Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PREDIKSI END BREAKAGE BENANG KAPAS DI MESIN ROTOR SPINNING MENGGUNAKAN PENDEKATAN JARINGAN SARAF TIRUAN Iskandar, Syarif; Putra, Valentinus Galih Vidia; Hermansyah, Hermansyah
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7 No 1 (2022): Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 7 Nomor 01, Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59052/edufisika.v7i1.19543

Abstract

The purpose of this study is to predict the total end breakage per machine in 40 hrs of cotton yarn in a rotor spinning machine based on yarn count (yarn count), rotor speed (rotor speed), opening roller speed (opening roller speed) and residual trash content in draw frame sliver. . This study uses an artificial neural network (ANN) method in predicting a desired output. Furthermore, the artificial neural network is modeled with several model variations. From several modeling and testing carried out, starting from varying the number of nodes, the amount of alpha, the number of hidden layers, the number of iterations, it can be obtained that the results of using an artificial neural network with 1 hidden layer, 3 nodes, alpha of 0.3 with 50,000 iterations have more optimal results compared to the others because the resulting output is close to the target with an R-squared value of 0.984968. This shows that there is a large or close correlation between the actual variables and the variables in the artificial neural network. The novelty of this study is the use of ANN for the first time in predicting the total end breakage per machine in 40 hrs of cotton yarn in a rotor spinning machine. This method can facilitate top management and especially the Quality Control section in making decisions to set the parameters of the rotor machine in order to minimize the occurrence of yarn end breakage per machine in 40 hrs.
Analisis Tingkat Kenyamanan Thermal Menggunakan Metode Discomfort Index di Kecamatan Putussibau Selatan Kabupaten Kapuas Hulu Iskandar, Syarif; Sebastian, Ligal; Rusdiyanto, Edy
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i1.87198

Abstract

Adanya fenomena iklim serta perubahan fungsi lahan mempengaruhi kenyamanan termal di suatu kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kenyamanan menggunakan indeks biometeorologi yaitu dengan metode Discomfort Index (DI) di kecamatan putussibau selatan Kabupaten Kapuas hulu. Analisis tingkat kenyamanan thermal menggunakan data suhu dan kelembaban rata-rata bulanan rentang tahun 2003 "“ 2022.Sehingga diperoleh nilai Discomfort Index berkisar 25,6 "“ 26,3oC dimana rentang nilai tersebut dikategorikan bahwa lebih dari 50% populasi merasakan tidak nyaman. Adapun berdasarkan nilai discomfort index yang diperoleh potensi resiko populasi berdasarkan umur yang cenderung mengalami heat stress di kecamatan putussibau selatan kabupaten Kapuas hulu yaitu pada laki-laki umur 24 "“ 65 tahun sedangkan pada perempuan umur 15 "“ 65 tahun keatas dengan potensi tertinggi kejadian stress panas berlangsung pada bulan maret hingga juni karena suhu udara mengalami kenaikan dibandingkan bulan lain.
Analisis Kualitas Pelayanan Hotel  Menggunakan Metode Service Quality (SERVQUAL) dan Importance Performance Analysis (IPA) Iskandar, Syarif; Tosungku, La Ode Ahmad Safar; Widada, Dharma
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1026

Abstract

Persaingan industri perhotelan yang semakin ketat menuntut setiap perusahaan untuk memberikan pelayanan optimal demi meningkatkan kepuasan pelanggan. Hotel X sebagai salah satu penyedia jasa perhotelan perlu melakukan evaluasi kualitas layanan untuk memastikan kesesuaian antara harapan dan persepsi pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengukur kualitas layanan menggunakan metode SERVQUAL dan Importance Performance Analysis (IPA). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 100 responden tamu hotel. Pengolahan data dilakukan dengan menghitung nilai gap antara persepsi dan harapan pada lima dimensi SERVQUAL, kemudian memetakan hasilnya ke dalam diagram kartesius IPA. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata gap keseluruhan sebesar -1,05, yang mengindikasikan bahwa kualitas layanan belum memenuhi harapan pelanggan, sehingga diperlukan perbaikan kualitas layanan. Atribut yang memiliki skor tertinggi yaitu staf melakukan pelayanan berjalan lancar tanpa kendala dengan skor -0,62. Atribut yang memiliki skor terendah yaitu atribut “pelayanan barang atau bagasi pelanggan” dengan skor -1,86. Berdasarkan diagram kartesius IPA, atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan antara lain Hotel X memiliki fasilitas yang bersih dan terawat (ruang tunggu, toilet, front office), kebersihan kamar tamu dan fasilitas modern yang terdapat di Hotel X, area lobi dan ruangan umum hotel terlihat nyaman dan menarik, dan pelayanan barang atau bagasi pelanggan. Berdasarkan prioritas tersebut diusulkan perbaikan kualitas layanan seperti melakukan audit atau pemeliharan rutin, peningkatan pengawasan fasilitas, penetapan SOP yang jelas dan memberikan pelatihan kepada staf.