Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS AKREDITASI, TEMAN SEBAYA, DAN BIAYA PENDIDIKAN TERHADAP KEPUTUSAN MAHASISWA BARU MEMILIH PRODI MANAJEMEN UNIVERSITAS PASIR PENGARAIAN: THE EFFECT OF ACCREDITATION, PEOPLE, AND EDUCATION COSTS ON THE DECISION OF NEW STUDENTS TO CHOOSE MANAGEMENT STUDY PROGRAM UNIVERSITY OF PASIR PENGARAIAN Purwantoro; Astri Diani Buulele
Hirarki : Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2022): Hirarki : Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/hirarki.v4i1.1503

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menguji dan menganalisis Pengaruh Akreditasi, Teman Sebaya, Biaya Pendidikan Terhadap Keputusan Mahasiswa Baru Memilih Prodi Manajemen Universitas Pasir Pengaraian. Metode pengambilan sampelnya menggunakan rumus Slovin Teknik pengambilan data menggunakan Kuesioner, dan Dokumentasi. Hasil penelitian dari uji t variable akreditasi dengan nilai thitung sebesar 1,337<1,99714 atau nilai sig lebih besar dari 0,05 (0,186> 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa akreditasi tidak berpengaruh positif terhadap keputusan mahasiswa baru,variabel teman sebaya dengan nilai thitung sebesar 2,558>1,99714 atau nilai sig lebih kecil dari 0,05 (0,012< 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa teman sebaya berpengaruh positif terhadap keputusan mahasiswa baru, variabel biaya pendidikan dengan nilai thitung sebesar 4,072>1,99714 atau nilai sig lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05. Dari hasil uji ANOVA atau uji F pada tabel diatas didapatkan nilai fhitung lebih besar dibandingkan ftabel sebesar 26,375> 2,75 nilai signifikan yang dihasilkan 0,000 lebih kecil dari nilai signifikan 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel akreditasi, teman sebaya dan biaya pendidikan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan mahasiswa meneruskan studi pada prodi manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian.
DETERMINANTS OF SECTORAL LABOR ABSORPTION Purwantoro Purwantoro; Heffi Christya Rahayu; Arrafiqur Rahman; Hidayat Hidayat
Jurnal Ekonomi Vol. 11 No. 03 (2022): Jurnal Ekonomi, 2022 Periode Desember
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The island of Java is the region that has the most population in Indonesia compared to other large islands. This situation causes overcrowding and other population problems. One of them is employment. This study aims to see the effect of the population, Provincial Minimum Wage (UMP), and General Allocation Fund (DAU) on the level of labor absorption in Java Island in 2011-2021. The data used is secondary data obtained from the official website of the Indonesian Central Statistics Agency (BPS). In this study using a panel data regression model assisted by the Eviews9 program. The results of this research show that all three independent variables simultaneously have a significant influence on labor absorption. Meanwhile, partially, the population, UMP, and DAU have a positive and significant influence on labor absorption. Control and improvement of the quality of the population is needed to help the level of labor absorption so as not to aggravate the number of unemployed people
Pengembangan Model Persepsi Kualitas dan Harga Terhadap Percieved Value, Citra Perusahaan dan Minat Masyarakat Membeli Beras Bulog Purwantoro Purwantoro
Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.39 KB)

Abstract

Kebutuhan pangan pokok berupa beras penduduk Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Menurut data BPS tahun 2016, tingkat konsumsi beras nasional rata-rata adalah sebesar 139 kg/kapita/tahun. Tingkat konsumsi ini melebihi tingkat konsumsi beras dunia yang berkisar 80 sampai dengan 90 kg/kapita/tahun. Faktor utama yang mendorong tingginya konsumsi adalah jumlah penduduk yang besar. Ditambah lagi dengan semakin meluasnya wilayah yang penduduknya mengkonsumsi beras sebagai makanan utamanya. Selain itu, tingginya konsumsi beras di Indonesia juga dikarenakan adanya budaya makan rakyat Indonesia yang merasa belum makan jika belum mengkonsumsi nasi, meskipun kebutuhan karbohidratnya sudah dipenuhi dari makanan lain. Penelitian dilakukan di Kota Pasir Pengaraian dengan subjek penelitian adalah masyarakat Kota Pasir Pengaraian yaitu konsumen yang pernah membeli beras impor komersial Bulog. Kota Pasir Pengaraian. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang menjadi kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang mempunyai ciri-ciri atau keadaan tertentu yang akan diteliti (Riduwan dan Kuncoro, 2011:37). Populasi penelitian ini adalah para konsumen yang pernah membeli beras komersial Bulog di wilayah Kota Pasir Pengaraian. Mengacu pada saran Hair (dalam Ferdinand, 2002) bahwa ukuran sampel minimum yang digunakan dalam penelitian survei dapat dihitung dengan cara 5-10 dikalikan jumlah indikator variabel
Solusi Persoalan Kemiskinan Di Kabupaten Rokan Hulu Arrafiqur Rahman; Irwan Effendi; Lufita Nur Alfiah; Purwantoro
Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.848 KB)

