Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
Unknown Affiliation

Published : 445 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KEBIJAKAN PEMBERIAN KREDIT CEPAT DI LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DI DESA PAKRAMAN PADANG KELING I Nyoman Tri Esaputra .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6536

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa merupakan sebuah terobosan dari pemerintah daerah Bali untuk menjadi sumber modal di daerah khususnya untuk masyarakat di desa. Salah satu aktifitas oprasi LPD yaitu memberikan pinjaman (kredit) hanya kepada Krama desa. Sistem pengendalian internal dan 5C adalah beberapa dari banyak cara yang bisa dilakukan oleh pengelola untuk menentukan kelayakan pemberian kredit dan pencegahan terjadinya kredit macet. Di Kecamatan Buleleng ada salah satu LPD yang memberikan pinjaman kredit paling cepat untuk saat ini yaitu LPD Padang Keling. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui alasan LPD Padang Keling menerapkan program pemberian kredit cepat, (2) Mengetahui prosedur pemberian kredit cepat yang dilakukan di LPD Padang Keling, (3) Mengetahui kebijakan pemberian kredit cepat telah memenuhi atau belum memenuhi kriteria sistem pengendalian internal yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, pengambilan sampel sumber dan data dilakukan secara purposive dan snowbaal, teknik pengumpulan data dilakukan dengan triangulasi (gabungan) analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan pada makna daripada generalisasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, maka simpulan yang dapat menjawab permasalahan dalam penelitian ini adalah kebijakan pemberian kredit cepat ini dengan alasan kebutuhan masyarakat yang semakin mendesak. Selain itu juga karena ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap LPD Padang Keling akibat kasus yang pernah terjadi disana. Sistem pengendalian internal yang dilakuakan untuk menilai kelayakan pemberian kredit pada LPD Padang Keling masih kurang memadai, begitu juga dalam pengelolaan dalam aktivitas keseharian di LPD ini. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Kredit, 5c Lembaga Perkreditan Desa is a breakthrough of Bali local government to provide a source of capitals for people in rural areas. One of the operational activities of LPD is to provide loans only for Krama desa (village community members). The internal control system and the 5Cs are some of the many ways that can be used by the manager to determine the feasibility of a loan and to prevent nonperforming loans. In Buleleng district there is an LPD that provides quick loans at present. This LPD is LPD Padang Keling. This study was aimed at (1) finding out the reason the LPD applies this quick loan, (2) finding out the procedure of quick loan followed by LPD Padang Keling, (3) finding out the quick loan policy applied by LPD Padang Keling that has met or has not met the criteria of internal control system adequately. This study used qualitative method. Qualitative method was used to investigate the natural object condition in which the researcher is the key instrument, the sampling of sources and data was done purposively and used snowball technique, data collection used triangulation (combination), the data analysis was inductive/qualitative in nature and the result stressed more on meaning than the generalization. Based on the study done by the researcher, the conclusions that can answer the problems in this study are that the quick loan is to meet the increasingly more urgent needs of the people, beside regaining trust from the people in LPD Padang Keling after having problematic cases that the LPD once faced. The internal control system done to evaluate the feasibility of loans in LPD Padang Keling is still less satisfying, so is the management of daily activities in the LPD. keyword : Internal Control System, Loan, 5Cs
PENGARUH PEMAHAMAN AKUNTANSI KOPERASI BERBASIS SAK-ETAP, KOMITMEN ORGANISASI, TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN PENGENDALIAN INTERN AKUNTANSI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN KOPERASI (Studi Kasus Koperasi Simpan Pinjam Di Kecamatan Buleleng) Gebby Yunita Wiguna .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6555

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh pemahaman akuntansi koperasi berbasis SAK-ETAP, komitmen organisasi, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, pemanfaatan teknologi informasi, dan pengendalian intern akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Buleleng yang berkaitan dengan bagian keuangan/akuntansi sebanyak 42 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 17. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pemahaman akuntansi koperasi berbasis SAK-ETAP terhadap kualitas laporan keuangan, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara komitmen organisasi terhadap kualitas laporan keuangan, (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara tingkat pendidikan terhadap kualitas laporan keuangan, (4) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengalaman kerja terhadap kualitas laporan keuangan, (5) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan, dan (6) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengendalian intern akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan. Kata Kunci : pemahaman akuntansi, komitmen organisasi, pendidikan, pengalaman, teknologi informasi, pengendalian intern, dan kualitas laporan keuangan The aim of the study was to prove empirically the effect of understanding the cooperative accounting based on SAK-ETAP, organization commitment, level of education, working experiences, utilization of information technology, and accountancy internal control on the quality of cooperative financial report. This study utilized a quantitative design by using the data obtained by distributing questionnaires measured by Likert-Scale. The samples were totally 42 staffs of Saving Loan Cooperative related to financial/ accounting around Buleleng sub-district selected based on purposive sampling. The data were analyzed by using multiple linear regression test supported by SPSS software version 17. The results of the study indicated that: (1) there was a poisitive and significant effect of understanding the cooperative accounting based on SAK-ETAP on the quality of cooperative financial report, (2) there was a poisitive and significant effect of organization commitment on the quality of cooperative financial report, (3) there was a poisitive and significant effect of level of education on the quality of cooperative financial report, (4) there was a poisitive and significant effect of working experiences on the quality of cooperative financial report (5) there was a poisitive and significant effect of utilization of information technology on the quality of cooperative financial report and (6) there was a poisitive and significant effect of accountancy internal control on the quality of cooperative financial report keyword : understanding accounting, organization commitment, education, experiences, information technology, internal control, financial report.
