Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ETIKA DAN BIAS DALAM LLM: TANGGUNG JAWAB SOSIAL ATAS KECERDASAN BUATAN GENERATIF Abror, Dzulchan; Rousyati
JURNAL UNITEK Vol. 18 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v18i1.1386

Abstract

Large Language Models (LLMs), as part of generative artificial intelligence, have brought significant advancements in natural language processing. However, numerous studies indicate that LLMs are not free from bias and potential discrimination, whether in training data or model design. This study aims to analyze the ethical and social responsibility issues in the development and deployment of LLMs, focusing on bias and its implications for social justice. The method employed is a narrative literature review of academic literature, policy reports, and relevant industry documents. Findings reveal that bias in LLMs is systemic and multidimensional, and current governance mechanisms are inadequate. This research recommends transparency, ethical audits, multi-stakeholder engagement, and participatory research approaches as mitigation strategies. Hence, future LLM development must prioritize not only technological efficiency but also justice, accountability, and inclusiveness..      
PENGEMBANGAN WEBSITE KULINER TEGAL SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN PROMOSI UMKM MENGGUNAKAN METODE WATERFALL Rousyati; Hakim, Azzah Rifqi; Fandhilah, Fandhilah; Aji, Sopian; Abror, Dzulchan
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/conten.v5i2.11215

Abstract

Perkembangan bisnis kuliner di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, ditandai dengan semakin banyaknya restoran, kafe, dan tempat makan yang bersaing memperebutkan pelanggan. Pola konsumsi masyarakat juga mengalami perubahan, di mana konsumen cenderung memilih layanan pemesanan makanan secara daring dengan mempertimbangkan rating, ulasan, serta rekomendasi digital. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, “Kuliner Tegal” dikembangkan sebagai sistem informasi berbasis website yang menyediakan rekomendasi makanan dan tempat makan dengan rating terbaik sesuai preferensi pengguna. Sistem ini tidak hanya memudahkan masyarakat dalam menemukan kuliner yang tepat tanpa harus datang langsung atau mengantri, tetapi juga berfungsi sebagai media promosi digital bagi pelaku UMKM kuliner di Kota Tegal. Pengembangan website Kuliner Tegal menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, meliputi tahapan analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Website ini menawarkan beberapa kelebihan, antara lain kemampuan menampilkan rekomendasi berdasarkan rating dan harga, serta kemudahan akses bagi seluruh pengguna. Namun demikian, sistem ini masih memiliki keterbatasan, yaitu belum menyediakan fitur pencarian berdasarkan jarak terdekat maupun informasi promo yang sedang berlangsung pada masing-masing tempat makan. Temuan ini menjadi dasar bagi pengembangan fitur lanjutan agar sistem dapat memberikan rekomendasi yang lebih personal dan relevan.