Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

POTENSI KECAMBAH BERAS MERAH PADA PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH DAN EFEKTIFITASNYA TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN TIKUS YANG DIINDUKSI STZ-NA Nurhidajah -; Nurrahman - -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.524 KB)

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu kondisi kelainan metabolik yang ditandai olehhiperglikemia kronis dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein akibatkelainan sekresi insulin, kegiatan insulin, atau keduanya, serta perubahan yang progresifterhadap struktur histopatologi pankreas. Dampak jangka panjang dari DM yaitu disfungsi dankegagalan beberapa organ, seperti pembuluh darah, saraf, mata, ginjal (WHO. 1999).Beras merah merupakan bahan makanan pokok yang mempunyai kandungan proteinlebih tinggi dibandingkan beras putih, disamping faktor penanganan pasca panen beras merahyang biasanya masih mengandung kulit ari (pecah kulit) yang sangat menguntungkan yangdapat menghambat risiko diabetes. Proses pengecambahan sereal seperti beras, dapatmeningkatkan nilai gizi seperti serat dan protein. Hasil penelitian tahun pertama menunjukkanpeningkatan asam amino penstimulasi sekresi insulin pada kecambah beras merah, sehinggasangat bermanfaat untuk perbaikan kondisi glikemik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi kecambah beras merah padapenurunan kadar glukosa darah dan efektifitasnya terhadap perubahan berat badan tikus yangdiinduksi STZ-NA.Keyword : Kecambah beras merah, Diabetes mellitus dan glukosa darah
NUTRIFIKASI MAKANAN JAJANAN DARI BAHAN DASAR TEPUNG TERIGU DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TEMPE Nurhidayah -; Nurrahman -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5111.107 KB)

Abstract

Makanan jajanan, disadari atau tidak sudah menjadi bagian yang tidak  terpisahkan dari pola hidup masyarakat di Indonesia. Makanan jajanan  ini sangat beragam jenis dan nilai gizinya.  Pada umumnya makanan  jajanan terutama yang berbasis terigu mengandung kalori yang tinggi  tetapi rendah sekali kandungan proteinnya. Nutrifikasi merupakan cara untuk meningkatkan nilai gizi bahan pangan.Pada penelitian ini dilakukan penambahan tepung tempe pada makanan  jajanan berbasis terigu (donat) dengan variasi penambahan 5%, 10% ,15% dan 20% serta 0% sebagai control.Hasil analisa kadar protein menunjukkan semakin banyak penambahan  tepung tempe sernakin tinggi kadar protein makanan jajanan . Analisa  statistic dengan uji anova menunjukkan ada pengaruh penambahan  tepung tempe pada makanan jajanan terhadap kadar proteinnya.Penilaian organoleptik dengan 25 panelis menunjukkan citarasa yang  paling disukai adalah pada penambahan tepung tempe 15%. Uji Friedman untuk analisa organoleptik menunjukkan tidak ada pengaruh  penambahan tepung tempe pada makanan jajanan (donat).
PENGARUH KONSUMSI TEMPE KEDELAI HITAM TERHADAP BERAT BADAN TIKUS Nurrahman - -; Nurhidajah - -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.754 KB)

Abstract

Tempe derived from vegetable material has high quality proteins, good disgestibility, low antinutritional as phytate acid, oligosaccharides and a good source of vitamin of complex B. Thepurpose of this study was to know the effect of black soybean tempe consumption on the weightof rat. A total of 30 rats were grouped into five groups based on a formula feed, that feedstandard AIN 93 and feed that were added black soybean tempe flour  25, 50, 75 and 100percent (instead of casein). Adlibetum feeding in maintenance for 30 days and every 2 daysbeing weighed. The research result was group of rats that eats the feed formula containingblack soybean tempe weight growth higher than standard. There was a tendency the highercontent of black soybean tempe higher growth also. Highest weight growth occurred in thegroup of rats that consumed feed with formula with 75 percent of black soybean tempe.
PERAN TAWAS TERHADAP PERURAIAN PROTEIN IKAN TONGKOL Nurrahman -; Joko Teguh Isworo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa produsen ikan asap di daerah Bandarharjo Semarangmenggunakan tawas sebagai perendam ikan sebelum diasap. Penelitiandilakukan dengan cara merendam ikan tongkol dalam larutan tawas 0, 3, 6 dan 12 persen selama 1 jam. Secara umum pemberian tawas dalam larutan dapat mempengaruhi kadar protein, kadar nitrogen terlarut, kadar asam amino, dan kadar protein terlarut pada ikan yang direndam. Ada kecenderungan semakin tinggi konsentrasi tawas yang digunakan untuk merendam semakin tinggi pula kadar nitrogen terlarut, kadar asam amino dan protein terlarut. Penggunaan tawas dalam larutan juga mengeluarkan material dari daging ikan tongkol yang direndam ke larutan perendam, semakin tinggi konsentrasi tawas semakin tinggi material yang keluar. Tawas dapat menguraikan makromolekul proteinmenjadi mikro molekul seperti nitrogen terlarut dan asam amino. Dan tawas dapat mempengaruhi kelarutan protein menjadi lebih larut dalam air.Kata Kunci = Tawas, Ikan Tonkol dan Protein
PERAN TEMPE KEDELAI HITAM TERHADAP INDEKS STIMULASI PROLIFERASI SEL T, KADAR IL-2 DAN KADAR GLUTAMIN PADA TIKUS SECARA IN VIVO Nurrahman -; Nurhidajah -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.871 KB)

Abstract

Consumption of black soybean tempe effected on macrophage activity and increased levels of IL - 1 . Increased activity of macrophages positively correlated to the amount of IL- 1 . The purpose of this study was to determine the role of black soybean tempe against T cell proliferation stimulation index , levels of IL - 2 and glutamine levels on rats, in vivo. A number of 30 rats were grouped into 5 ( five ), 6 rats for each group. Rats are placed in individual cages and room temperature ( 25 - 27oC ) . Maintained for 30 days each group was treated by administering a standard diet and diet plus flour of soybean black tempe ( 25 , 50 , 75 and 100 % instead of casein ) . The research results showed that consumption of black soybean tempe effected on T-cell proliferation stimulation index, levels of IL – 2, and levels of glutamine. Increased T cell proliferation stimulation index is positively correlated to the amount of IL- 2 .Keywords: black soybean tempe, T cell, interleukin 2, glutamine