EVALUASI AKUNTABILITAS MONITORING DANA HIBAH PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA (DISBUDPAR) KABUPATEN BULELENG Putu Desy Natalia .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) petunjuk teknis pertanggungjawaban baik dari segi penerima dana hibah maupun dari segi monitoring yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Buleleng, (2) penyebab penerima dana hibah dapat melakukan salah peruntukan dana hibah, (3) penanganan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam menangani salah peruntukan dana hibah dan dampaknya bagi penerima hibah, dan (4) saran tindak yang membangun sehingga kesalahan yang dilakukan oleh penerima hibah tidak akan terjadi lagi pada penerima hibah lainnya. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei pendahuluan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) petunjuk teknis pertanggungjawaban baik dari segi penerima hibah dilakukan setelah penerima hibah merealisasikan dana hibah yang diperolehnya dalam bentuk Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan pertanggungjawaban tim monitoring dilakukan secara berkala selama penerima hibah merealisasikan dana hingga melakukan pertanggungjawaban serta menyerahkan laporan monitoring akhir ke Bupati, (2) penyebab terjadinya salah peruntukan dikarenakan penerima hibah melanggar tiga asas yaitu asas kepatutan, asas rasional, dan asas manfaat, (3) penangan salah peruntukan diselesaikan dengan cara melakukan observasi mendalam lalu menindak dengan pending dana/pembatalan pemberian dana hibah, dan (4) saran tindak yang dapat penulis sumbangkan adalah agar tahap seleksi dan aturan dana hibah di kabupaten Buleleng lebih diperketat, agar nantinya tidak ada lagi salah peruntukan lainnya yang terjadi.Kata Kunci : hibah, evaluasi, akuntabilitas The study aimed at finding out (1) the technical manuals of the accountability of the grants both in terms of the recipients as well as in terms of monitoring made by the culture and tourism office in the local government Buleleng, (2) the cause of the problems when the grants had been misdesignated, (3) the actions made by the culture and tourism office in solving the problems of misdesignation and the impact for the recipient, and (4) advices and recommendations provided to avoid another fault made by other recipient. The study utilized a qualitative analysis with interpretative approach. The data were collected from two different sources, such as primary and secondary by using preliminary survey, deep interview, and documentation. The results of analysis indicated that (1) the technical instruction of the accountability of grants in terms of grant recipient when realizing it in terms of letter of accountability and the accountability made annually by the monitoring team during the period the recipient realizing it until making the accountability as well as handing the report of accountability to the head of regency (Bupati), (2) the causes of misdesignation were the recipient had violated three principles such as merit, rationale, and benefit, (3) the process of handling the misdesignation was conducted by making deep observation, then by giving real and direct action such as pending the grant even cancelation of the grant, and (4) the recommendation provided was by making more restricted selection and regulation about the grant in Buleleng regency, so that misdesignation could be avoided. keyword : grant, evaluation, accountability
EVALUASI AKUNTABILITAS MONITORING DANA HIBAH PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA (DISBUDPAR) KABUPATEN BULELENG Putu Desy Natalia .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) petunjuk teknis pertanggungjawaban baik dari segi penerima dana hibah maupun dari segi monitoring yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Buleleng, (2) penyebab penerima dana hibah dapat melakukan salah peruntukan dana hibah, (3) penanganan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam menangani salah peruntukan dana hibah dan dampaknya bagi penerima hibah, dan (4) saran tindak yang membangun sehingga kesalahan yang dilakukan oleh penerima hibah tidak akan terjadi lagi pada penerima hibah lainnya. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei pendahuluan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) petunjuk teknis pertanggungjawaban baik dari segi penerima hibah dilakukan setelah penerima hibah merealisasikan dana hibah yang diperolehnya dalam bentuk Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan pertanggungjawaban tim monitoring dilakukan secara berkala selama penerima hibah merealisasikan dana hingga melakukan pertanggungjawaban serta menyerahkan laporan monitoring akhir ke Bupati, (2) penyebab terjadinya salah peruntukan dikarenakan penerima hibah melanggar tiga asas yaitu asas kepatutan, asas rasional, dan asas manfaat, (3) penangan salah peruntukan diselesaikan dengan cara melakukan observasi mendalam lalu menindak dengan pending dana/pembatalan pemberian dana hibah, dan (4) saran tindak yang dapat penulis sumbangkan adalah agar tahap seleksi dan aturan dana hibah di kabupaten Buleleng lebih diperketat, agar nantinya tidak ada