Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : TECHNOLOGIC

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PROTOTIP SCARA (SELECTIVE COMPLIANCE ASSEMBLY ROBOT ARM) MENGGUNAKAN KARTU PENGENDALI GERAKAN ADLINK PCI-8164 Arifianto, Mada Jimmy Fonda; Kaswadi, Agung; Suprapto, Heru; Fahmi, Ali; Devi, Sri; Irawan, Rizky
Technologic Vol 2 No 2 (2011): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modul pembelajaran lengan robot diperlukan untuk membantu mempelajari bagaimana bekerjanya sebuah robot industri dan bagaimana membuat perancangan sistemnya untuk mendukung gerakan yang diinginkan. Ada banyak perangkat kendali robot yang ada di pasaran, salah satunya adalah kartu kendali gerakan dengan antarmuka (interface) PCI dengan sebuah komputer. Tulisan ini membahas penelitian tentang perancangan dan pembuatan lengan robot berjenis SCARA (Selective Compliance Assembly Robot Arm) yang dikendalikan oleh sebuah komputer dengan bantuan kartu kendali gerakan (motion control card) Adlink PCI-8164. Pemilihan piranti keras ini dilandasi oleh penelitian sebelumnya yang menggunakan kartu yang sama namun untuk perangkat mekanik yang berbeda. Setelah selesai perancangan dan pembuatan, selanjutnya sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu proses belajar di bidang robot baik bidang mekanik, elektronik maupun pemrograman robot.
RANCANG BANGUN ROBOT LOGISTIK UNTUK PENGIRIMAN MINUMAN Arifianto, Mada Jimmy Fonda
Technologic Vol 6 No 2 (2015): Technologic
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mencakup perancangan dan pembuatan robot yang secara khusus digunakan untuk mengirim gelas berisi minuman dan harus mampu melewati tangga tanpa menumpahkan minuman. Robot juga tidak boleh rentan terhadap kondisi lingkungan di ruang publik seperti kebisingan suara dan fluktuasi cahaya. Setelah melewati tahap perancangan, pembuatan dan ujicoba, hasil rancang bangun robot logistik ini terdiri dari tiga kerangka yaitu depan, tengah dan belakang. Kerangka depan dan belakang dapat bergerak translasi naik dan turun relatif terhadap kerangka tengah untuk mengatur sokongan robot saat naik dan turun tangga. Sambungan antar kerangka ini menggunakan rak dan pinion. Bagian rancangan elektronika robot terdiri dari mikrokontroler Arduino sebagai pengendali utama robot. Komponen lain adalah penggerak motor DC, motor DC dengan transmisi roda gigi planet untuk roda, motor DC dengan transmisi roda cacing untuk sambungan kerangka. Sensor-sensor diterapkan untuk mendeteksi dinding, lantai dan posisi kerangka pada saat di tengah, atas atau bawah. Sedangkan pemrograman robot menggunakan permodelan „mesin keadaan-hingga“ (finite-state machine). Model ini biasa diterapkan pada sistem yang berjalan secara terus menerus untuk menjamin perangkat tetap berjalan secara otomatis.
SISTEM ANDON PRODUKSI MENGGUNAKAN LED MATRIKS BERBASIS MIKROKONTROLER ESP32, KOMUNIKASI LORA DAN DASBOR NODE-RED Arifianto, Mada Jimmy Fonda; Nugroho, Waluyo; Cahya, Khairunnisa; Hadi, Aswan
Technologic Vol 16 No 1 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v16i1.466

Abstract

Kemampuan dalam mendeteksi dan menangani ketidaknormalan secara cepat merupakan elemen penting untuk meningkatkan produktivitas di lingkungan industri modern. Sistem andon berbasis mikrokontroler merupakan sebuah desain guna mempermudah mendeteksi ketidaknormalan dan meningkatkan komunikasi antar operator dan supervisor di lini produksi. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, dot matrix RGB LED sebagai tampilan visual status produksi dan modul komunikasi LoRa. Keuntungan teknologi LoRa yaitu dapat mengirimkan notifikasi secara real-time dan stabil dengan jangkauan jauh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode prototipe, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Tahap berikutnya yaitu pengembangan sistem, pengujian dan evaluasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi masalah dalam waktu kurang dari 2 detik dan menampilkan pesan dengan warna berbeda sesuai tingkat urgensi. Selain itu, integrasi Node-Red sebagai antarmuka visual dan InfluxDB untuk penyimpanan data historis memungkinkan pengelolaan dan analisis data yang lebih efektif.