Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ProNers

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KEPUTIHAN (LEUCORRHEA) DENGAN METODE FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 SUNGAI KUNYIT ., Nurdiana; ., Adriana; Wulandari, Desy
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.42097

Abstract

Latar Belakang: Indonesia sekitar 75 % wanita pernah mengalami keputihan,sekitar 70 % remaja putri di Indonesia mengalami masalah keputihan. Pentingnyabagi para remaja putri sejak dini untuk merawat kebersihan genitalia. Oleh sebabitu menjaga kebersihan organ genitalia sangat penting. Beberapa hal yang harusdiketahui untuk menjaga kebersihan genitalia yaitu pengetahuan, sikap, dantindakan. Sikap dan pengetahuan remaja putri yang kurang tentang akan kebersihangenitalia dapat diberikan informasi melalui pendidikan kesehatan. Pendidikankesehatan merupakan usaha meningkatkan kemampuan perilaku mereka padaperilaku kesehatan secara optimal. Metode untuk melakukan pendidikan kesehatansatu diantaranya adalah Focus Group Discussion (FGD).Tujuan: Untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan tentang keputihan(leucorrhea) dengan metode Focus Group Discussion (FGD) terhadap pengetahuandan sikap remaja putri di SMA Negeri 1 Sungai Kunyit.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasieksperiment one group pre and post test without control. Sampel yang digunakansebanyak 19 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode randomsampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei 2019 dengan menggunakankuisoner. Analisa data menggunakan Uji Marginal Homogenity dengan aplikasiSPSS versi 18.0.Hasil: Sebanyak 89,5 % memiliki pengetahuan yang baik dan sebanyak 63,2 %memiliki sikap yang baik. Analisa bivariat dengan Uji Marginal Homogenitydidapatkan nilai p value untuk variabel pengetahuan sebesar 0,007 (p0,05) dannilai p value variabel sikap sebesar 0,003 (p0,05).Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang keputihan (leucorrhea)dengan metode Focus Group Discussion (FGD) terhadap pengetahuan dan sikapremaja putri di SMA Negeri 1 Sungai Kunyit.Kata kunci : Keputihan, Pengetahuan, Sikap, Pendidikan Kesehatan, FocusGroup Discussion.
PENGARUH TERAPI PIJAT BAYI TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI DURIAN ., Suliyem; ., Adriana; Wulandari, Desy
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.987 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.42354

Abstract

Latar Belakang : Masa bayi merupakan masa keemasan dan juga masa kritis padaperkembangan seseorang. Salah satu indikator untuk melihat kesehatan bayi adalahmelihat peningkatan BB (Berat Badan) pada bayi. Salah satu upaya untuk mengatasimasalah BB adalah memberikan stimulus seperti pijat bayi. Hal ini menjadi ketertarikanpeneliti karena terapi pijat bayi belum pernah dilakukan atau diberikan kepada bayiyang berada diwilayah kerja Puskesmas Sungai Durian.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap perubahan berat badan bayidibeberapa posyandu wilayah kerja Puskesmas Sui Durian.Metode : Penelitian kuantitatif, dengan menggunakan Quasi Experiment denganrancangan pretest-post tes with control group. Pada 32 bayi yang berada dibawah kurvayang berada diwilayh kerja Puskesmas Sungai Durian. Dengan menggunakaninstrumen SOP terapi pijat bayi dan lembar observasi. Hasil : Setelah diberikan pijat bayi pada bayi terdapat perubahan berat badan bayi yangdilakukan pijat bayi dan yang tidak dilakukan pijat. Nilai mean pre test pada kelompokintervensi 6,54 dan post test 6,69 sedangkan pada kelompok kontrol nilai mean pre test6,37 dan post test 6,43. Uji T berpasangan dengan nilai p 0,012 Kesimpulan : Ada pengaruh pijat bayi terhadap perubahan berat badan bayi dibeberapaposyandu wilayah kerja Puskesmas Sui Durian. Sehingga direkomendasikanmenggunakan terapi piyat bayi sebagai terapi komplementer dalam meningkatkan beratbadan bayi.