M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. .
Unknown Affiliation

Published : 182 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD No. 2 TUBAN ., I Ketut Catur Adiguna; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3482

Abstract

Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran accelerated learning mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD No. 2 Tuban. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No. 2 Tuban yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VA yang jumlah siswanya 35 dan kelas VB yang jumlah siswanya 33. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian adalah uji –t. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran accelerated learning mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD No. 2 Tuban. Hal tersebut terbukti dengan hasil thitung lebih dari pada ttabel yaitu 2,13 > 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas Kontrol yaitu sebesar 79,33 > 72,71 Dengan demikian model pembelajaran accelerated learning mind mapping memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 2 Tuban tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran accelerated learning mind mapping, pembelajaran Konvensional, hasil belajar IPA This study was aimed to determine significant differences science learning outcomes of students who take accelerated learning mind mapping learning with students who take conventional learning in class V SD No.2 Tuban. This research is a quasi experimental research or Quasi-Experiment with using design Nonequivalent Control Group Design. The samples in this study were all students of class V SD No.. 2 Tuban which consists of two classes, namely the number of students VA class 35 and class 33 VB that number of students. Analysis of the data used to analyze the results of the study are the t-test. Based on the results of the data analysis of this study concluded that there are significant differences in science learning outcomes of students who take accelerated learning mind mapping learning with students who take conventional teaching fifth grade elementary school student No. 2 Tuban. This is proved by the results of t over the ttable ie 2.13> 2.000 with an average acquisition value of learning science class experiment results higher than the control class that is equal to 79.33> 72.71 Thus the accelerated learning model of learning mind mapping gives significant effect on the results of the fifth grade students learn science elementary No. 2 Tuban academicyear2013/2014. keyword : accelerated learning model learning mind mapping, Conventional learning, learning outcomes IPA
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IVB SDN 17 DAUH PURI TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Putu Diantari; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3506

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika melalui penerapan pendekatan pembelajaran konstruktivistik pada siswa kelas IVB SDN 17 Dauh Puri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 17 Dauh Puri Tahun Ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 38 orang siswa. Data penelitian tentang hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan rata-rata keaktifan belajar matematika pada pra siklus = 6,74 berada pada kriteria kurang aktif berikutnya pada siklus I =10,37 berada pada kriteria cukup aktif dan mengalami peningkatan sebesar 4,03 pada siklus II menjadi =14,40 tergolong pada kriteria aktif. Dan hasil belajar pada pra siklus ke siklus I mengalami peningkatan sebesar 4,31 % kemudian siklus I ke siklus II sebesar 10,60 % yaitu pada pra siklus hasil belajar siswa sebesar 65,79 % siklus I hasil belajar siswa 70,10 % dan pada siklus II mencapai 80,70 % yang berada pada kriteria tinggi. Ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari pra siklus ke siklus I sebesar 15,79 % yaitu pada pra siklus sebesar 65,79 % menjadi 81,58% dan meningkat sebesar 18,42 %, mencapai 100% pada siklus II sehingga kriteria keberhasilan yang ditetapkan sudah tercapai. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah melalui Penerapan Pendekatan Konstruktivistik dapat Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IVB SDN 17 Dauh Puri Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Kata kunci : pendekatan pembelajaran konstruktivistik, keaktifan, dan hasil belajar. Abstract This study aims to improve the activity and mathematics student learning outcomes through the application of constructivist learning approaches IVB grade students of SDN 17 Dauh Puri. This study uses action research design conducted in two cycles . The subjects were students in grade IVB SDN 17 Dauh Puri Academic Year 2013/2014 which consisted of 38 students . Research data on learning outcomes was collected using test methods and methods of observation . Data were analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis method . The results of the analysis of the data shows the average activity of learning mathematics in pre cycle =6,74 criteria are less active the next of the first cycle =10.37 was quite active on the criteria and an increase of 4.03 in the second cycle becomes = 14.40 belong to the active criteria . And learning outcomes has increased from pre cycle to first cycle is 4,31 % and from the first cycle into second cycle increased is 10.60 % that is the pre cycle of student learning outcomes is 65,79 %, student learning outcomes in first cycle is 70,10 %, and the second cycle is 80,70 % which is at the high criteria. Classical completeness also increased from pre cycle is 15,79 % that is in the pre cycle 65,79 % inton 81,58 % and increased of 18,42 % into 100 % in second cycle into 100 % so that the defined success criteria have been achieved. Thus, the conclusion from this study is through the application of Constructivistic Approach to Enhance Motivation and Learning Outcomes in Mathematics in IVB Grade Students of SDN 17 Dauh Puri Academic Year 2013/2014. keyword : Keywords : constructivist learning approach , liveliness , and learning outcomes .
Penerapan Model Accelerated Learning Berbantuan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. ., I Putu Sumardika; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar IPA melalui penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif pada siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar, (2) meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif pada siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Data penelitian tentang aktivitas dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan data hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes, kemudian data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 69,8% kategori "cukup aktif" terjadi peningkatan sebesar 12, 73% pada siklus II menjadi 82,53% kategori "aktif". (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I skor rata-rata sebesar 69,32 dengan persentase 69,32% kategori "sedang", terjadi peningkatan sebesar 12,5% pada siklus II menjadi rata-rata hasil belajar siswa sebesar 81,82 dengan persentase 81,82% kategori "tinggi". Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Kata Kunci : model accelerated learning, multimedia interaktif, aktivitas belajar, dan hasil belajar. The purpose of this research to (1) increase the science learning activity by using accelerated learning model assisted by interactive multimedia on fourth grade students of SDN. 13 Dauh Puri Denpasar, (2) increase the learning result of science learning by using accelerated learning model assisted by interactive multimedia on fourth grade students of SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Desain of this study is classroom action research conducted in two cycles.The research data on the activity collected using observational methods and student learning result data collected using the test method, then the data is analyzed by descriptive. The results of this research is showed (1) an increase in the average percentage of student learning activities in the first cycle of 69,8% moderately active category, an increase of 12,73% in the second cycle becomes 82,53% of active category. (2) an increase in student learning result, namely in the first cycle an average score of 69,32 with a percentage of 69,32% medium category an increase of 12,5% of student learning result in the second cycle to an average of 81,82 with a percentage of 81,82% high category. It can be conclude with the implementation of a model of accelerated learning assisted interactive multimedia instructional can increase the activities an learning result science of the fourth grade students in SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. keyword : accelerated learning, interactive multimedia, learning activities and learning result.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI AKTIVITAS SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Luh Nunik Ardhayani; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran berorientasi aktifitas dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V Semester 2 Gugus Sayan Ubud Kabupaten Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu menggunakan desain penelitian “Nonequievalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas V yang ada di Gugus Sayan Ubud dengan jumlah 151. Untuk pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Random Sampling yang dirandom adalah kelas yang terdapat di Gugus Sayan Ubud yaitu SD N 3 Sayan sebagai kelompok kontrol sebanyak 31 orang siswa dan SD N 4 Sayan sebagai kelompok eksperimen sebanyak 34 orang siswa. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji-t. Analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat ditunjukkan bahwa thitung = 7,897 > ttabel ( =0,05, 63) = 2,000 dengan nilai rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen X = 83,32 > X = 77,42. kelompok kontrol sebesar 77,42. Dengan demikian, dapat disimpulkan strategi pembelajaran berorientasi aktivias siswa berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V semester 2 Gugus Sayan Ubud Kabupaten Gianyar tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa, hasil belajar This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students who take the social studies teaching strategy oriented activities with the students who follow the conventional learning in fifth grade 2 Semesters Gugus Sayan Ubud Gianyar Academic Year 2013/2014. This study is a quasi-experimental research design "Nonequievalent Control Group Design". The population in this study is that the entire fifth grade students at Gugus Sayan Ubud with number 151. For sampling conducted by random sampling technique were