lagi salah peruntukan lainnya yang terjadi.Kata Kunci : hibah, evaluasi, akuntabilitas The study aimed at finding out (1) the technical manuals of the accountability of the grants both in terms of the recipients as well as in terms of monitoring made by the culture and tourism office in the local government Buleleng, (2) the cause of the problems when the grants had been misdesignated, (3) the actions made by the culture and tourism office in solving the problems of misdesignation and the impact for the recipient, and (4) advices and recommendations provided to avoid another fault made by other recipient. The study utilized a qualitative analysis with interpretative approach. The data were collected from two different sources, such as primary and secondary by using preliminary survey, deep interview, and documentation. The results of analysis indicated that (1) the technical instruction of the accountability of grants in terms of grant recipient when realizing it in terms of letter of accountability and the accountability made annually by the monitoring team during the period the recipient realizing it until making the accountability as well as handing the report of accountability to the head of regency (Bupati), (2) the causes of misdesignation were the recipient had violated three principles such as merit, rationale, and benefit, (3) the process of handling the misdesignation was conducted by making deep observation, then by giving real and direct action such as pending the grant even cancelation of the grant, and (4) the recommendation provided was by making more restricted selection and regulation about the grant in Buleleng regency, so that misdesignation could be avoided. keyword : grant, evaluation, accountability
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI,KETERLIBATAN PEMAKAI, KEINOVATIFAN PERSONAL, DUKUNGAN MANAJEMEN PUNCAK TERHADAP KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA DI KECAMATAN SUKASADA DAN KUBUTAMBAHAN Ni Luh Novi Ekawati .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknologi informasi, keterlibatan pemakai, keinovatifan personal, dukungan manajemen puncak terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada LPD di Kecamatan Sukasada dan Kubutambatahan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 14 LPD. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan angket/kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu oleh Program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, (2) keterlibatan pemakai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, (3) keinovatifan personal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, (4) dukungan manajemen puncak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, dan (5) penggunaan teknologi informasi, keterlibatan pemakai, keinovatifan personal, dukungan manajemen puncak secara simultan berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi, Teknologi, Keinovatifan, Manajemen This present study is intended to identify the impact of the technology of information, users’ involvement, personal innovativeness, top managerial support on the performance of the system of the accounting information at Lembaga Perkreditan Rakya (LPD) in Sukasada District and Kubutambahan District. The samples were taken using the sampling purposive technique, totaling 14 units of LPD. The study used the quantitative method, and the primary data. The data were collected through observation and questionnaire. The data were analyzed using the multiple regression analysis, supported with the SPSS (Statistical Product and Service Solution) 17. The result of the study shows that (1) the use of the technology of information positively and significantly affected the performance of the system of the accounting information, (2) the users’ involvement positively and significantly affected the performance of the system of the accounting information, (3) the personal innovativeness positively and significantly contributed to the performance of the system of the accounting information, (4) the top managerial support positively and significantly contributed to the system of the accounting information, and (5) the use of the technology of information, the users’ involvement, the personal innovativeness, the top managerial support simultaneously contributed to the performance of the accounting information. keyword : System of Accounting Information, Technology, Innovativeness, Management
