Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Coffee Development Model Based On Circular Economy Djazuli, Raden Achmad; Tanjung, Garist Sekar
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v11i1.18469

Abstract

This research examines the implementation of circular economy principles in the coffee agribusiness value chain in Bangka Belitung Province. The urgency of this research is driven by the significant volume of coffee waste (approximately 714 tons annually in Bangka Belitung) that threatens environmental sustainability and represents lost economic opportunities. Using a qualitative approach with case study methods, the study identifies strategies for processing coffee waste into value-added products. The results show that utilizing coffee waste can potentially increase farmers' income by up to 35% and reduce organic waste by 60%. The development model based on pentahelix collaboration (farmers, industry, academia, government, and community) is key to successful implementation of circular economy. The research recommends integrating circular economy principles into regional agricultural development policies, strengthening farmers' institutional capacity, and developing appropriate technology for coffee waste utilization. This research offers new insights into creating sustainable agricultural systems through waste management innovation and multi-stakeholder collaboration, addressing the critical gap in circular economy implementation in regional coffee industries.  
Peningkatan Kapasitas Budidaya Hidroponik dan Manajemen Keuangan Usahatani: Kelompok Wanita Tani Desa Air Ruay Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Nurrulhusna, Nabila; Purwasih, Rati; Saputra, Herry Marta; Tanjung, Garist Sekar; Muntoro, Muntoro; Setiawan, Iwan; Sitorus, Rostiar; Karsiningsih, Eni; Pranoto, Yudi Sapta; Evahelda, Evahelda; Agustina, Fournita
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22467

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam budidaya hidroponik (khususnya penyemaian dan perawatan) dan manajemen keuangan usahatani. Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi langsung dengan 20 peserta dari KWT Desa Air Ruay, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai budidaya hidroponik dan manajemen keuangan usahatani, serta dilengkapi dengan demonstrasi praktis terkait penyemaian benih hidroponik dan pembuatan nutrisi Ab Mix. Untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap peserta dilakukan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung. Hasil analisis data menggunakan Uji Paired-Sample T-Test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aspek pengetahuan dan sikap peserta. Peningkatan ini menandakan keberhasilan kegiatan dalam meningkatkan keterampilan praktis dan pemahaman tentang pengelolaan usaha hidroponik serta pentingnya pembukuan dalam usahatani. Kegiatan pengabdian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha hidroponik yang dikelola oleh KWT.
POLA PEMASARAN BERAS DI KABUPATEN GROBOGAN Oki Wijaya; Tanjung, Garist Sekar; Wijaya, Oki; Sekar Tanjung, Garist
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.325-334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran beras serta menganalisis margin dan efisiensi pemasaran dari setiap saluran pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran beras di Kabupaten Grobongan. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja karena wilayah tersebut merupakan daerah penyumbang terbesar dalam produksi padi di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah survey dan wawancara. Data yang di kumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran pada pola distribusi beras di Kabupaten Grobongan yaitu: (1) saluran pertama, meliputi: petani – penebas – penggilingan padi – pedagang pengepul/grosir – pedagang eceran – konsumen akhir; (2) saluran kedua, meliputi: petani – penebas - penggilingan padi – pedagang eceran - konsumen akhir; dan (3) saluran ketiga, meliputi: petani - penggilingan padi - pedagang pengepul/grosir - konsumen akhir. Secara umum, tingkat efisiensi pemasaran beras pada setiap saluran pemasaran yang terbentuk di Kabupaten Grobongan termasuk dalam kategori efisien. Pada pola saluran pemasaran ketiga, memiliki nilai efisiensi pemasaran yang lebih kecil dengan nilai farmer’s share yang lebih tinggi