M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. .
Unknown Affiliation

Published : 182 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DISIPLIN BELAJAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 SISWA KELAS V SD NEGERI 3 PENATIH ., Putu Ayu Triastini; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5048

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan disiplin belajar, (2) mendeskripsikan hambatan disiplin belajar, dan (3) mendeskripsikan solusi terhadap disiplin belajar dalam proses pembelajaran tema sejarah peradaban Indonesia dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 siswa kelas V SDN 3 Penatih. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Penatih sebanyak 44 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif secara umum menggunakan langkah dari Miles dan Huberman. Berdasarkan analisis data melalui observasi, triangulasi hasil wawancara guru dan siswa , serta kuesioner yang telah dilakukan, dan triangulasi teknik ketiga metode, maka diperoleh hasil penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh adalah rata-rata nilai observasi dan kuesioner yaitu 3.63 dan 3.35. Setelah dikonversi, rata-rata nilai tersebut tergolong A- (sangat baik). Sedangkan dari wawancara hanya diperoleh 4 hal yang masih perlu dibina kedisiplinannya. Hambatan-hambatan yang dialami siswa diperoleh melalui hasil wawancara dari guru dan siswa yang sudah ditriangulasikan. Terdapat 10 hambatan, 4 hambatan yang berasal dari internal siswa dan 6 hambatan yang berasal dari eksternal siswa. Solusi yang dilakukan guru didapat dari wawancara, khususnya wawancara dari guru. Terdapat 10 solusi yang secara umum terdiri atas pemeriksaan tugas, pengawasan, serta teguran dengan cara menanamkan disiplin secara demokratis. Maka, dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan siswa kelas V SD Negeri 3 Penatih terkategori sangat baik. Kata Kunci : disiplin, hambatan, kurikulum 2013, pendekatan saintifik, solusi This descriptive reasearch was aimed to (1) described learning discipline, (2) described learning discipline obstacle, and (3) described solution of learning discipline in learning process theme Indonesian culture history with scientific approach on 2013 curriculum students in class V SD Negeri 3 Penatih. Subject from this reasearch was students in class V SD Negeri 3 penatih as many as 44 students. Collection data methode which was used were observation, interview, and quesioner. Data was analysed generally by steps from Miles and Huberman and used descriptive qualitative technique and quantitative technique. Based on data analyses through observtion, teacher and student interview triangulation, quesioner that had been done, and all methodes triangulation, so the result of this reasearch could be gained. Results of this reasearch were (1) discipline of students in class V SD Negeri 3 penatih was categorized excellent based on data analysis that has been done. Average of observation and quesioner which was gained 3.63 dan 3.35 classified to A- (excellent) and from teacher and student’s interview triangulation. Discipline obstacles are came from student’s internal as many as 4 aspects, and 6 aspects from student’s external. Solution was done by teacher was gained from interview, especially from teacher interview. There were 10 solutions which generally consisted of task checking, supervision and reprimand from teacher with democratically discipline method. So, from this reasearch could be concluded that discipline of student in class V SD Negeri 3 penatih was categorized excellent. keyword : discipline, obstacle, 2013 curriculum, scientific approach, solution.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENANYA PADA PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 (TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA) DI KELAS V SD NEGERI 7 SESETAN TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Putu Wahyudhiatmika; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5109

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menanya pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Sejarah Peradaban Indonesia) di Kelas V SD Negeri 7 Sesetan Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian, siswa kelas V SD Negeri 7 Sesetan yang berjumlah 76 orang. Teknik penentuan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga seluruh populasi adalah sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan siswa dalam menanya lebih dominan pada pengetahuan faktual. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data kemampuan menanya siswa menggunakan tabel taksonomi yang kemudian dikonversikan dalam PAP skala 4 diperoleh nilai pengetahuan faktual yaitu 3,6 dengan kategori sangat baik, sedangkan perolehan nilai pengetahuan konseptual adalah 0,3 dengan kategori kurang, nilai pengetahuan prosedural 0,1 dengan kategori kurang, dan nilai pengetahuan metakognitif adalah 0 dengan kategori kurang. Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menanya pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Sejarah Peradaban Indonesia) di Kelas V SD Negeri 7 Sesetan Tahun Ajaran 2014/2015 adalah dominan pada pengetahuan faktual dengan kategori sangat baik secara generalisasi.Kata Kunci : kemampuan siswa, menanya, dan pendekatan saintifik The purpose of this research was to describe students ability in asking questions during study using scientific approach for curriculum 2013 (Tema: Sejarah Peradaban Indonesia) in grade 5th SD Negeri 7 Sesetan in 2014/2015 academic year. This was a descriptive qualitative research with subjects of 76 students. We use the whole student population as our sample. Data were collected through observation, interviews, and documentation which were then analyzed using descriptive qualitative approach. Derived our conclusion, we analyzed such ability asking question using taxonomy table which is mapped to PAP scale with maximum scale of 4. Factual knowledge has a score of 3.6 which is very good, whereas conceptual, procedural, and meta-cognitive scores are 0.3, 0.1 and 0, respectively, which are poor. This shows that our subjects ability in asking questions during study using scientific approach for curriculum 2013 (Tema: Sejarah Peradaban Indonesia) in grade 5th SD Negeri 7 Sesetan in 2014/2015 academic year is dominantly on factual knowledge, with very good level of competence.keyword : students' ability, asking questions, scientific approach
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA KELAS IV DI SDN 5 SANUR DALAM KEGIATAN MENCOBA PEMBELAJARAN TEMA CITA-CITAKU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 ., Ni Made Trisnayanti; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA dan IVB SDN 5 Sanur. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam mencoba dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mencoba dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk memperoleh data kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajaran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, wawancara dilakukan untuk memperoleh data kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajaran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, dokumentasi digunakan untuk melengkapi data observasi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba yaitu sudah mendekati indikator (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba adalah faktor intern dan faktor ekstern. Kata Kunci : kemampuan siswa, mencoba, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013. This research aims to describe (1) the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku to scientific approaches in the curriculum of 2013 (2) factors that influence the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku with scientific approach on the curriculum of 2013. The design of this research is a descriptive qualitative. The subject of this study are grade the IVA and IVB SDN 5 Sanur. The object of this research is the ability of the students in the scientific approach to try with the curriculum of 2013, and the factors that affect the ability of the students in the scientific approach to try with the curriculum of 2013. Data collection techniques used are observation, interview and documentation. The observation is done to obtain data on the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try learning theme scientific approach with themes Cita-Citaku on the curriculum of 2013, an interview is conducted to obtain data ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try learning theme scientific approach with themes Cita-Citaku on the curriculum of 2013 and the factors that affect the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku to scientific approaches in the curriculum of 2013, the documentation used to complement the data of observation. Further data analysis was done with three stages, namely the reduction of the data, the presentation of the data, and draw conclusions. The results showed (1) the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN tried that already approaches the indicator (2) factors that influence the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try internal factors and factors are external. keyword : Ability students, scientific approach try, and the curriculum is 2013.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM KEGIATAN MENGAMATI PADA PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 TEMA LINGKUNGAN BERSIH, SEHAT DAN ASRI KELAS I DI SDN 8 PADANGSAMBIAN ., Ni Made Dwi Lestarini; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan siswa dalam mengamati,  dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengamati pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 tema lingkungan bersih, sehat dan asri  kelas I di SDN 8 Padangsambian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN 8 Padangsambian. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam mengamati dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengamati pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa dalam kegiatan mengamati yang dianalisis dari aspek observasi dan angket dengan tiga aspek termasuk kategori sangat baik (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam kegiatan mengamati adalah adanya faktor yang berasal dari dalam meliputi faktor panca indra, intelegensi, gaya belajar, minat, dan motivasi, serta  faktor dari luar siswa  meliputi sarana dan prasarana, keluarga, guru dan lingkungan sosial siswa di sekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) Kemampuan siswa kelas I di SDN 8 Padangsambian  dalam kegiatan mengamati pada  pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 termasuk kategori sangat baik (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengamati adalah faktor yang berasal dari dalam dan dari luar siswa. Siswa disarankan agar membiasakan diri untuk mengamati pada saat pembelajaran. Guru disarankan agar lebih melatih, mengupayakan dan memfasilitasi kemampuan siswa dalam mengamati.Kata Kunci : kemampuan siswa, kegiatan mengamati, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013. This study aimed to described (1) student’s ability of observation activites in learning, and (2) factors that affected student’s ability of observation activities in learning with scientific approach in curriculum 2013 theme lingkungan bersih, sehat dan asri  on 1st class in SDN 8 Padangsambian. The subjects of this study were student’s class in 1st SDN 8 Padangsambian. Objects of this study were student’s ability of observation activites, and factors that affected student’s ability of observation activites in learning with scientific approach in curriculum 2013.  Techniques of collected the data which used were observation, interview, and questionnaire. The analysis technique used descriptive qualitative. The results of this study showed  (1) student’s ability of observation in learning that analyzed from aspects of observation and questionnaire from three aspectts included in best categories (2)The factors that affected students’ ability of observation activities were the factors came from inside  such as five sense, intelligence, interest, and motivation,  and outside of the students, such as facilities and infrastructure, family, and the social environment student’s in the school. The conclusion of this study that (1) student’s ability of observation in learning  with scientific approach in curriculum 2013 included in best categories (2)The factors that affected students’ ability of observation activities were the factors came from inside and outside of the student’s. Student’s suggested to got used to observation activities in learning. Teachers suggested to gave more efforts and facilitated  students’ ability in observation activities. keyword : students’ ability, observation activities, scientific approach, and curriculum 2013
ANALISIS SIKAP SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA KELAS V DI SEKOLAH DASAR NEGERI 28 DANGIN PURI ., I Made Agus Adi Suteja; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5163

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan sikap siswa dalam proses pembelajaran, (2) mendeskripsikan hambatan dalam mengembangkan sikap siswa, dan (3) mendeskripsikan solusi terhadap sikap siswa dalam proses pembelajaran tema sejarah peradaban Indonesia dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 siswa kelas V. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 28 Dangin Puri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) dari 9 aspek sikap siswa, sebagian besar siswa sudah mulai konsisten menunjukan sikap spiritual dan sikap sosial (2) Hambatan dalam mengembangkan sikap siswa berasal dari internal siswa sebanyak 5 aspek, dan 5 aspek dari eksternal siswa. (3) Solusi yang telah dilakukan guru sebanyak sembilan hal, yang secara umum tergolong ke dalam nasehat dan pengawasan serta teguran dari guru. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Siswa sudah mulai konsisten menunjukan sikap beriman taqwa, jujur, disiplin, toleransi, gotong royong, percaya diri, tanggung jawab, santun dalam proses pembelajaran. (2) Hambatan dalam mengembangkan sikap yang ada berasal dari faktor internal siswa dan eksternal siswa. (3) Solusi yang telah dilakukan adalah nasehat, pegawasan serta teguran dari guru.Kata Kunci : Sikap Spiritual, Sikap Sosial , hambatan, kurikulum 2013, solusi. This descriptive research was aimed to (1) described attitudes of students in learning process, (2) describe the obstacles in developing attitudes of students in the learning process, and (3) describe a solution to the attitudinal obstacles in the learning process theme Indonesian Culture History with scientific approach on 2013 curriculum 5th Class Elementary School 28 Dangin Puri. Subject from this research was students in 5th class Elementary School 28 Dangin Puri as many as students. Collection data method which was