Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Comparison of Vitamin C Content in Fresh and Canned Mandarin Oranges (Citrus reticulata Blanco) at a Supermarket in Pontianak Erwansani, Enggy; Reynaldi, Muhammad Andre; Evifani, Dinda Silvia; Fong, Siau; Fendi, Fendi; Stevia, Tessa; Saputra, Rico; Setiawansyah, Arif
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 3 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.20450

Abstract

Abstract: Vitamin C is one of the micronutrients needed and cannot be synthesized by the human body so it needs intake from the outside such as fruits. Mandarin oranges are one of the sources of vitamin C that is widely circulated in Pontianak City. This fruit can be available in both fresh and canned form. However, the heating process during the processing of canned fruit can damage the vitamin C content in it. Therefore, an analysis is needed to compare vitamin C levels in fresh and canned mandarin fruits. The methods used were in the form of tube tests using FeCl3, KMnO4, and I2, as well as quantitative tests using uv-vis spectrophotometry. The results showed that the two positive samples contained vitamin C with a level of 78.56912152 mg/100 g in the fresh sample and 31.95655685 mg/100 g in the canned sample. Thus, it can be concluded that the vitamin C level in fresh mandarin oranges is higher than in canned mandarin oranges.
Studi of factors that affect enzyme activity in Avocado fruit (Persea americana) Reynaldi, Muhammad Andre; Erwansani, Enggy; Yuswar, Muhammad Akib; Najini, Robby
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 2, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Avocado contains lipase enzyme. Enzymes can be found in avocado seeds. Factors that can affect Alanin Transaminase (ALT) enzyme activity are temperature increase, pH, substrate concentration, enzyme concentration, inhibitors and storage time. The study aims to investigate the effect of various factors of temperature, pH, and substrate concentration on enzyme activity. Research on factors that affect enzyme activity in avocado fruit was carried out by enzyme preparation in 3 stages of testing the effect of temperature, pH, and substrate concentration. The results of observations made in testing several factors. Observations show that temperature has a significant effect on changes in color and viscosity of the sample. Avocado is a source of various enzymes such as lipase, polyphenol oxidase, and peroxidase. These enzymes play an important role in various biochemical reactions in fruit. Research conducted shows that enzymes in avocado have a role as biocatalysts that can accelerate chemical reactions.
Uji Aktivitas Enzim pada buah Mangga (Mangifera indica L) erwansani, enggy; Reynaldi, Muhammad Andre; Yuswar, Muhammad Akib; Najini, Robby
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 2, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Mangga tidak hanya dikenal karena rasanya yang manis, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Mangga mengandung enzim amilase dan enzim katalase, yang mempunyai peran dalam proses pencernaan dan reaksi biokimia pada tubuh manusia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui secara detail faktor-faktor yang mempengaruhi aktivasi enzim, dengan fokus pada pengaruh pH, suhu, dan konsentrasi yang berbeda-beda. Metode: Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan menggunakan metode eksperimental, di mana dilakukan pencampuran larutan pada berbagai tingkat pH, yaitu pH 2, pH 7,4, dan pH 9. Selain itu, suhu juga bervariasi dengan pengaturan pada 100 °C, 37 °C, 25 °C, dan 4 °C. Penelitian ini juga melibatkan penggunaan konsentrasi yang berbeda untuk melihat dampaknya terhadap aktivitas enzim. Hasil: Penelitian ini menghasilkan bukti yang jelas bahwa aktivitas enzim sangat dipengaruhi oleh ketiga faktor tersebut, yaitu pH, suhu, dan konsentrasi. Setiap variasi dalam pengaturan kondisi eksperimen menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam tingkat aktivitas enzim yang terukur. Kesimpulan: Melalui penelitian ini, diharapkan dapat dibuktikan bahwa aktivitas dari enzim memang bisa terpengaruhi oleh pH, suhu, dan konsentrasi. Setiap uji yang dilakukan menunjukkan kompleksitas interaksi antara faktor-faktor tersebut dalam mempengaruhi kinerja enzim. Penelitian ini dapat memberikan kondisi optimal untuk memaksimalkan aktivitas enzim dalam berbagai aplikasi biokimia.
Comparison of Vitamin C Content in Fresh and Canned Mandarin Oranges (Citrus reticulata Blanco) at a Supermarket in Pontianak Erwansani, Enggy; Reynaldi, Muhammad Andre; Evifani, Dinda Silvia; Fong, Siau; Fendi, Fendi; Stevia, Tessa; Saputra, Rico; Setiawansyah, Arif
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 3 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.20450

