Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALYZING FRAME STORIES IN A PILOT STUDY OF EMPATHY-BASED STORIES TO IMPLEMENT IN INDONESIAN ELT CONTEXT Elvyra, Elvyra; Prasodjo, Pandu; Zaki, Leil Badrah
Jurnal Visipena Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v15i1.2551

Abstract

Penelitian ini menyelidiki keakuratan dan keefektifan penggunaan kerangka cerita dalam sebuah uji pilot yang akan diimplementasikan pada penelitian-penelitian selanjutnya. Dengan menggunakan Metode Cerita Berbasis Empati (MEBS), enam partisipan berpartisipasi dalam merangkai kerangka cerita positif dan negative melalui Google Forms. Penulis menggunakan metode observasi untuk menilai efektivitas kerangka cerita. Penulis juga menyertakan hasil penelitian-penelitian sebelumnya dan mencari validasi profesional untuk meningkatkan keandalan penelitian. Temuan penelitian ini menyoroti beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan ketika mengintegrasikan kerangka cerita ke dalam penelitian MEBS di masa depan. Penelitian in mengungkapkan bahwa integrasi MEBS yang efektif dalam penelitian di masa depan membutuhkan pelaksanaan uji pilot untuk memastikan pengembangan kerangka cerita yang dirancang dengan baik. Selain itu, penyediaan lembar persetujuan penelitian terbukti secara signifikan meningkatkan otonomi partisipan untuk terlibat dalam kerangka cerita. Sementara itu, penggunaan instruksi dan kebebasan untuk menulis kerangka cerita dalam bahasa pertama, bersamaan dengan penjelasan berbasis video berdurasi 5 menit terbukti meningkatkan pemahaman dan keterlibatan partisipan dalam menulis bingkai cerita. Penelitian ini menyarankan untuk mendiversifikasi metode pengumpulan data selain Google Formulir, termasuk email dan media sosial, untuk memastikan temuan hasil penelitian dapat diterapkan di berbagai konteks.AsbtractThis study investigated the accuracy and effectiveness of employing frame stories in a pilot study to be implemented in future studies. Employing the Method of Empathy-based Stories (MEBS), six participants participated in constructing positive and negative frame stories through Google Forms. The writers used the observation method to assess the effectiveness of frame stories. The writers also included the results of previous studies and sought professional validation to enhance the study's reliability. The study's findings highlighted several factors that needed to be taken into account when integrating frame stories into future MEBS research. The study reveals that the effective integration of MEBS in future research requires the conduction of pilot studies to ensure the development of well-designed frame stories. Providing informed consent was found to significantly boost participants' autonomy in engaging with the frame story. Additionally, the use of instruction and freedom to write frame stories in first language, alongside with 5-minute video-based explanations was shown to enhance participants understanding and engagement in writing the frame stories. The study suggests diversifying data collection methods beyond Google Forms, including email and social media, to ensure the findings are applicable across diverse contexts.
Penguatan Kosakata Bahasa Inggris Anak Sekolah Dasar melalui Pembelajaran Berbasis Media Video di Wilayah Pedesaan Elvyra, Elvyra; Niswaty, Risma; Saleh, Sirajuddin; Abdi, Fahmi Surya; Asmansyah, Asmansyah
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat (JLPM) Volume 2, Nomor 3, Desember 2025
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/9scvrh23

Abstract

Kemampuan bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikenalkan sejak usia dini, termasuk bagi anak-anak yang tinggal di wilayah pedesaan. Namun, keterbatasan akses terhadap sumber belajar dan lingkungan praktik sering menjadi kendala dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris pada anak-anak di desa. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran bahasa Inggris sederhana dilakukan sebagai upaya untuk memperkenalkan kosakata dasar kepada anak-anak sekolah dasar di Dusun Manjaling, Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan awal anak-anak mengenai kosakata bahasa Inggris serta menumbuhkan minat belajar bahasa asing. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pembelajaran sederhana dengan memanfaatkan media video, diskusi, dan kegiatan tanya jawab. Sasaran kegiatan adalah lima orang siswa sekolah dasar yang mengikuti kegiatan pembelajaran secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali dan menyebutkan beberapa kosakata dasar bahasa Inggris. Meskipun demikian, peningkatan yang terjadi masih tergolong terbatas dan belum menunjukkan perubahan yang signifikan karena keterbatasan waktu pelaksanaan serta kurangnya lingkungan praktik bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis media visual memiliki potensi dalam meningkatkan penguasaan kosakata dasar, meskipun memerlukan intervensi berkelanjutan untuk hasil yang lebih optimal.