ANALISIS PENERAPAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAANKEUANGAN ORGANISASI KEAGAMAAN PADA GEREJA KATOLIK STASI SANTA SISILIA KLUNGKUNG Maria S. Devi Rande .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan dan pelaporan keuangan pada Gereja Katolik Stasi Santa Sisilia Klungkung serta bagaimana pelaporan keuangan pada Gereja Katolik Stasi Santa Sisilia Klungkung dapat menjamin terselenggaranya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data skunder yang diperoleh dari hasil wawancara dengan informan serta, data primer yaitu data yang didapat dari Gereja Katolik Santa Sisilia seperti rekening bank dan laporan keuangan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh gereja, memiliki tiga fase yaitu: dimulai dari fase perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam pelaporan keuangannya, gereja membuat laporan pada setiap bulan yang diperiksa oleh pastor paroki, setelah itu di laporkan kepada keuskupan. Akuntabilitas gereja tercermin dari laporan keuangan yang dibuat setiap bulannya. Sedangkan, untuk transparansi, cukup transparan baik dalam penganggaran, akses informasi dan pelaporannya. Kata Kunci : Gereja, Pengelolaan, Pelaporan, Akuntabilitas, Transparansi This study was aimed at finding out how the process of financial management and financial report in Catholic Church Stasi Santa Sisilia Klungkung is and how the financial report in Catholic Church Stasi Santa Sisilia Klungkung can ensure the implementation of transparent and accountable financial reporting. This study used qualitative method. The data used came from secondary data source obtained from an interview with the informants, and primary data obtained from Catholic Church Santa Sisilia Klungkung such as bank accounts and financial reports. The data were collected using in-depth interview, observation, and documentation. The results showed that the financial report written by the church has three phases: starting from planning, implementation and evaluation. In the financial report, the church writes a report every month and is checked by the parochial pastor, after that it is reported to the bishop. The accountability of the church is reflected from the financial report made every month. While from the point of view of transparency, it is transparent enough, both in budgeting, information access and reporting. keyword : Church, Management, Reporting, Accountability, Transparency
PENERAPAN STRUKTUR PENGENDALIAN INTERNAL (SPI) DALAM PENGELOLAAN DANA SUBAK PADA SUBAK POHASEM DESA PAKRAMAN MAYONG PERIODE 2012-2014 Komang Try Wahyuni Kusuma Putri .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6573

Abstract

Subak di Bali berperan untuk mengelola aktivitas pengairan sawah (irigasi) masyarakat Bali. Selain mengelola sistem pengairan sawah di Bali, organisasi subak yang masih berlandaskan akan budaya lokal Tri Hita Karana tentunya juga melaksanakan kegiatan yang bersifat religius serta pembangunan. Sehingga untuk menujang hal tersebut organisasi subak sudah tentu memerlukan dana untuk kelangsungan kegiatan tersebut. Dengan sistem pengelolaan organisasi yang masih sangat sederhana, dan krama subak yang mayoritas adalah penduduk desa yang masih memiliki tingkat pendidikan rendah dan masih sangat menjujung tinggi prinsip kepercayaan. Sehingga pelaksanaan struktur pengendalian internal dalam pengelolaan dana masih dikatakan belum maksimal. Latar belakang inilah yang menyebabkan subak Pohasem menarik untuk dikaji untuk mengetahui 1) Sumber dana subak, 2) Pengelolaan dana subak periode 2012-2014, 3) Penerapan struktur pengendalian internal subak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah. Data ini selanjutnya diolah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) menarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Sumber dana subak dalam melaksanakan kegiatan oprasional diperoleh dari peturunan (iuran) krama subak, kemudian subak juga mendapatkan bantuan dari pemerintah. 2) Proses pengelolaan keuangan Subak Pohasem diklasifikasikan menjadi 2 (dua) bagian yaitu pengelolaan dana internal dan dana eksternal subak, dengan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dilakukan secara sederhana 3) Dalam penerapan struktur pengendalian internal (SPI) subak Pohasem masih belum menerapkanya dengan maksimal, namun krama subak yang tetap menjujung nilai-nilai agama Hindu dan berlandaskan kepercayaan dari pengurus subak. Kata Kunci : subak, Pengendalian Internal, pengelolaan dana The role played by the subak (the farmers’ traditional organization) in Bali is managing the distribution of the irrigation water. Apart from that, as a Tri Hita Karana-based organization, it is also supposed to perform religious rituals and construct the buildings needed therefore, it needs funds for supporting such activities. The organization is highly simply managed, and most of its members are the villagers who are not well educated, however, they strongly maintain their belief. So, that the implementation of the internal control structure in fund management is still said to be not maximized. It is such a background which caused the Pohasem Subak to be interesting to be investigated. This present study is intended to identify 1) the source of the subak’s funds, 2) how the funds were managed from 2012 to 2014, 3) the implementation of the internal controlling structure. This present study is a qualitative study, that is, a research method which is used to explore the natural condition of the object of the study. The data were analyzed through three stages; they are a) data reduction, 2) data display, 3) conclusion drawing based on the theories used. The result of the study shows that 1) the funds needed for doing the operating activities were obtained from dues from the members, and donation from the government. 2) Process of Pohasem Subak’s financial management could be classified into two parts they were: externally and internally managed, with very simple financial accountability process. 3) The Pohasem Subak had not implemented the internal controlling structure (SPI) optimally yet. However, the members still strongly maintained the Hindu values. In addition, they trusted the management. keyword : subak, Internal Controlling, management of funds