randomized classes contained in Gugus Sayan Ubud that is SD N 3 Sayan as much as the control group of 31 students and SD N 4 Sayan as an experimental group of 34 students. Analysis of the data used to test the hypothesis of this study is the t-test. Analysis of the data showed that there were significant differences in learning outcomes of students who take social studies teaching strategy oriented student activities with the students who follow the conventional learning. It can be shown that tcount = 7.897> ttable (= 0.05, 63) = 2.000 with an average value oflearning outcomes IPS experimental group was X = 83,32 > X = 77,42 the control group .Thus, we can conclude aktivias oriented learning strategies affect student learning outcomes of IPS at fifth grade 2 semesters Gugus Sayan Ubud Gianyar academic year 2013/2014.keyword : aktivias student-oriented learning strategies, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE DENGAN TIME BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V GUGUS 2 DENPASAR TIMUR ., Putu Gde Pande Rahmalika; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh SD siswa kelas V yang terdapat di Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SDN 17 Dangin Puri A dan siswa kelas V SDN 28 Dangin Puri A yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 4,7003 sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (4,7003>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014 Kata Kunci : Inside Outside Circle ,multimedia, hasil belajar, dan IPA. This research have a purpose to know the significant of difference the result of the science study between student used by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at elementary school (SD) grade V Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. The kind of this research is classified to quasi experiment research with Nonequivalent control group design. The research is using all of student grade V in SD Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. It is using a sample from student grade V SDN 17A and SDN 28A Dangin Puri taken by random sampling technique. In this research i use test method to collect the data and analyze technique used t-experiment. The result of the data showed that the different significantly about the result of science study between student studied by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning. The result of hypothesis experiment achievement for tcount is 4,7003 while the point of ttable is 2,00. From it calculation we can be seen that tcount > ttable (4,7003 > 2,00). Based on the difference of that we can taking the conclusion is there significant difference result of the science study between student learned by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at grade V SD Gugus II Denpasar Timur 2013/2014. keyword : Inside Outside Circle, multimedia, learning achievement, and science.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 6 PANJER ., Putu Arie Pertiwi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent control group design. Populasinya adalah siswa kelas IV SDN 6 Panjer berjumlah 136 siswa dengan sampel kelas A yang berjumlah 39 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas C yang berjumlah 39 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara tes. Tes yang digunakan disusun sendiri oleh peneliti dan sebelum digunakan terlebih dahulu divalidasi meliputi validitas isi, daya beda, indeks kesukaran dan reliabelitas. Data yang didapat dari hasil pemberian tes kemudian dianalisis menggunakan uji t dengan jumlah sampel berbeda.Sebelum dilakukan uji t terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan homogenitas.Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV sekolah dasar nomor 6 Panjer. Ini dilihat dari perbedaan nilai rata-rata kelompok eksperimen yang lebih tinggi dari nilai rata-rata kelompok kontrol. Sementara uji hipotesis dilakukan dengan uji t, dimana t htumg = 3.89 sedangkan t tabel = 2.00. Karena t hitung ¬> t tabel maka Ha diterima, itu berarti terdapat pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar nomor 6 Panjer. Kata Kunci : pendekatanl pembelajaran Kontekstual, hasil belajar IPA Application Contextual Teaching Learning Model Of Learning Outcomes Sains Primary Class IV. This study aimed to analyze the differences in outcome between groups of students learn science learning using contextual teaching learning and students who learn using conventional learning models . The study was a quasi-experimental research disign with posttest only control group disaign. Its population is the fourth grade students of SDN 6 Panjer totaled 