Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Aplikasi Edukasi Realitas Virtual Pengenalan Geometri Bangun Ruang untuk Siswa Sekolah Dasar yang dikembangkan dengan model ADDIE Armansyah; Adams Jonemaro, Eriq Muhammad; Herman Tolle
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di International Journal of Serious Games
Sistem Temu Kembali Citra Berbasis Konten Menggunakan Haar Wavelet Transform Dan K-Means Clustering Adams Jonemaro, Eriq Muhammad; Rusdianto, Denny Sagita
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 1: Maret 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.776 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201631152

Abstract

AbstrakKombinasi haar wavelet transform,  F-Norm, dan progressive retrieval strategy dapat digunakan sebagai metode temu kembali citra berbasis konten yang menghasilkan hasil pencarian yang efektif. Haar wavelet digunakan untuk mendekomposisi citra warna. F-Norm digunakan untuk melakukan ekstraksi fitur. Progressive retrieval strategy digunakan untuk mendapatkan akurasi hasil pencarian yang lebih baik. Pencocokan citra menggunakan progressive retrieval strategy dilakukan terhadap setiap citra yang ada dalam database sehingga menyebabkan waktu pencarian yang lama jika jumlah citra yang ada di database sangat banyak. Dalam penelitian ini  diusulkan kombinasi antara haar wavelet transform, F-Norm, progressive retrieval strategy, dan K-Means clustering untuk mempercepat waktu dan nilai precision pencarian. Dari hasil uji coba diperoleh peningkatan nilai precision sebesar 40% serta kecepatan 1,6 – 2,7 kali lebih cepat daripada tanpa menggunakan metode K-Means clustering.Kata kunci: Temu Kembali Informasi, CBIR, Haar Wavelet, Fnorm, K-Means, Progressive Retrieval StrategyAbstractThe combination haar wavelet transform, F-Norm, and progressive retrieval strategy can be used in content-based image retrieval that produces effective results. Haar wavelet is used to decompose the color image. F-Norm is used to perform feature extraction. Progressive retrieval strategy is used to gain better precision value. Image matching using progressive retrieval strategy is carried out on each image in the database, this causing a long search time if there are lots of images in the database. In this study, we proposed a method based on  wavelet transform, F-Norm, progressive retrieval strategy, and K-Means clustering to speed up the search time and increase precision value. From the experiment we obtained precision value increased by 40% and retrieval speed 1.6 to 2.7 times faster than without using the K-Means clustering.Keywords: Information Retrieval, CBIR, Haar Wavelet, Fnorm, K-Means, Progressive Retrieval Strategy
Evaluasi dan Perbaikan Desain Antarmuka Pada Aplikasi Android Menggunakan Metode User Experience Questionnaire, Usability Testing, dan Human Centered Design (Studi Kasus: Gunung Harta Transport Solutions) Briantama Setyanto, Fito; Adams Jonemaro, Eriq Muhammad; Tri Ananta, Mahardeka
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 13 No 1: Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2026131

Abstract

Moda transportasi bus merupakan moda yang marak digunakan oleh masyarakat karena biayanya yang relatif lebih murah daripada moda transportasi lain. Gunung Harta Transport Solutions (GHTS) merupakan sebuah perusahaan bus yang berlokasi Kota Malang. Evaluasi dilaksanakan pada aplikasi GHTS milik perusahaan ini karena ditemukan desain yang tidak sesuai dengan 10 prinsip heuristic. Evaluasi dilakukan menggunakan metode usability testing, SUS, dan UEQ yang dilakukan di website Maze dan pembagian kuisioner. Usability testing dilakukan untuk menghitung 3 aspek, yaitu effectiveness menggunakan completion rate, efficiency menggunakan time based efficiency, dan satisfaction menggunakan SUS. Sedangkan pada UEQ terdapat 6 skala yang dinilai yaitu attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, dan novelty. Pada hasil evaluasi desain awal didapatkan nilai pada aspek effectiveness dengan angka 99,2%, aspek efficiency dengan angka 0,064 goals/sec, dan aspek satisfaction mendapat rata-rata 39,5 dengan kelas F atau “Poor”. Sedangkan pada aspek UEQ didapatkan benchmark dengan predikat “Bad” di keenam skala yang dinilai. Desain perbaikan dirancang guna meningkatkan hasil evaluasi desain awal dan didapatkan peningkatan di segala aspek yang dinilai. Aspek effectiveness mendapatkan angka 100%, aspek efficiency mendapat angka 0,109 goals/sec, dan aspek satisfaction mendapat rata-rata 87,625 dengan kelas “B” atau “Excellent”. Ditambah pada aspek UEQ terjadi peningkatan yang sangat signifikan yang dimana mendapatkan benchmark dari rata-ratanya adalah “Excellent” di keenam aspek.   Abstract Bus transportation is a widely used mode of travel due to its relatively lower cost compared to other modes of transportation. Gunung Harta Transport Solutions (GHTS) is a bus company located in the city of Malang. An evaluation was conducted on the GHTS application due to identified design discrepancies with the 10 heuristic principles. The evaluation utilized usability testing, SUS, and UEQ methods on the Maze website, along with the distribution of questionnaires. Usability testing aimed to calculate three aspects: effectiveness using completion rate, efficiency using time-based efficiency, and satisfaction using SUS. Meanwhile, in the UEQ there are 6 scales that are assessed, namely attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty. In the initial design evaluation, effectiveness scored 99.2%, efficiency scored 0.064 goals/second, and satisfaction averaged 39.5 with a grade of F or "Poor." Meanwhile, the UEQ aspect received a benchmark rating of "Bad" across all six scales evaluated. Improvement designs were implemented to enhance the initial design evaluation results, resulting in improvements in all evaluated aspects. Effectiveness scored 100%, efficiency scored 0.109 goals/second, and satisfaction averaged 87.625 with a grade of B or "Excellent." Additionally, there was a significant increase in UEQ aspects, achieving an "Excellent" benchmark across all six scales.