Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pemberian Anestesi Regional Dengan Kelancaran ASI Pada Ibu Post Partum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik Rahmatika, Vina; Ghufron, Musa; Triastuti, Nenny; Rochman, Syaiful
MAGNA MEDICA Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/magnamed.7.2.2020.42-48

Abstract

The Relationship between Regional Anesthesia and Breastfeeding Smoothness in Post Partum Sectio Caesarea Mothers at Muhammadiyah Hospital GresikBackground: The birth rate by caesarean section method is getting higher. Risk data for 2013 shows the method of birth with the operation method of 9.8 percent of the total 49,603 births during 2010 to 2013. Being in practice the mother must be given anesthetic before the surgery begins. This anesthesia will later affect the pain that will occur after SC.Objective: The purpose of this study was to determine the correlation between regional anesthetic drugs and the smoothness of breast milk in women born in sectio caesarea at Muhammadiyah Gresik Hospital.Method: Method with Cross Sectional approach. The population in this study mothers who gave birth in a caesarean section at Muhammadiyah Hospital Gresik in December 2019 to January 2020. The sampling technique in this study is probability / random simple sampling. The sample in this study was a portion of mothers who gave birth in a caesarean section at Muhammadiyah Gresik Hospital. The instrument used was primary data collection in the form of questionnaires and secondary data in the form of patient medical records.Result: The data obtained in this study were processed using spearman correlation statistics. From the statistical test the Correlation coefficient value was 0.807, and obtained P-Value equal to 0,000 this value is less than 0.05.Conclusion: The conclusion of this study is that there is a correlation between the administration of a regional anesthetics and the smoothness of breast milk in mothers of post partum caesarea at Muhammadiyah Gresik Hospital.
Anjuran Mencuci Tangan dalam Hadis: Relevansi Pencegahan Kontaminasi Mikroorganisme dalam Perspektif Sains Aisy, Amelia; Rahmatika, Vina; Istiqamah, Istiqamah
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i1.5827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hadis Nabi saw tentang anjuran mencuci tangan setelah bangun tidur serta relevansinya dengan prinsip kebersihan dan pencegahan penyakit dalam perspektif sains modern. Kajian ini dilatar belakangi oleh pentingnya menjaga kebersihan air dan kebersihan diri sebagai bagian dari ajaran Islam yang selaras dengan konsep kesehatan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan Kuantitatif serta interpretasi hadis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis riwayat Abu Hurayrah dalam Ṣahih Muslim tentang larangan mencelupkan tangan ke bejana sebelum mencucinya tiga kali memiliki sanad muttashil dan perawi-perawinya tergolong thiqqah, sehingga hadis tersebut bernilai ṣahih. Secara syar‘i, hadis ini menegaskan prinsip kehati-hatian dalam menjaga kebersihan tangan, sedangkan secara ilmiah, perintah mencuci tangan sejalan dengan temuan mikrobiologi modern yang menegaskan bahwa tangan merupakan media utama penyebaran mikroorganisme patogen seperti E. coli dan Staphylococcus aureus. Dengan demikian, anjuran Nabi saw mengandung nilai preventif yang sangat tinggi terhadap penularan penyakit. Kesimpulannya, hadis tentang mencuci tangan tidak hanya memiliki makna ibadah, tetapi juga mencerminkan prinsip ilmiah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Ajaran Rasulullah saw terbukti relevan dengan prinsip kesehatan modern, menunjukkan bahwa Islam sejak awal telah menanamkan kesadaran hidup bersih sebagai bagian dari keimanan dan upaya pencegahan penyakit.