Abstract

Abstract: Vitamin C is one of the micronutrients needed and cannot be synthesized by the human body so it needs intake from the outside such as fruits. Mandarin oranges are one of the sources of vitamin C that is widely circulated in Pontianak City. This fruit can be available in both fresh and canned form. However, the heating process during the processing of canned fruit can damage the vitamin C content in it. Therefore, an analysis is needed to compare vitamin C levels in fresh and canned mandarin fruits. The methods used were in the form of tube tests using FeCl3, KMnO4, and I2, as well as quantitative tests using uv-vis spectrophotometry. The results showed that the two positive samples contained vitamin C with a level of 78.56912152 mg/100 g in the fresh sample and 31.95655685 mg/100 g in the canned sample. Thus, it can be concluded that the vitamin C level in fresh mandarin oranges is higher than in canned mandarin oranges.
DOCKING SINERGIS ALLICIN, ALLIIN, DAN DIALLYL SULFIDE TERHADAP RESEPTOR ESTROGEN ALFA PADA KANKER PAYUDARA Reynaldi, Muhammad Andre; Faradilla, Aulia; Erwansani, Enggy; Najini, Robby
JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda) Vol. 9 No. 1 (2025): JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jifarmasi.v9i1.1982

Abstract

Hubungan Tingkat Pendidikan dan Literasi Obat dengan Manajemen Penggunaan Parasetamol dalam Swamedikasi Demam di Komunitas Erwansani, Enggy; Sinaga, Clara Ritawany; Yophita, Cindy
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v9i1.23680

Abstract

Masyarakat Indonesia sering melakukan swamedikasi untuk mengatasi demam. Penanganan demam pada anak sangat tergantung pada peran orang tua. Tingkat pendidikan orang tua berpengaruh terhadap swamedikasi demam karena swamedikasi membutuhkan pengetahuan obat yang memadai dan tepat. Parasetamol merupakan obat yang sering digunakan untuk mengatasi demam pada anak karena relatif aman, sehingga menjadi pilihan lini pertama pada demam anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pendidikan orang tua terhadap pemilihan bentuk sediaan dan dosis parasetamol dalam upaya swamedikasi demam. Penelitian ini mencari hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan pemilihan bentuk dan dosis sediaan parasetamol dalam upaya swamedikasi demam masyarakat di salah satu Kota pada provinsi kalimantan timur. Sampel penelitian adalah orang tua yang memiliki anak dengan usia 0 bulan - 12 tahun dan pernah menggunakan parasetamol dalam rangka swamedikasi demam. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil dari penelitian antara tingkat pendidikan dengan bentuk sediaan adalah 0,4070,05, dan untuk hasil penelitian dari tingkat pendidikan dengan dosis sediaan adalah 0,1180,05. Dalam hal ini berarti H0 diterima, tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemilihan bentuk dan dosis sediaan.
Edukasi Pemanfaatan dan Pembuatan Produk Minuman Bawang Dayak Tanaman Khas Kalimantan Untuk Penyakit Degeneratif Di SMA Negeri 12 Pontianak Susanti, Ressi; Sinaga, Clara Ritawany; erwansani, Enggy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i2.35464

Abstract

Kalimantan memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, salah satunya adalah tanaman Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia), yang dikenal memiliki potensi tinggi sebagai obat tradisional untuk membantu pencegahan dan penanganan penyakit degeneratif seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan gangguan jantung. Pemahaman generasi muda, khususnya siswa di SMAN 12 Kota Pontianak, terhadap tanaman ini masih sangat minim. Tujuan dari Kegiatan PKM iniuntuk memberikan edukasi mengenai khasiat Bawang Dayak sebagai tanaman obat khas daerah serta mendorong penggunaannya secara tepat dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dan demonstrasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan edukatif, sesi diskusi, pelatihan pembuatan minuman herbal siap seduh, serta pengukuran pemahaman siswa dengan pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 72,24, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 80,08. Hal ini menunjukkan adanya kenaikan sebesar 7,84 poin atau peningkatan sekitar 10,85% pengetahuan setelah peserta mengikuti kegiatan edukasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memberikan kesimpulan bahwa kegiatan bukan hanya sekadar memberi informasi, tetapi untuk mencetak kader kesehatan muda yang melek akan potensi lokal. Capaian utama yang diharapkan adalah terwujudnya komunitas belajar di SMAN 12 Kota Pontianak yang menjadi pelopor (pioneer) dalam pemanfaatan Bawang Dayak. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu memicu sebuah gerakan sadar kesehatan yang memadukan ilmu pengetahuan modern dengan kearifan lokal Kalimantan Barat