panas, Gunung Berapi, Wonderfull Point, Pantai Batee Tamon, Menara Mercusuar, Taman Pasi. Permasalahan pada penelitian untuk melihat sebuah objek dalam ruang atau kawasan meliputi susunan, bentuk, tatanan, ruang, pola, hubungan dalam objek wisata Gampong Jaboi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konstelasi penataan objek wisata yang baik pada kawasan wisata Gampong Jaboi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data sekunder dan primer yaitu pengamatan secara langsung kawasan wisata Gampong Jaboi. Konsepnya dijelaskan dalam bentuk variable konstelasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pola yang terjadi di dalam kawasan wisata Gampong Jaboi terdiri dari empat pola yang saling berhubungan antara wisata yang satu dengan yang lain.
Peningkatan Kemandirian Desa Melalui Program Peduli Lingkungan dan Bimbingan Belajar Farhan, Muhammad; Briliana, Fadilah; Kusumawati, Amanda Nur; Muhammad, Fajri Trias Fauzi; Ulinnuha, Moh. Fikri; Prasetio, Aji; Ningsih, Tri Agusti; Fitriani, Devi; Hasyanah, Siti Nur; Ungau, Yudhisthira Arya; Zaenuri, Muchamad
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.81.1346

Abstract

Community Service Program (KKN) 056 in Bendorejo Hamlet, Semanu Subdistrict, Gunung Kidul Regency, Special Region of Yogyakarta, was implemented as an effort to empower the community through a series of educational and mentoring programs. mentoring programs. Bendorejo Hamlet has significant natural and human resource potential, but still faces challenges in potential, but still faces challenges in resource management and quality of life improvement. and improving the quality of life. The goal of this Program is to assist community in understanding and managing the potential of the Village more effectively. The program includes collecting monographic data of the Dukuh for mapping the profile and potential of the area. mapping the profile and potential of the area, so that it can be used as a basis for village development planning, magical education, and community development. in village development planning, maggot education as a solution to organic waste management as well as creating economic opportunities for the community, especially maggot farmers. creating economic opportunities for the community, especially poultry farmers, farming education and product samples to increase the added value of agricultural products by providing information on the value of agricultural products. increase the added value of agricultural products by providing information related to processing of farm products into products that have more economic value, tutoring to support the education of children to children's education to help them improve their academic understanding and foster their interest in learning. This program is expected to be a solution to the limited access to additional education in the area. to additional education in the area, as well as optimizing the empowerment of Jaga Warga to strengthen environmental security. neighborhood security. The methods used in this program include observation, socialization, hands-on practice, and group discussions that help them to improve their academic understanding