PENGARUH IMPLEMENTASI ACCRUAL BASIS TERHADAP MEKANISME PENCAIRAN ANGGARAN PADA KEGIATAN PROMOSI (SEBUAH STUDI INTERPRETATIF PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BULELENG) I Kadek Agus Adytia Merta .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pencairan anggaran berbasis akrual pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Buleleng, (2) permasalahan proses pencairan mengalami kesulitan, (3) faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan pencairan anggaran berbasis akrual untuk kegiatan promosi, dan (4) saran tindak yang membangun sehingga proses pencairan anggaran tidak mengalami keterlambatan lagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei pendahuluan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pencairan anggaran berbasis akrual di Disbudpar dimulai dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) membooking nomor Berita Acara Serah Terima (BAST), melaksanakan kegiatan, mengajukan pengamprahan ke bagian keuangan, diterbitkan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) ditandatangani PPTK dan dikembalikan pada bagian keuangan, diterbitkan Surat Permintaan Membayar (SPM) yang disahkan kadis lalu dikirim ke Bendahara Umum Daerah (BUD) untuk penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), (2) terjadinya keterlambatan dikarenakan proses pencairan akrual basis yang cukup panjang serta terjadinya penumpukan kegiatan pada bulan pencairan anggaran tersebut, (3) penyebab proses pencairan berbasis akrual mengalami kesulitan karena keharusan membooking nomor BAST terlebih dahulu, dimana proses pembookingan tersebut memerlukan waktu cukup panjang, dan (4) saran tindak yang dapat penulis sumbangkan adalah agar pemerintah lebih memahami kembali prosedur pencairan anggaran serta lebih mengatur jadwal kegiatan agar tidak terjadi penumpukan.Kata Kunci : akrual basis, mekanisme pencairan anggaran The study aimed at finding out (1) the process of acrual based disbursement at the Culture and Tourism of Local Government Office in Buleleng, (2) the problems related to the disbursement, (3) some affecting factors to the delays of acrual based disbursement for the promotion program at the local government and tourism office in Buleleng, (4) recommendation provided to avoid the delays of disbursement. The study utilized a qualitative design with interpretative paradigm. The data were collected from either primary as well as secondary sources by using preliminary survey, deep interview, and documentation. The results of analysis indicated that (1) the process of acrual based disbursement started from booking Number of Minutes of Handover by the technical activity staffs, implementing the program, handling the funding proposal, publishing letter of demand of payment proofed by the authorized officials and return back to the financial section, and publishing the payment demand approved by the head office and send back to the treasurer for publish the letter of disbursement instruction of fund, (2), the delays occurred because the process acrual based disbursement took longer process and program activities were accumulated on the period of funding disbursement, ( 3) the cause of problems in disbursing the fund based on acrual was the length of time spent in booking the number of Minutes Handover, and (4) the recommendation proposed was the government should understand the long procedure in disbursement and should be able to reschedule the activities to avoid accumulated activities. keyword : acrual based, disbursement mechanism
PERLAKUAN AKUNTANSI PENDAPATAN PROVISI DAN KOMISI PADA LPD DESA ADAT TAJUN Ni Komang Sri Wahyuni .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6605

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa merupakan badan usaha milik desa yang melaksanakan kegiatan usaha di lingkungan desa untuk krama desa sebagai salah satu wadah kekayaan desa dengan menjalankan fungsinya dalam bentuk usaha-usaha ke arah peningkatan taraf hidup krama desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi pendapatan provisi dan komisi yang diterapkan pada LPD Desa Adat Tajun. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif yang bersifat deskritif komparatif yaitu suatu analisis dengan menggambarkan perlakuan akuntansi perbankkan yang diterapkan LPD kemudian akan dibandingkan dengan perlakuan akuntansi pendapatan menurut standar akuntansi keuangan (PSAK No.31). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukan bahwa perlakuan akuntansi pendapatan provisi dan komisi yang diterapkan LPD Desa Adat Tajun belum sesuai dengan PSAK 31. Dimana setelah dikoreksi terjadi penambahan aktiva sebesar Rp501.919.000 yang mengungkapkan pendapatan bunga yang masih harus diterima, pada pasiva juga terdapat penambahan sebesar Rp391.373.569 yang mengungkapkan pendapatan provisi dan komisi yang ditangguhkan sehingga pada laba tahun berjalan terdapat selisih sebesar Rp110.536.431. Perbedaan perlakuan terhadap pendapatan provisi dan komisi tersebut akan berdampak pada laporan keuangan yang dihasilkan yaitu hasil laba tahun berjalan menurut LPD Desa Adat Tajun lebih rendah yaitu diakui sebesar Rp2.269.108.800, sedangkan setelah dikoreksi menurut perhitungan sesuai PSAK 31 laba tahun berjalan dinilai sebesar Rp2.379.645.231. Kata Kunci : Perlakuan Akuntansi, Pendapatan Bunga Kredit, Provisi dan Komisi Lembaga Perkreditan Desa is a corporation owned by a village that does business activities in the village environment for the villagers as one of the village’s assets for improving the villagers’ life. This study was aimed at finding out how the accounting of revenues from provision and commission was applied in LPD Desa Adat Tajun. The technique of data analysis used was qualitative analysis of descriptive comparative type, that is, an analysis by describing the banking accounting applied by the LPD and then comparing it with the accounting of revenues according to financial accountancy standard (PSAK No 31). The data were collected through interview, observation and documentation. The results showed that the accounting of revenues from provision and commission applied by LPD Desa Adat Tajun does not follow PSAK 31. In which after being corrected there is an addition of asset by Rp 501,919,000 that shows an interest that still has to be received, in the liability there is also an addition by Rp 391,373, 569 that shows revenues from provision and commission not yet paid so that in the current annual profit there is a difference by Rp 110, 536,, 431. The effect of the difference of accounting on the resulted financial report is that the current annual profit according to LPD Desa Adat Tajun is less than Rp 2,259,108,800 while after being corrected according to PSAK 31 calculation, the current annual profit is Rp 2,379,645,231. keyword : accounting, loan profit revenue, provision, and commission
ANALISIS TRANSPARASI DAN AKUNTABILITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM PELAPORAN KEUANGAN LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) (Studi Kasus pada LPD Desa Pakraman Banyuning, Kecamatan Buleleng) Made Indra Parmadika .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transparansi dan akuntabilitas sistem informasi akuntansi dalam pelaporan keuangan LPD Desa Pakraman Banyuning. Jenis data penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode wawancara,observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data teknik analisis interaktif (interactive model of analysis) berdsasarkan kajian pustaka yang telah disusun sebelumnya. Laporan keuangan yang dianalisis dalam penelitian ini adalah laporan keuangan LPD Desa Pakraman Banyuning tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan transparansi dan akuntabilitas sistem informasi akuntansi dalam pelaporan keuangan LPD Desa Pakraman Banyuning sudah dapat menghasilkan sistem informasi yang baik. Sumber permodalan LPD Desa Pakraman Banyuning terdapat dari sumber modal sendiri dari anggota dan hibah dari pemerintah. LPD Desa Pakraman Banyuning mempertanggungjawabkan semua kegiatan dan kewajiban LPD pada saat Rapat Akhir Tahun (RAT). Pada saat Rapat Akhir Tahun, LPD Desa Pakraman Banyuning mengundang seluruh anggota LPD dan membahas tentang laporan keuangan LPD Desa Pakraman Banyuning. Itu menandakan bahwa LPD Desa Pakraman Banyuning transparan kepada anggota LPD dan akuntabel dalam menjalankan tugas. Kata Kunci : Transparansi, Akuntabilitas, SIA, Laporan Keuangan This research was aimed to finding out transparency and accountability of accounting information system in LPD Desa Pakraman Banyuning financial report. The type of data in this study was qualitative data type. The methods of data collection were interview, observation, and documentation. The data analysis technique was interactive model of analysis based on a previous library research. The analysis of financial report in this research was LPD Desa Pakraman Banyuning financial report 2014. The result showed that transparency and accountability of accounting information system in LPD Desa Pakraman Banyuning financial report can produce good information system. The capital of the LPD Banyuning village comes from the members and government grants. This LPD Banyuning village reports all the activities and obligations at the annual meeting. At the annual meeting, the LPD Banyuning village invites all LPD Banyuning village members and discusses the LPD Banyuning village financial report. This indicates that LPD Banyuning village is transparent to the members and accountable in performing its tasks. keyword : Transparency, Accountability, Financial Report
