Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PANDANGAN ISLAM TENTANG EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISK Mohamad Yapanto, Alvian; Nur Riani, Siti
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v2i9.3477

Abstract

Evaluasi penggunaan antibiotik penting untuk memastikan bahwa pengobatan yang diberikan sesuai dengan ajaran Islam.Kesehatan dalam Islam dianggap sebagai nikmat dan karunia dari Allah. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik dalam pengobatan ISK harus memperhatikan aspek kehalalan, keharaman, etika, dan moralitas. Tulisan ini membahas evaluasi penggunaan antibiotik dalam pengobatan Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan pendekatan keislaman berdasarkan prinsip-prinsip Maqashid Asy-Syari’ah dengan metode narrative literature review. Evaluasi pemberian antibiotik pada pasien ISK dapat dijalankan dengan mengacu pada prinsip Hifzh An-Nafs (menjaga jiwa) dan Hifzh Al-Maal (menjaga harta), yang mengajarkan pentingnya menjaga dosis, indikasi, efek samping minimal, dan harga obat. Dalam pemberian antibiotik, terdapat kategori yang rasional dan tidak rasional. Penerapan prinsip-prinsip Maqashid Asy-Syari’ah dalam pengobatan ISK di RSUD dr. Drajat Prawiranegara menunjukkan upaya untuk memberikan pelayanan medis yang efektif, efisien, dan sesuai dengan ajaran agama. Dengan mengintegrasikan pengetahuan medis dan nilai-nilai Islam, diharapkan pengobatan antibiotik pada pasien ISK dapat menjaga kesehatan jiwa dan raga sesuai dengan ajaran agama.
PANDANGAN ISLAM TENTANG PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA Ayu Lestari, Khairani; Nur Riani, Siti
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v2i9.3478

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan antibiotik pada pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Drajat Prawiranegara, Serang, dengan fokus pada pandangan Islam dan prinsip-prinsip Maqashid Asy-Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menerapkan hukum Islam dengan melihat pada esensi dan tujuan yang ingin dicapai oleh hukum tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode Gyssens, yaitu sebuah teknik untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik sudah tepat atau belum. Hasil evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Drajat Prawiranegara Serang menunjukkan bahwa mayoritas pemberian antibiotik dilakukan dengan rasional, sesuai dengan pandangan Islam dan prinsip Maqashid Asy-Syariah. Prinsip Hifzh An-Nafs (menjaga jiwa) terpenuhi dengan memberikan pelayanan medis yang tepat guna dan sesuai standar keilmuan, sehingga membantu mencegah dan mengobati penyakit ISPA. Namun, terdapat kasus di mana penggunaan antibiotik dianggap tidak tepat, termasuk dosis dan durasi yang tidak sesuai. Prinsip Hifzh Al-Maal (menjaga harta) menegaskan pentingnya menggunakan sumber daya dengan bijaksana dan menghindari pemborosan, termasuk penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Oleh karena itu, penting bagi rumah sakit dan para praktisi medis untuk terus meningkatkan kesadaran akan prinsip-prinsip Maqashid Asy-Syariah dalam pelayanan kesehatan. Dengan menerapkan prinsip ini, diharapkan pelayanan medis dapat lebih berdaya guna dan memberikan manfaat maksimal bagi pasien serta masyarakat secara keseluruhan.
Hubungan Kelahiran Prematur dengan Tumbuh Kembang Bayi Usia Kurang dari 2 Tahun di RS YARSI Subaihatynnur Rahmadini; Nedra, Wan; Nur Riani, Siti
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i6.4947

Abstract

Kelahiran prematur didefinisikan sebagai kelahiran anak di bawah 37 minggu masa kehamilan. Kelahiran prematur dihubungkan dengan small for gestational age (SGA) dan memiliki resiko yang lebih tinggi dalam mengalami gangguan tumbuh kembang. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai deteksi dini gangguan tumbuh kembang pada bayi di masa emas (golden period). Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan data kualitatif dan desain cross-sectional pada bayi kurang dari 2 tahun dengan Riwayat lahir premature di RS YARSI. Jumlah smapel sebanyak 58 bayi dan data diambil menggunakan kuesioner KPSP dan kurva pertumbuhan WHO. Data dianalisi secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS dengan uji Chi-Square dan p-value < 0,05. Hasil : Penelitian menunjukkan mayoritas bayi mengalami pertumbuhan yang sesuai baik dalam aspek BB/U (86,2%), PB/U (84,5%), dan BB/PB (86,2%) sementara dalam aspek perkembangan bayi dengan gangguan sebanyak 26 bayi (44,8%). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara prematur dengan pertumbuhan tetapi terdapat hubungan yanh signifikan antara premature dengan perkembangan bayi.