Abstract

Grafik angka kemiskinan di Kabupaten Rokan Hulu dalam sepuluh tahun terakhir hampir tidak pernah menunjukkan penurunan yang signifikan. Tahun 2019 jumlah penduduk miskin Rokan Hulu nomor satu terbanyak di Provinsi Riau dengan angka sebesar 72,28 ribu jiwa. Artikel ini membahas tentang berbagai solusi terkait dengan masalah kemiskinan di Rokan Hulu, secara spesifik artikel ini adalah merupakan hasil dari Diskusi Publik yang dilakukan oleh Universitas Pasir Pengaraian tentang persoalan kemiskinan di Rokan Hulu. Data primer dalam artikel ini diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD) melalui kegiatan diskusi public, dengan informen sebanyak 18 orang dari berbagai kalangan, meliputi tokoh masyarakat, akademisi, birokrat, unsur pemerintah daerah, lembaga legislative, lembaga adat melayu, organisasi masyarakat, pemuda dan profesi, dan lain-lain. Selain itu pandangan sikap beberapa komentator di berbagai media setelah kegiatan diskusi dilakukan juga dijadikan sebagai data primer dalam tulisan ini. Selanjutnya sikap dan pandangan informen di analisis dengan pendekatan thematic analysis menggunakan sofwer NVivo 12 Plus. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa secara umum solusi penanggulangan kemiskina di Rokan Hulu terdiri dari tiga poin mindmap, yaitu: 1). Solusi terkait data, 2). Solusi terkait program cepat, dan 3). Solusi kebijakan untuk jangka panjang. Berdasarkan kesimpulan tersebut pemerintah daerah Rokan Hulu pada dasarnya telah mendapatkan rambu-rambu solusi yang akan dilakukan, selanjutnya diperlukan perumusan langkah teknis yang konkrit dan komprehensif terkait dengan rencana pelaksanaan dari setiap solusi yang ditawarkan.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA PEGAWAI KANTOR CAMAT RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU Febriyanti; Purwantoro
Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.488 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap komitmen organisasi pada pegawai kantor Camat Rambah Kabupaten Rokan Hulu baik secara parsial maupun simultan. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor kantor camat Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Teknik penentuan sampel menggunakan sampling jenuh (sensus) dengan responden sejumlah 31 responden. Variabel bebas dalam penelitian ini budaya organisasi (X1), motivasi kerja(X2) dan variabel terikat komitmen organisasi (Y). Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dan kuesioner. Uji instrument meliputi uji validitas dan uji realibilitas, uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji multikolonieritas dan uji heteroskedastisitas. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan program SPSS. Secara parsial, diperoleh t-hitung budaya organisasi 2,867 dan motivasi kerja 2,246. Secara simultan, diperoleh F-hitung 161,090. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92,0% komitmen organisasi dipengaruhi oleh budaya organisasi dan motivasi kerja, sedangkan sisanya 8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini berdasarkan hasil pengujian secara parsial maupaun secara simultan budaya organisasi dan motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT STIMULUS UMKM MARNING DI DESA MASDA MAKMUR Rina Ari Rohmah; Purwantoro Purwantoro; Erni Rouza
JPM PAMBUDI Vol 3 No 2 (2019): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/pambudi.v3i2.592

Abstract

The Stimulus Community Partnership Program ( PKMS ) was implemented at the UMKM Marning Mbok Jas. In this stimulant community partnership program there are three efforts to solve the problems faced by partners, namely the first increase in the ability of science and technology in the production system, this effort is made to increase production productivity, optimize production and improve hygienic marning quality. The second effort is to increase the variant of the production of processed corn and corn marning; it aims to increase the variant of corn marning products, namely to increase the variant of corn marning flavor. By creating a third effort which is to change the marketing strategy by creating a taste that consumers like and a consistent taste, making brochures, and labeling it to look attractive and other marketing activities and marketing in the marketplace.