used were observation, interview, and questioner. Data was analyzed by descriptive qualitative technique. Results of this research were (1) Of the nine aspects of the attitudes of the students, most have startded to consistently showed an attitudes spiritual and social attitudes, (2) Obstacles to developing student’s attitudes were came from the internal as many as 5 aspects, and 5 aspects from student’s external, (3) Attitudes solution which was done were advice, supervision and reprimand from teacher. The conclusion of this research were (1) Students have started to consistently show the attitude of religious, honest, discipline, tolerance, mutual cooperation, confidence, responsibility, courtesy in the learning process. (2) Constraints in developing an attitude that is derived from internal factors students and external students. (3) The solution that has been done is counsel, pegawasan and reprimand from the teacher . keyword : spiritual Attitude, Social Attitudes, obstacle, curriculum 2013, Solution.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGASOSIASI PADA PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 (TEMA AIR, BUMI DAN MATAHARI) DI KELAS II SD NEGERI 14 DAUH PURI KECAMATAN DENPASAR BARAT (TAHUN AJARAN 2014/2015) ., Nihayanti; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5551

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Air, Bumi dan Matahari) di Kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 42. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Air, Bumi dan Matahari) di Kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015 tergolong mengasosiasi secara induktif kategori generalisasi hal ini didukung oleh persentase rata – rata kemampuan mengasosiasi siswa yang tergolong baik secara tertulis adalah 83,34%, sedangkan siswa yang tergolong amat baik 16,66%. Kemudian faktor yang mempengaruhi kemampuan mengasosiasi siswa diantaranya minat dan motivasi siswa yang sangat tinggi dalam mengikuti proses pembelajaran dan peran guru dalam membimbing siswa ketika proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (tema air, bumi dan matahari) di kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015 adalah baik secara generalisasi.Kata Kunci : kemampuan, siswa, mengasosiasi, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013 The purpose of this study was to examine (1) describe the student`s competence in associating on the process of learning with scientific approach in the curricullum 2013 (themes of water, earth, and sun) for the class II of SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat. (2) describe some factors that affects the student`s ability in associating on the process of learning with scientific approach in the curricullum 2013. This study was descriptive study that has 42 students as a subject of research for the students of class II of SD SD Negeri 14 Dauh Puri in the school year 2014/2015. In this study, a technique for collecting data were using observation, interview, questionnaire opened, and documentation. Analysis data was using a qualitative and quantitative approach. For the result of this study display that the student`s capability in assocaiting on the process of learning was generalizability inductive category. This case was supported by an average of student`s associating with writing presentation were 83,34% for good students and the poor students were 16,66%. From the whole result, the present researcher conclude that the student`s ability in associating on the process of learning was partly good that furthermore followed by the teacher`s including in the process of learning and guiding the students in that process. This research concludes that through the student`s competence in associating on the process of learning with scientific approach in the curricullum 2013 (themes of water, earth, and sun) for the class II of SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat was good with generalizability.keyword : capability, student, association, saintific approach, and curriculum 2013
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARCS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SDN 11 SESETAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Luh Widya Restuti; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas VI SD Negeri 11 Sesetan tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VISD Negeri 11 Sesetan yang banyaknya 91 siswa. Setelah disetarakan dan diundi sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VIA sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 31 dan Kelas VIB sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 30. Jenis penelitian menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data tentang hasil belajar konsep pengukuran dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data analisis dengan t-test dengan tahapan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional SDN 11 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini dapat dibuktikan thitung= 5,433>ttabel = 2,000 dengan db = 59( ∑n-2 = 61 – 2 = 59 ) dan taraf signifikansi 5%. Demikian juga rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS (83,68) lebih besar dari hasil belajar IPA siswa dengan model pembelajaran Konvesional (76,46)Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ARCS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswaKelas VI SD Negeri 11 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015Kata Kunci : Kata-kata kunci : model arcs , hasil belajar ipa This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through learning model ARCS with students that learned through conventional teaching in six grade of SD N 11 Sesetan year 2014/2015 . The study population was all students in the six grade which are contains91 students. After synchronized and samples drawn in this study was 6th A grade as experimental group which are contains 91 students and 6th B grade as a control group which are contains 30 students. Types of research are using quasi-experimental or quasi-experimental . The study design used is Non- Equivalent Control Group Design . Data on study results was collected with instruments measuring the concept of a multiple choice test . This data analysis was by t - test with stage test for normality and homogeneity tests . The results of research shows, there have a different result significant study science among the students that learned with learning model ARCS and the students learned with conventional learning SDN 11 Sesetan year2014/1015. This can be proved thitung= 5,433 > ttabel = 2,000 with db = 59( ∑n-2 = 61 – 2 = 59 ) and significant 5%. As well average outcome study ssciencce students that learned with a learning model ARCS (83,63) greateter that sience students learning outcomes with conventional learning model (74,56). This is be Conluded that learning model ARCS with students that learned through conventional teaching in six grade of SDN 11 Sesetan year 2014/2015. keyword : models arcs , learning outcomes sience
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Luh Putu Lusiani; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri tahun melalui penerapan model problem based learning dengan brainstorming; dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri melalui penerapan model problem based learning dengan brainstorming. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 2 Dangin puri yang berjumlah 39 siswa yang terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Data tentang kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan menggunakan metode tes jenis uraian dan data kompetensi pengetahuan siswa dikumpulkan menggunakan metode tes jenis pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah dari nilai rata-rata siswa yaitu sebesar 73,89 dengan ketuntasan belajar mencapai 61,54 pada siklus I meningkat menjadi 82,36 untuk nilai rata-rata dan ketuntasan belajar menjadi 87,18% pada siklus II; dan (2) terjadi peningkatan kompetensi pengetahuan IPA siswa yaitu dari nilai rata-rata siklus I sebesar 74,08 dengan ketuntasan belajar mencapai 64,10% menjadi 84,65 untuk nilai rata-rata pada siklus II dengan ketuntasan belajar mencapai 89,74%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dengan brainstorming untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri.Kata Kunci : problem based learning, brainstorming, kemampuan pemecahan masalah, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed: (1) to improve problem solving ability for the IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri by implementing problem based learning with brainstorming; and (2) to improve the knowledge competence of science for IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri by implementing problem based learning with brainstorming. The classroom action research performed in 2 cycles. The subject of the research are the students of grade IVB SDN 2 Dangin Puri totally 39 students consists of 24 male students and 15 female students. The data was collected by using essay test method in student’s problem solving aspect and multiple choice test in the aspect of the knowledge competence of science. The data analyzed by using descriptive analytical statistic and descriptive qualitative. The result of the research show that :(1) an increase of problem solving ability from the average of the study result is 73,89 with 61,54% of students that complete the value standard in first cycle becames 82,36 for the average with 87,18% of students complete the value standard in second cycle and (2) an increase of knowlegde competence of science from the average of the study result is 74,08 with 64,10% of students that complete the value standard in first cycle becames 84,65 for the average with 89,74% of students complete the value standard in second cycle. Based on the researched it can be concluded that the application of problem based learning with brainstorming to increase the problem solving ability and knowledge competence of science IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri.keyword : problem based learning, brainstorming, problem solving ability, knowledge competence of science
