Kemampuan guru di SDN 2 Karangan Putih dalam melaksanakan pembelajaran tergolong rendah. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, dilaksanakan Penelitian Tindakan Sekolah dengan menerapkan model supervisi dengan teknik Cross Observation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran 5 M melalui supervisi akademik teknik Cross Observation. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif mengikuti prosedur Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dimulai perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Jenis data dalam penelitian ini meliputi data kulaitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan dokumentasi atau hasil pengamatan terhadap guru. Data dianalisis dengan teknik penilaian dan prosentasi. Subjek penelitian adalah semua guru yang melaksanakan kurikulum 2013 berjumlah 6 orang. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Supervisi Akademik dengan teknik Cross Observation dapat meningkatkan komampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran 5M. Peningkatan terlihat pada siklus I pertemuan 1, rata-rata nilai peserta 63,33 dengan kriteria cukup meningkat pada pertemuan 2 menjadi 67,50 dengan kriteria cukup. Siklus II pertemuan 1 rata-rata nilai peserta 75,00 dengan kriteria baik meningkat pada pertemuan 2 menjadi 84,20 dengan kriteria baik. Peningkatan ketuntasan terlihat pada siklus I pertemuan 1, belum ada yang tuntas, meningkat pada pertemuan 2 menjadi 2 orang (33,33%). Siklus II pertemuan 1 yang tuntas sebanyak 4 orang (66,67%) meningkat pada pertemuan 2 menjadi 5 orang (83,33%). Berdasarkan hasil penelitian tindakan sekolah ini dapat disimpulkan bahwa model Supervisi Akademik dengan teknik Cross Observation dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran 5M di SDN 2 Karangan Putih Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong.