Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Word Warrior Game sebagai Media Pembelajaran Berbasis Game untuk Peningkatan Vocabulary Bahasa Inggris Pada Pelajar SD di Kartasura Shokhibul Mighfar; Dilfam Aldisya Ervani; Nisa, Ainun; Muhammad Khalif Umar; Rahmad Nanda Viky Susanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.2021

Abstract

Penggunaan teknologi di kalangan pelajar memang memiliki dampak positif dan negatif. Namun, seringnya penggunaan gadget yang berlebihan pada pelajar, cenderung mengganggu konsentrasi dalam pembelajaran dan menimbulkan penurunan produktivitas. Oleh sebab itu, peneliti membuat sebuah inovasi baru berupa Word Warrior Game. Adapun tujuan penelitian adalah Untuk menentukan apakah word warrior game dapat efektif dalam meningkatkan Vocabulary bahasa Inggris pada pelajar SD di Kartasura. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kartasura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang didukung oleh data-data kuantitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini diperoleh dari tempat/peristiwa, informan, dan dokumen, serta data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Purposive Sampling, karena peneliti memilih sampel berdasarkan karakteristik tertentu yang dianggap relevan dengan tujuan penelitian. Sampel pada penelitian ini terdiri dari tiga kelompok pelajar SD di kecamatan Kartasura berdasarkan data UPTD Pendidikan dan Kebudayaan di kecamatan Kartasura serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, yang meliputi high, middle, dan low. Model interaktif digunakan untuk teknik analisis data pada penelitian ini. Triangulasi data digunakan untuk teknik pemeriksaan keabsahan data. Hipotesis penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris dengan Word Warrior Game mengalami peningkatan yang signifikan dalam Vocabulary Bahasa Inggris dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Permainan yang menantang dan mendidik seperti Word Warrior Game, diharapkan pelajar dapat secara langsung meningkatkan Vocabulary dalam pembelajaran Bahasa Inggris..
PATRIARKI DAN KESETARAAN GENDER DALAM TAFSIR KLASIK DAN KONTEMPORER SHOKHIBUL MIGHFAR; MELATI PUTRI, ANDITA MARSELA; BADARUDIN MUHAMMAD KHADAM
Jurnal Payung Sekaki : Kajian Keislaman Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Payung Sekaki: Kajian Keislaman
Publisher : Jurnal Payung Sekaki : Kajian Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this paper is to determine patriarchy and gender equality in classical and contemporary interpretations. This research is a library research. Primary data is obtained from classical and contemporary interpretations. The data collection technique used is the documentation technique. Furthermore, the collected data is grouped and arranged systematically, and analyzed critically using deductive and inductive methods. So that the results of this study can produce accurate and accountable conclusions. The results of the study indicate that patriarchy is a term that places men above women both in the family and society. While gender equality is a view that equates men and women to obtain opportunities and rights and obligations as human beings. The concept of gender emphasizes more on the aspects of masculinity or femininity of a person. There are several verses of the Quran concerning the equality of "men" and "women", namely QS An Nisa: 124, An Nahl verse 97, and Al-Hujurat verse 13. Several classical scholars of interpretation such as Ibn Kathir, Asy Syaukani, and At Tabari interpret the Quran Surah Ali Imran 14 as a warning to men not to be fooled by the charm of women. Men are considered as subjects and women as objects. However, Contemporary Scholars of Interpretation have paid attention to gender equality such as Quraish Shihab, Muhammad Syahrur, and Faqihudin Abdul Qodir.
Konsep Menjaga Lingkungan dalam Prespektif Lintas Agama di Indonesia Shokhibul Mighfar; Muhammad Munadi; Uwais Chesoh
Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): Maret: Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/dewantara.v4i1.4012

Abstract

The environmental crisis has become a serious threat to the survival of human life and ecosystems in the world.  This study aims to explore the concept of interfaith perspective teachings in Indonesia in shaping the attitude of religious people towards the environment and the differences and similarities of interfaith concepts in protecting the environment. Library Research method is used in this research. The results showed that there are several interfaith concepts in Indonesia in protecting the environment.  Islam is based on the concept of tawhid where humans are responsible for protecting the environment as a form of worship to Allah SWT. Catholic and Protestant Christian views of the environment are associated with the concept of Stewardship. The Hindu view of the environment is based on the concept of organic unity, which emphasizes the interconnectedness of all living things, as well as the principles of Ahimsa and Karma. Buddhism also views the environment based on the concept of mutual dependence. Meanwhile, Confucianism is based on the concepts of Tao and Wu Wei. Although there are differences across religions in the concept of protecting the environment. Each religion emphasizes the urgency of protecting the environment, treating living beings well, understanding the interconnectedness of beings, maintaining the balance of nature, and saving money.
Perbandingan Lintas Mazhab Fikih sebagai Upaya Penguatan Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Islam Shokhibul Mighfar; Muhammad Faidulloh Al Hasani; Muhammad Habib Kamil
Wildan: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran - STAI Bani Saleh Vol. 4 No. 1 (2025): Wildan: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : STAI Bani Saleh Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54125/wildan.v4i01.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis studi perbandingan lintas mazhab sebagai upaya penguatan moderasi beragama dalam Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Library Research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dalam Islam menekankan prinsip toleransi, keterbukaan, dan keadilan. Dalam Pendidikan Agama Islam, penguatan moderasi beragama dapat dilakukan melalui keteladanan guru, implementasi kurikulum berbasis moderasi, integrasi nilai-nilai moderat dalam seluruh materi, serta metode pembelajaran dialogis dan partisipatif. Studi perbandingan lintas mazhab  relevan dalam membentuk sikap moderat karena memberikan pemahaman terhadap perbedaan pendapat ulama secara proporsional  sehingga menumbuhkan cara pandang yang inklusif dan menghindarkan peserta didik dari sikap fanatik maupun klaim kebenaran tunggal. Perbandingan lintas mazhab harus diposisikan sebagai sarana pendukung yang memperkaya perspektif keberagamaan peserta didik, bukan sebagai ajang mempertajam perbedaan mazhab secara emosional. Dengan demikian, integrasi perbandingan lintas mazhab dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam berpotensi memperkuat karakter peserta didik agar lebih inklusif, toleran, dan mampu hidup harmonis dalam kehidupan masyarakat multikultural.