Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KORELASI NILAI MATA KULIAH GEOLOGI UMUM DAN MITIGASI BENCANA DENGAN KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Sajidah, Cut Fairuz; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5184

Abstract

Penelitian ini berjudul korelasi nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat korelasi yang positif dan signifikan pada nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang positif dan signifikan pada nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan ciri yaitu mahasiswa yang sudah lulus mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan teknik slovin yaitu sebanyak 60 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, test, dan angket. Teknik pengolahan data menggunakan koefisien korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda sebesar 0,49 kategori cukup kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 24%. Telah dibuktikan dengan nilai Fhitung= 8,86 dan Ftabel= 3,16 pada taraf signifikansi () 5% maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Yang artinya hasil uji signifikansi juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami mahasiswa Program Studi Geografi FKIP Unsyiah.
Analisis Media Montase Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Fakhirah Syawalia, Ghina Fairuz; Rahman, Taopik; Giyartini, Rosarina
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i2.9328

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.