136 students at class A samples that were 39 students as a class experiment and class C totaling 39 students as classroom control. Collecting data in this study done by the test . The tests used compiled by researchers and validated prior to first use include content validity , the power difference , difficulty index and reriabellitas. The data obtained from the administration of the test was analyzed using a t test with different sample sizes. Before the test first tested the prerequisites which include tests of normality and homogeneity. The results show there are significant implementation contextual teaching learning against the results of fourth grade students learn science cluster elementary schools number 6 Panjer. It is seen from the difference in the average value of the experimental group were higher than the average value of the control group . While hypothesis testing is done with the t test , where t htumg = 3.89 = 2.00 while the t table. Because ¬ t > t table then Ha is accepted, it means that there are significant implementation of contextual teaching learning on science learning outcomes of primary school students of class IV Panjer. keyword : contextual teaching learning, learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Putu Eka Yulistiana Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Disain yang digunakan yaitu Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Gugus II Tampaksiring. Adapun sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu SDN 1 Tampaksiring sebagai kelas eksperiment dan SDN 6 Tampaksiring sebagai kelas kontrol yang di ambil dengan teknik Random Sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan uji-t. Hasil dari analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dari hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 5,086, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (5,086>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : GGE,gambar, Hasil belajar, dan IPS This study aims to determine significant differences between studens’s lerarning outcomes IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014. This research includes experimental studies. Design used is Non Equivalent Control Group Design. Population in this study is SD Gugus II Tampaksiring. The sample used in this study is SDN 1 Tampaksiring as the experimental class and the clas control is SDN 6 Tampaksiring as the control class taken with random sampling technique. Methods used to collect the data is a test. Analytical technique used is the t-test. Result of data analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned IPS through coopertive learning model Group To Group (GGE) aided drawing media with students that learned through cooperative learning STAD. Of hypothesis test results obtained tcount of 5,086, while the table is the value of t 2,00. Of these calculations can be seen that tcount > ttable (5,086>2,00). Based on these differences can be concluded that there is a significant effect of learning outcomes between student that learned IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014.keyword : GGE,image, learning achievement and IPS.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN MEDIA FLASH CD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEMESTER I SD NEGERI 6 SUKAWATI ., Dewa Gede Oka Sudewa; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 dan (2) meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri 6 Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 6 Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 18 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa dan (2) tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar Matematika siswa meningkat. Pada siklus I, persentase rata-rata motivasi belajar sebesar 75,62%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II persentase rata-rata motivasi belajar siswa mencapai 81,85% dan (2) hasil belajar Matematika siswa meningkat dimana persentase tingkat hasil belajar siswa pada siklus I baru mencapai 74,33% dan ketuntasan belajar secara klasikal menjadi 86,78%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II ternyata persentase rata-rata hasil belajar siswa mencapai 86,78% dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 88,88%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan Implementasi Model Pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Flash CD dapat meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika pada Pada Siswa Kelas V Semester I SD Negeri 6 Sukawati. Kata Kunci : model pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Flash CD,motivasi