Co-Authors ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Damayanti Ni Putu ., Desak Putu Ayu Diah Dewantari ., Desak Putu Nitya Dewi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Ayu Putu Sri Indrawati ., Hairun Nisak ., I Dewa Ayu Kade Sandra Wati ., I Gede Andi Suta Darmawan ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Agung Gede Dharma Putra ., I Gusti Ayu Erika Pradini Putri ., I Gusti Ayu Rani Desi Andari ., I Kadek Dwi Gede Surya Widarta ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Astawa ., I Made Parta Cahya Semadi ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Putu Gede Arief Darmawan ., I Wayan Adi Suarnata ., I Wayan Edy Suputra ., Ida Ayu Ketut Susila Dewi ., Kadek Ari Saputra ., Kadek David Warisando ., Kadek Dodik Arianta ., Kadek Nanik Arismawati ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Septa Riadi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Sri Astiti ., Kadek Suambawa ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Suci Widiasri ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Sonia Kartika Dewi ., Komang Yeti Riani ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., M.Dwi Arisandi Arta ., Made Ella Sugiasmini ., Made Pebri Suwirsa ., Made Veni Irnayanti ., Made Wiradarma Setiawan ., Md Anggun Ayun Puspa ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., Ni Kadek Sumiyantini ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari ., Ni Luh Ayu Suaslioni ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., Ni Made Ayu Sawitri ., Ni Made Dewi Puspitasari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Artini ., Ni Nyoman Dhiras Hardyanti ., Ni Putu Ayu Primayanti ., Ni Putu Metta Gaurina ., Ni Putu Sri Widiutami ., Ni Putu Wira Ayu Pradnyani ., Ni Wayan Meres ., Nyoman Adi Hanggara ., Putu Adhitya Hari Wiguna ., Putu Agus Surya Wibawa ., Putu Crysma Virmayani ., Putu Dian Handayani ., Putu Dyan Sukmo Paramananda ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Hery Ardana Putra ., Putu Ivania Cecilia ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Dewi ., Putu Vera Lavenia ., Rani Rahmat ., Sarifah Muslikah Zen ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yerika Silvani Natalia Abdurrahman . Agus Purwanto . Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Gede Sugianthara Anastasia Indah Ayu Purnama . Ari Surya Darmawan Arzia Biwi . Asiyah . Ayu Damayanti Ni Putu . Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Komang Dewi Lestari . Darmada Dewa Kadek . Darmada Dewa Kadek ., Darmada Dewa Kadek Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Ayu Diah Dewantari . Desak Putu Nitya Dewi . Dirgayusa Sukma Putra . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Erni Yuliani . Erni Yuliani ., Erni Yuliani Evy Drivayanti Kadek . Gebby Yunita Wiguna . Gebby Yunita Wiguna ., Gebby Yunita Wiguna Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, SE.AK . gede angga restu diana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Ngurah Putra Darma Sesana . Gede Ngurah Putra Darma Sesana ., Gede Ngurah Putra Darma Sesana Gede Suliastwina Permana . Gede Suliastwina Permana ., Gede Suliastwina Permana Gede Widia Agustana . Gerry Hartajunika . Gerry Hartajunika ., Gerry Hartajunika Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Putu Sri Indrawati . Hairun Nisak . I B Angge Artadharma . I B Angge Artadharma ., I B Angge Artadharma I Dewa Ayu Kade Sandra Wati . I Gede Abdi Adnyanan Giri . I Gede Abdi Adnyanan Giri ., I Gede Abdi Adnyanan Giri I Gede Andi Suta Darmawan . I Gede Arya Satya Prattama . I Gede Oka Wiradana . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gede Tio Pratama . I Gede Tio Pratama ., I Gede Tio Pratama I Gusti Agung Gede Dharma Putra . I Gusti Ayu Erika Pradini Putri . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Rani Desi Andari . I Gusti Lanang Agung Musdananda . I Gusti Lanang Agung Musdananda ., I Gusti Lanang Agung Musdananda I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Agus Adytia Merta . I Kadek Agus Adytia Merta ., I Kadek Agus Adytia Merta I Kadek Dwi Gede Surya Widarta . I Kadek Endy Pardina Nova . I Kadek Endy Pardina Nova ., I Kadek Endy Pardina Nova I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Astawa . I Ketut Selamet Kelana Putra . I Ketut Selamet Kelana Putra ., I Ketut Selamet Kelana Putra I Komang Dodi Hersana . I Made Aldiasta . I Made Parta Cahya Semadi . I Made Pradana Adiputra I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Ediawan . I Nyoman Ediawan ., I Nyoman Ediawan I Nyoman Tri Esaputra . I Nyoman Tri Esaputra ., I Nyoman Tri Esaputra I Putu Eva Prasetya . I Putu Gede Arief Darmawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Sukendra . I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Adi Suarnata . I Wayan Edy Suputra . I Wayan Iwan Pradnyana . I Wayan Iwan Pradnyana ., I Wayan Iwan Pradnyana Ida Ayu Ketut Susila Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi . Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi ., Ida Ayu Putu Eka Puspita Dewi Ida Bagus Gede Sumardika . Ida Bagus Gede Sumardika ., Ida Bagus Gede Sumardika Indah Sathyaningsih Putu . Kadek Adi Suwandana . Kadek Adi Suwandana ., Kadek Adi Suwandana Kadek Ari Saputra . Kadek Ayu Pramita Dewi . Kadek Ayu Sinta Wijayantini . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek David Warisando . Kadek Dodik Arianta . Kadek Krisna Aris Pitasari . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Marlina Nalarreason . Kadek Nanik Arismawati . Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Ratna Mustika Sari . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Rudyana . Kadek Rudyana ., Kadek Rudyana Kadek Septa Riadi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Sri Astiti . Kadek Suambawa . Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Vera Damayanti . Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kd Dwi Nova Sucipta . Kd Dwi Nova Sucipta ., Kd Dwi Nova Sucipta Kd Dwi Pande Wahyuda . Kd Wiwik Wirayuni . Ketut Angga Yudiastrawan . Ketut Angga Yudiastrawan ., Ketut Angga Yudiastrawan Ketut Aristina Dewi . Ketut Suci Widiasri . Ketut Yeni Paramita Setianingsih . Komang Agus Wiriawan . Komang Ayu Satyaningsih . Komang Gede Suriani Suan Dewi . Komang Sonia Kartika Dewi . Komang Tri Resmini . Komang Triana Windartini . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri . Komang Try Wahyuni Kusuma Putri ., Komang Try Wahyuni Kusuma Putri Komang Yeti Riani . Lilya Andriani . Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Ardiana . Luh Artining Miradewi . Luh Eni Sulasmi . Luh Ida Agustini . Luh Ida Agustini ., Luh Ida Agustini Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Eka Prastyanti . Luh Putu Eka Prastyanti ., Luh Putu Eka Prastyanti Luh Putu Pitesa Wirawati . Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Tantowi Jauhari Nadlari . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih M.Dwi Arisandi Arta . Made Aditya Putra . Made Arie Wahyuni Made Ayu Darmayani . Made Buda Artana . Made Denny Oktariyana Made Ella Sugiasmini . Made Ernia Friskayanti . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Isma Pratiwi . Made Isma Pratiwi ., Made Isma Pratiwi Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita Made Pasek Swi Shantanu . Made Pebri Suwirsa . Made Veni Irnayanti . Made Wiradarma Setiawan . Made Wiradharma Swastyastu . Made Yogi Astuti . Made Yogi Astuti ., Made Yogi Astuti Mardiana - Maria S. Devi Rande . Maria S. Devi Rande ., Maria S. Devi Rande Md Anggun Ayun Puspa . Meyta Anggaraeni . Meyta Anggaraeni ., Meyta Anggaraeni Mudinillah, Adam Mujayanti Mandasari . Mujayanti Mandasari ., Mujayanti Mandasari N. Budhi Cyntia Dewi . N. Budhi Cyntia Dewi ., N. Budhi Cyntia Dewi Nadia Nesi Krisna Wardani . Ni Gusti Ayu Putu Sischa Monika Sari . NI GUSTI PUTU SARIANI . NI GUSTI PUTU SARIANI ., NI GUSTI PUTU SARIANI Ni Kadek Desi Dwiyantari . Ni Kadek Novianti . Ni Kadek Riana Trisna Dewi . Ni Kadek Riana Trisna Dewi ., Ni Kadek Riana Trisna Dewi Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sumiyantini . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Komang Apriska Widiana Putri . Ni Komang Apriska Widiana Putri ., Ni Komang Apriska Widiana Putri Ni Komang Laksmita Ayudiasari . Ni Komang Sri Wahyuni . Ni Luh Ayu Suaslioni . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Damayanti . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Novi Ekawati . Ni Luh Novi Ekawati ., Ni Luh Novi Ekawati Ni Luh Nyoman Ari Udiyanti . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita . Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita Ni Luh Putu Arin Astiari . Ni Luh Putu Asri Damayanti . Ni Luh Restini . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Suarmi . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ayu Pradnya Dewi . Ni Made Ayu Pradnya Dewi ., Ni Made Ayu Pradnya Dewi Ni Made Ayu Sawitri . Ni Made Dewi Puspitasari . Ni Made Shanti Widnyani . Ni Made Shanti Widnyani ., Ni Made Shanti Widnyani Ni Made Somertini . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Sukarmiasih . Ni Nyoman Artini . Ni Nyoman Dhiras Hardyanti . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Perayati . Ni Pt Intan Putri s . Ni Putu Ayu Primayanti . Ni Putu Eka Suratini . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Metta Gaurina . Ni Putu Sri Widiutami . Ni Putu Wira Ayu Pradnyani . Ni Wayan Della Praniti . Ni Wayan Meres . Ni Wayan Novi Budiasni . Ni Wayan Ristiani . Ni Wayan Ristiani ., Ni Wayan Ristiani Nyoman Adi Hanggara . Nyoman Adnyani . Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi . Nyoman Dewi Purnawati . Nyoman Dewi Purnawati ., Nyoman Dewi Purnawati Nyoman Ida Adriani . Nyoman Ida Adriani ., Nyoman Ida Adriani Nyoman Trisna Herawati Okky Safitri . Prasaja Suganda . Putu Adhitya Hari Wiguna . Putu Agus Surya Wibawa . Putu Crysma Virmayani . Putu Desy Natalia . Putu Desy Natalia ., Putu Desy Natalia Putu Diah Lestari . Putu Dian Handayani . Putu Dyan Sukmo Paramananda . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Gede Jurnaedi . Putu Hery Ardana Putra . Putu Ivania Cecilia . Putu Mery Oktaviyanti . Putu Putri Suriyani . Putu Ratih Pratiwi . Putu Ryan Damayanti . Putu Sukma Dewi . Putu Vera Lavenia . Putu Youdhitia Saraswati . Putu Yuni Juliani . Putu Yuni Juliani ., Putu Yuni Juliani Putu Yunita Saputri Dewi . Raden Mohamad Herdian Bhakti Raga Fahmy Darmawan . Rani Rahmat . Robin Gita Mandira . Sarifah Muslikah Zen . Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Tengku Malinda Oktaviani . WANGI WIRATMI . Yerika Silvani Natalia . Yunita Indrawati Kadek . Yunita Indrawati Kadek ., Yunita Indrawati Kadek