Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Correlation of Mental Toughness with Academic Achievement in Modern Pesantren Students in Aceh Indonesia/ Korelasi Mental Toughness dengan Prestasi Akademik pada Pelajar Pesantren Modern di Aceh Indonesia Amna, Zaujatul; Safira, Syifa; Sari, Kartika; Faradina, Syarifah
Psikoislamika: Jurnal Psikologi Islam Vol 17, No 2 (2020): Second Issue End of Year 2020
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/psikoislamika.v17i2.10105

Abstract

Abstract: Mental toughness is a capacity that individuals have in dealing with stressors, pressures, and challenges to achieve what they want. Individuals who have mental toughness will be able to overcome various kinds of demands and pressures that occur in their lives, one of which is in the field of education, such as academic achievement. This study aims to determine the correlation between mental toughness and academic achievement among Islamic boarding school students. A total of 335 students consisting of 219 women and 116 men with an age range of 12-18 years were selected as research samples using purposive sampling techniques. Mental Toughness Questionnaire-18 (MTQ-18) is used as a measure of mental toughness; meanwhile academic achievement is measured through score student report in period of Academic Year 2019/2020. The result has shown that there were positive and significant corelations between mental toughness and academic achievement in pesantren’s students (p= 0.011 with r= 0.139). In addition, the results of the study also suggested that the contribution of mental thougness toward on the students' academic achievement was lowest (1,9%). Further discussion of the correlation between the two variables has been described.Keywords: Mental Toughness; Academic Achievement; Boarding School StudentAbstrak: Mental toughness merupakan kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam menghadapi stressor, tekanan, dan tantangan agar dapat mencapai tujuan yang dimiliki. Individu dengan mental toughness yang tinggi akan mampu mengatasi berbagai macam tuntutan dan tekanan yang akan dihadapinya, diantaranya adalah tuntutan yang akan ditemui dalam bidang pendidikan, seperti prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mental toughness dengan prestasi akademik pada pelajar pesantren modern. Sejumlah 335 pelajar yang terdiri dari 219 perempuan dan 116 laki-laki dengan rentang usia 12-18 tahun telah dipilih sebagai sampel penelitian dengan teknik purposive sampling. Mental Toughness Questionnaire-18 (MTQ-18) digunakan sebagai alat ukur mental toughness, sedangkan prestasi akademik diukur dengan menggunakan nilai rapor pelajar periode Semester Ganjil Tahun Ajaran 2019/2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara mental toughness dengan prestasi akademik pada pelajar pesantren modern (p=0,011 dan r=0,139), artinya semakin tinggi tingkat mental toughness maka semakin tinggi pula prestasi akademik padapelajar pesantren modern tersebut. Selain itu, hasil penelitian ini juga menjelaskan bahwa nilai kontribusi variabel mental toughness terhadap prestasi akademik pelajar pesantren tergolong lemah, yaitu hanya 1,9%, pembahasan lanjutan mengenai korelasi antar kedua variabel tersebut telah diuraikan dalam artikel ini.Kata Kunci: Mental Toughness; Prestasi Akademik; Pelajar Pesantren
PENDIDIKAN ISLAM DALAM ERA GLOBALISASI Safira, Syifa; Solihah, Fatihatus; Syiffa, Devia Aini Nur; Syarifudin, H.E
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam sangat ideal untuk pendidikan dan kelulusan anak-anak dalam keluarga, termasuk terampil dan berilmu tinggi, beriman dan beramal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan Islam di era Globalisasi. Metode yang digunakan untuk menulis artikel ini adalah metode penelitian literature review. Globalisasi memberikan dampak positif dan negatif bagi umat Islam dan kemudian menjadi masalah atau tantangan bagi pendidikan Islam untuk mengatasi dampak negatif dan menyia-nyiakan generasi Muslim yang andal menghadapi tantangan globalisasi. Masalah pendidikan Islam di era globalisasi adalah: Kurangnya kualitas sumber daya tenaga pengajar, Kesejahteraan tenaga pendidik masih rendah, Orientasi pembelajaran lebih bersifat kognitif, Manajemen madrasah belum optimal, Krisis moral, Persepsi masyarakat terhadap madrasah masih kurang baik. Strategi pendidikan Islam untuk menjawab tantangan globalisasi adalah: Membangun paradigma pendidikan Islam yang tepat, melaksanakan pendidikan yang efektif dan meningkatkan kualitas guru.
Pemberdayaan Aparatur Desa melalui Implementasi Sistem Informasi Desa Berbasis NIK untuk Optimalisasi Layanan Administrasi, Data Kependudukan, dan Tanggap Bencana di Desa Mata Mamplam Nurhayati, Nurhayati; Fitriani, Ledyana; Ilham, Ilham; Safira, Syifa; Maulidia, Indah; Fatin Noer, Cut; Intan, Cicia; Ulfa, Fikri; Hafiza, Hafiza
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v6i1.751

Abstract

Mata Mamplam Village faces persistent limitations in managing population administration, accessing public information, and coordinating disaster response — all of which are still handled manually, making services slow and prone to error. This community service program was designed to build and deploy a website-based Village Information System (SID) as a digital solution that addresses these specific, documented needs. The approach taken was needs-based service, involving village officials and community representatives through in-depth interviews and direct observation. The program ran through four sequential stages: needs analysis, system development, operator mentoring, and functional evaluation using black-box testing. The resulting system was built on the Next.js 14 framework with a PostgreSQL database, covering five main modules: population administration digitization based on National Identity Number (NIK) with automated PDF letter generation, public information transparency, disaster response management linked to BMKG data, a digital MSME catalog, and a no-code self-management feature. Black-box testing across all ten functional scenarios returned a 100% pass rate, and village operators demonstrated the ability to run and manage the system independently after the mentoring sessions. The deployment has measurably shifted village administrative services toward faster, more accurate, and more responsive operations.