belajar matematika, dan hasil belajar matematika This study aims to: (1) to improve students motivations in studying math in grade V SDN 6 Sukawati in academic year 2014/2015 in the application of Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media, (2) to improve math learning outcome in grade V SDN 6 Sukawati in academic year 2014/2015 in the application of Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. The subject is 18 students grade V SDN 6 Sukawati in the academic year 2014/2015. Data collection in this study was conducted by (1) questionnaire to determine students' motivation, (2) test to determine students' mathematics learning outcomes. In this study, data analysis was conducted using quantitative descriptive analysis. The results show that (1) students motivationin in studying improve. In cycle I the percentage of students motivation 75, 62% and in the end of cycle II the percentage improve to 81,85 %, (2) outcomes of learning mathematics where the percentage of students increased level of student learning outcomes in the first cycle reaches 74.25% and mastery learning classically be 77.78%, after the second cycle executed action turns the average percentage of student learning outcomes reached 83.25% and mastery learning classical reaches 88.88%. Based on these results it can be concluded that with the implementation of Creative Problem Solving Model Learning with Flash Media CD can increase Motivation and Learning Outcomes in Mathematics in the Grade of Elementary School V Semester 6 Sukawati. keyword : Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media, Math Motivation and Math Learning Outcome
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS IV SD NEGERI 3 SEBATU, GIANYAR ., Ex Putu Jaya; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division ( STAD ) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 3 Sebatu Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 terdiri atas 52 siswa. Setelah dilakukan uji kesetaraan sampel sebanyak 46 siswa dipilih sebagai sampel. Dengan teknik random sampling diperoleh siswa kelas Iva sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas Ivb sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn dikumpulkan melalui tes objektif yang terdiri dari 20 butir soal,dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran Kooperatif tipe STAD dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran Konvensional, dengan thitung sebesar 6,068 dan ttabel sebesar 2,00. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar PKn di kelas IV SD Negeri 3 Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten GianyarKata Kunci : Pembelajaran Kooperatif, STAD, hasil belajar, PKn The porpuse of this study is wanted to know the difference of PKn Learning Outcome between students following Cooperative Learning model of student teams achievement division ( STAD ) type and student following conventional model. This study was experiment research with post-test only control group design. The population of this study was all of students in fourthgrade of SD Negeri 3 Sebatu at Tegallalang district, Gianyar Regency on academic year 2013/2014, consisted of 52 person. After being done the sample equivalence test, 46 students were selected to be sample. By using sampling random technique, students in class of Iva as the experimental group and student in class IVb as the control group. PKn Learning outcome data was obtained by objective tes consisted of 20 items, and then was analyzed by using descriptive and inferential statistic. The result of this study show that there is significance difference of learning outcome between student following cooperative learning model of STAD type and student following conventional model, with tobs 6,068 dan ttab 2,00. Based on the result, can be concluded that learning cooperative model of STAD type give an effect to the PKn learning outcome in fourth grade of SD Negeri 3 Sebatu at Tegallalang district, Gianyar regencykeyword : Cooperative learning, STAD, learning outcome, PKn
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS IV SD NEGERI 3 SEBATU, GIANYAR ., Ex Putu Jaya; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division ( STAD ) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 3 Sebatu Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 terdiri atas 52 siswa. Setelah dilakukan uji kesetaraan sampel sebanyak 46 siswa dipilih sebagai sampel. Dengan teknik random sampling diperoleh siswa kelas Iva sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas Ivb sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn dikumpulkan melalui tes objektif yang terdiri dari 20 butir soal,dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran Kooperatif tipe STAD dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran Konvensional, dengan thitung sebesar 6,068 dan ttabel sebesar 2,00. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar PKn di kelas IV SD Negeri 3 Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten GianyarKata Kunci : Pembelajaran Kooperatif, STAD, hasil belajar, PKn The porpuse of this study is wanted to know the difference of PKn Learning Outcome between students following Cooperative Learning model of student teams achievement division ( STAD ) type and student following conventional model. This study was experiment research with post-test only control group design. The population of this study was all of students in fourthgrade of SD Negeri 3 Sebatu at Tegallalang district, Gianyar Regency on academic year 2013/2014, consisted of 52 person. After being done the sample equivalence test, 46 students were selected to be sample. By using sampling random technique, students in class of Iva as the experimental group and student in class IVb as the control group. PKn Learning outcome data was obtained by objective tes consisted of 20 items, and then was analyzed by using descriptive and inferential statistic. The result of this study show that there is significance difference of learning outcome between student following cooperative learning model of STAD type and student following conventional model, with tobs 6,068 dan ttab 2,00. Based on the result, can be concluded that learning cooperative model of STAD type give an effect to the PKn learning outcome in fourth grade of SD Negeri 3 Sebatu at Tegallalang district, Gianyar regencykeyword : Cooperative learning, STAD, learning outcome, PKn
Co-Authors ., A A Istri Ratna Dewi ., Anak Agung Sri Krisna Dewi ., Desak Made Ayu Sri Anggreni ., Dewa Ayu Ari Yuliana ., Gadys Nazilati Milayka ., I Gede Bagus Angga Pradnyana ., I Kadek Wira Surya Adnyana ., I Made Rai Widhiana Aptinata ., I Nyoman Barga Satriawan ., I Wayan Mei Cahyadi ., Kadek Lia Utami ., Kadek Linda Widarini ., Kadek Novita Yanthi ., Luh Putu Eka Sari ., Luh Putu Lusiani ., Ni Kadek Dwi Ari Safitri ., Ni Kadek Eni Suryaningsih ., Ni Ketut Ayu Anggreni ., Ni Ketut Ayu Putri Sandra Dewi ., Ni Komang Dewi Arianti ., Ni Luh Dara Kumala ., Ni Luh Komang Mulya Dewi ., Ni Luh Yesi Oktaviari ., Ni Made Ayu Putri Maharani ., Ni Made Juwita Dewi ., Ni Made Sri Rahayu ., Ni Made Yulia Dewi ., Ni Nyoman Puspayani ., Ni Nyoman Trisna Wijayanti ., Ni Pt Anggi w ., Ni Putu Candra Kusumayanti ., Ni Putu Eka Sudianti ., Ni Putu Intan Pratiwi ., Ni Putu Linda Antari ., Ni Putu Sariasih ., Pande Nyoman Rudi Yuliana ., Putu Palguna Wesnawa ., Putu Putri Agustini ., Sang Ayu Ketut Desi Arini ., Sang Made Sugiarta Dewa Gede Oka Sudewa . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Drs. Nyoman Wirya . Ex Putu Jaya . GM Putra Aristyadharma . Gusti Ayu Wulan Trisnayanti ., Gusti Ayu Wulan Trisnayanti I Dewa Ayu Agung Mirayanthi . I Gusti Ayu Agung Adiputri . I Gusti Ayu Cahyani Ari Putri . I Gusti Ayu Riani Wisesa . I Kadek Marga Sastrawan . I Ketut Ardana I Ketut Catur Adiguna . I Komang Agus Sethiawan . I Komang Ngurah Wiyasa I Made Agus Adi Suteja ., I Made Agus Adi Suteja I Nengah Suadnyana I Nyoman Hadi Suanta Budaya . I Putu Sumardika . I Wayan Parnata . I Wayan Reji Yasa . I Wayan Sujana I Wayan Sukadana ., I Wayan Sukadana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Kadek Saridewi . Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Sukandheni . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Ayu Mas Yunitasari . Maria Goreti Rini Kristiantari Ni Kadek Kariani . Ni Kadek Mei Hendrawati . Ni Kadek Puriniawati . Ni Kadek Suci Suriani . Ni Luh Ari Sulastini . Ni Luh Eka Artini . Ni Luh Nunik Ardhayani . Ni Luh Putu Sri Dharma Ningsih ., Ni Luh Putu Sri Dharma Ningsih Ni Luh Putu Yaspita Dewi . Ni Luh Sri Rahayu . Ni Luh Widya Restuti ., Ni Luh Widya Restuti Ni Made Dwi Lestarini ., Ni Made Dwi Lestarini Ni Made Santika Ulandari . Ni Made Trisnayanti ., Ni Made Trisnayanti Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sri Wahyuni . Ni Putu Diantari . Ni Putu Pra Pajarini . Ni Putu Sri Pratiwi . Ni Wayan Ardiani . Ni Wayan Pramiti . Ni Wayan Suniasih Nihayanti ., Nihayanti Pande Putu Ayu Virga Yanti ., Pande Putu Ayu Virga Yanti Putu Arie Pertiwi . Putu Ayu Triastini ., Putu Ayu Triastini Putu Eka Yulistiana Dewi . Putu Gde Pande Rahmalika . Putu Wahyudhiatmika ., Putu Wahyudhiatmika Ratih Kumalasari . Wayan Adiana Utama .