PENERAPAN MODEL PBL BERBASIS PORTOPOLIO DAPAT MENINGKATKAN SIKAP SOSIAL DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., Ni Putu Eka Sudianti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7040

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan sikap sosial dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas VB SD Negeri 29 Pemecutan melalui penerapan model problem based learning berbasis portofolio Tahun Ajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB SD Negeri 29 Pemecutan yang berjumlah 37 siswa. Data dikumpulkan dengan medode nontes dan tes. Metode nontes digunakan untuk memperoleh data sikap sosial dengan instrumen berupa lembar observasi. Metode tes digunakan untuk memperoleh data penguasaan kompetensi pengetahuan matematika, tes yang digunakan adalah tes esay. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai sikap sosial siswa pada siklus I yaitu 35,83% mendapat nilai ≥ 3 (Baik), sedangkan pada siklus II yaitu 67,27% mendapat nilai ≥ 3 (Baik) meningkat dari siklus I ke siklus II = 31,44%. (2) nilai penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa pada siklus I yaitu 24,32% mendapat nilai ≥ 3,51 (A-), sedangkan pada siklus II yaitu 70,27% mendapat nilai ≥ 3,51 (A-) meningkat dari siklus I ke siklus II = 45,95%. Dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berbasis portofolio dapat meningkatkan sikap sosial dan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika pada tema Ekosistem siswa kelas VB SD Negeri 29 Pemecutan tahuan ajaran 2015/2016.Kata Kunci : model problem based learning, portofolio, sikap sosial, kompetensi pengetahuan matematika This classroom action research aims to (1) improve social attitudes and (2) increase the competence mastery of mathematical knowledge in grade VB students of SD Negeri 29 Pemecutan trough the application of problem based learning model of portfolio-based Academic Year 2015/2016. Subjects in this study were students of grade VB 29 Pemecutan in Elementary School totaling 37 students. Data collected with non test lookups and test. Non test methods used to obtain data with the instrument in the form of social attitudes observation sheet. The test method used to obtain data on the competency mastery of mathematical knowledge, the test used is a test essays. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and descriptive statistical analysis of quantitative methods. The results show that (1) the value of the social attitudes of students in the first cycle that 35.83% who get scored ≥ 3 (good), while in second cycle reached 67.27% who get scores ≥ 3 (good) increase from cycle I to cycle II = 31.44%. (2) the value of competency mastery of mathematical knowledge of students on the first cycle that 24.32% had a value ≥ 3.51 (A-), while in second cycle reached 70.27% had a values ≥ 3.51(A-) increase from cycle I to cycle II = 45.95%. Thus conclude that the application of the model-based portfolio of problem based learning can improve social attitudes and competence mastery of mathematical knowledge of the themes of Ecosystem grade VB students of SD Negeri 29 Pemecutan knowledge teaching of 2015/2016. keyword : model of problem based learning, portfolio, social attitudes, and the competence of mathematical knowledge
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Sang Ayu Ketut Desi Arini; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7080

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 41 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA. Data kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan melalui metode tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Nilai persentase rata-rata (M%) kemampuan berpikir kritis siswa meningkat 11,97% dari = 69,05% pada siklus I menjadi = 81,02% pada siklus II. (2) Nilai persentase rata-rata (M%) kompetensi pengetahuan IPA siswa meningkat 13,93% dari = 70,75% pada siklus I menjadi = 84,68% pada siklus II. (3) Ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis meningkat 41,47% dari 39,02% pada siklus I menjadi 80,49% pada siklus II. (4) ketuntasan klasikal kompetensi pengetahuan IPA meningkat 39,03% dari 43,90% pada siklus I menjadi 82,93% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA tema Cita-citaku siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan Tahun Ajaran 2015/2016.Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 41 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA. Data kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan melalui metode tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Nilai persentase rata-rata (M%) kemampuan berpikir kritis siswa meningkat 11,97% dari = 69,05% pada siklus I menjadi = 81,02% pada siklus II. (2) Nilai persentase rata-rata (M%) kompetensi pengetahuan IPA siswa meningkat 13,93% dari = 70,75% pada siklus I menjadi = 84,68% pada siklus II. (3) Ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis meningkat 41,47% dari 39,02% pada siklus I menjadi 80,49% pada siklus II. (4) ketuntasan klasikal kompetensi pengetahuan IPA meningkat 39,03% dari 43,90% pada siklus I menjadi 82,93% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA tema Cita-citaku siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : problem based learning, berpikir kritis, kompetensi pengetahuan, IPA This classroom action research aims to. (1) improve critical thinking skills through the model problem based learning of students of SDN4 Pemecutan IVA and. 2) to improv ecompetence of science knowledge through the model problem based learning of SDN 4 Pemecutan IVA students.Subject in this research are students of SDN 4 Pemecutan IV4 school year 2015/2016 which is the class consists of 41 person. And the object of this research is the critical thinking skills and competence of student' science knowledge. Data of critical thinking skills and competence of student' science knowledge gathered trough the test method. The collected data are analyzed by using descriptive statistic alanalysis and quantitative descriptive. Result of this research shows. 1) Average percentage value (M%) of student' critical thinking skills was increased 11,97% from = 69,05% in first cycle to = 81,02% in second cycle. 2) Average percentage value (M%) of student' competence science knowledge was increased 13,93% from = 70,75% in first cycle to = 84,68% in second cycle. 3) Cassical provision of critical thinking skills was increased 41,47% from 39,02% in first cycle to 80,49% in second cycle. 4) Provision of critical thinking skills was increased 39,03% from 43,90% in first cycle became 82,93% in second cycle.Based on result of that research can be concluded that the application of the model problem based learning can improve critical thinking skills and competencies of science knowledge of student' in using theme " my dream" at SDN 4 Pemecutan IVA.keyword : problem based learning, critical thinking, knowledge of competence,IPA
Co-Authors ., A A Istri Ratna Dewi ., Anak Agung Sri Krisna Dewi ., Desak Made Ayu Sri Anggreni ., Dewa Ayu Ari Yuliana ., Gadys Nazilati Milayka ., I Gede Bagus Angga Pradnyana ., I Kadek Wira Surya Adnyana ., I Made Rai Widhiana Aptinata ., I Nyoman Barga Satriawan ., I Wayan Mei Cahyadi ., Kadek Lia Utami ., Kadek Linda Widarini ., Kadek Novita Yanthi ., Luh Putu Eka Sari ., Luh Putu Lusiani ., Ni Kadek Dwi Ari Safitri ., Ni Kadek Eni Suryaningsih ., Ni Ketut Ayu Anggreni ., Ni Ketut Ayu Putri Sandra Dewi ., Ni Komang Dewi Arianti ., Ni Luh Dara Kumala ., Ni Luh Komang Mulya Dewi ., Ni Luh Yesi Oktaviari ., Ni Made Ayu Putri Maharani ., Ni Made Juwita Dewi ., Ni Made Sri Rahayu ., Ni Made Yulia Dewi ., Ni Nyoman Puspayani ., Ni Nyoman Trisna Wijayanti ., Ni Pt Anggi w ., Ni Putu Candra Kusumayanti ., Ni Putu Eka Sudianti ., Ni Putu Intan Pratiwi ., Ni Putu Linda Antari ., Ni Putu Sariasih ., Pande Nyoman Rudi Yuliana ., Putu Palguna Wesnawa ., Putu Putri Agustini ., Sang Ayu Ketut Desi Arini ., Sang Made Sugiarta Dewa Gede Oka Sudewa . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Drs. Nyoman Wirya . Ex Putu Jaya . GM Putra Aristyadharma . Gusti Ayu Wulan Trisnayanti ., Gusti Ayu Wulan Trisnayanti I Dewa Ayu Agung Mirayanthi . I Gusti Ayu Agung Adiputri . I Gusti Ayu Cahyani Ari Putri . I Gusti Ayu Riani Wisesa . I Kadek Marga Sastrawan . I Ketut Ardana I Ketut Catur Adiguna . I Komang Agus Sethiawan . I Komang Ngurah Wiyasa I Made Agus Adi Suteja ., I Made Agus Adi Suteja I Nengah Suadnyana I Nyoman Hadi Suanta Budaya . I Putu Sumardika . I Wayan Parnata . I Wayan Reji Yasa . I Wayan Sujana I Wayan Sukadana ., I Wayan Sukadana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Kadek Saridewi . Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Sukandheni . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Ayu Mas Yunitasari . Maria Goreti Rini Kristiantari Ni Kadek Kariani . Ni Kadek Mei Hendrawati . Ni Kadek Puriniawati . Ni Kadek Suci Suriani . Ni Luh Ari Sulastini . Ni Luh Eka Artini . Ni Luh Nunik Ardhayani . Ni Luh Putu Sri Dharma Ningsih ., Ni Luh Putu Sri Dharma Ningsih Ni Luh Putu Yaspita Dewi . Ni Luh Sri Rahayu . Ni Luh Widya Restuti ., Ni Luh Widya Restuti Ni Made Dwi Lestarini ., Ni Made Dwi Lestarini Ni Made Santika Ulandari . Ni Made Trisnayanti ., Ni Made Trisnayanti Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sri Wahyuni . Ni Putu Diantari . Ni Putu Pra Pajarini . Ni Putu Sri Pratiwi . Ni Wayan Ardiani . Ni Wayan Pramiti . Ni Wayan Suniasih Nihayanti ., Nihayanti Pande Putu Ayu Virga Yanti ., Pande Putu Ayu Virga Yanti Putu Arie Pertiwi . Putu Ayu Triastini ., Putu Ayu Triastini Putu Eka Yulistiana Dewi . Putu Gde Pande Rahmalika . Putu Wahyudhiatmika ., Putu Wahyudhiatmika Ratih Kumalasari . Wayan Adiana Utama .