M.Pd. Dra. Siti Zulaikha .
Unknown Affiliation

Published : 72 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN PETA KONSEP (CONCEPT MAPPING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 TIBUBENENG BADUNG ., Ni Luh Irma Wijeyanti; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan peta konsep (concept mapping) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tibubeneng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 2 Tibubeneng yang berjumlah 106 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VB sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas VA sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 36 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk soal pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas V yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan peta konsep (concept mapping) lebih besar dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (83,57>73,71). Serta melalui uji hipotesis diperoleh thit = 6,32 ≥ ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan peta konsep (concept mapping) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan peta konsep (concept mapping) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA Siswa kelas V SD Negeri 2 Tibubeneng Badung.Kata Kunci : Learning cycle 5E, peta konsep (concept mapping), hasil belajar IPA This research is aimed to find out the significant difference of the result of IPA subject learning between a group of students who learned through learning cycle 5E using concept mapping with a group of students who learned through conventional study in students of class V SD Negeri 2 Tibubeneng. This research is a pseudo experiment research used Nonequivalent Control Group Design as the research design. The population of this research is the whole students of grade V in SD Negeri 2 Tibubeneng which are 106 students. The sample of this research is determined by conducted random sampling technique with the result of the draw which are the students classes VB as the experimental group consists of 35 students and the students classes VA as the control group consists of 36 students. In collecting the data of the research, the method of objective type tests are multiple choice question form is employed. Moreover, the collected data were analyzed using statistical analysis method of inferensial (test-t). Based on the result of the analysis of the data; the average results obtained studying IPA for grade V who learned through learning cycle 5E using concept mapping assisted more than students who learned through conventional study (83,57 > 73,71). As well as the hypothesis testing obtained ttest = 6,32 > t tabel =2,000 on 5% significance. It can be concluded that there is a significant difference study result of IPA subject between a group of students who learned through learning cycle 5E using concept mapping with a group of students who learned through conventional study. Therefore, it can be concluded that the learning cycle 5E using concept mapping influence significantly to learning outcomes IPA subject grade V SD Negeri 2 Tibubeneng Badung.keyword : Learning Cycle 5E, Concept Mapping, IPA learning outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I KUTA ., Ni Luh Adhe Yanti Lestari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Kuta Badung Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD I Kuta dengan jumlah populasi 478 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling yang berjumlah 76 siswa terdiri dari dua sekolah yaitu siswa kelas VA SD 2 Kuta sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD 5 Kuta sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA untuk kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Tes hasil belajar IPA diberikan pada saat post test secara tertulis. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk = 74 (thit = 6.433 > ttabel = 2,000) menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Kuta Badung Tahun Pelajaran 2013/2014. Ini berarti, model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Kuta Badung Tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Hasil Belajar IPA This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students who learn through Jigsaw cooperative learning model to students who learn through conventional teaching fifth grade elementary school student groups I Kuta Badung Academic Year 2013/2014. This research is a quasi-experiment. The design of this study using the "Nonequivalent Control Group Design". The population of this study were all students of class V SD I Kuta with a population of 478 students. Samples were taken with a random sampling technique that amounts to 76 students consists of two schools, namely primary 2 VA graders Kuta as an experimental class and fifth grade elementary school students as a class 5 Kuta control. Data science learning outcomes for the experimental class and the control class were collected with instruments in the form of multiple choice tests. Science achievement test given at the post-test in writing. The data were then analyzed using t-test. Based on the significant level of 5% and df = 74 (thit = 6433>ttable = 2.000) showed a significant difference that learning science learning outcomes through a cooperative model of jigsaw with students who learn through conventional teaching fifth grade elementary school student groups I Kuta Badung Year lesson 2013/2014. This means, jigsaw cooperative learning model have a significant effect on learning outcomes of primary school science students of class V Cluster I Kuta Badung school year 2013/2014.keyword : Jigsaw Cooperative Type Learning Model , Learning Outcomes IPA
Penerapan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar ., Ni Luh Wiari Astuti; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3833

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan motivasi belajar IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint pada siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint pada siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I 70,6% berada pada kriteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,17% tergolong pada criteria tinggi. Persentase nilai rata-rata hasil belajar pada pra siklus sebesar 66,37% berada pada kriteria cukup. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I persentase rata-rata hasil belajar menjadi 73,67% berada pada kriteria cukup. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82,17% berada pada kriteria tinggi. Ketuntasan belajar pada pra siklus mencapai 57% berada pada kriteria rendah. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I mencapai 73,33% berada pada kriteria cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 86,67% yang berada pada kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini, penerapan model Quantum Teaching berbantuan media pembelajaran berbasis Powerpoint dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri.Kata Kunci : quantum teaching, media pembelajaran berbasis powerpoint, motivasi belajar dan hasil belajar The purpose of this research (1) to increase of IPS motivation study through the implementation of the model of quantum teaching assisted powerpoint instructional media on third grade student of SDN. 26 Dangin Puri Denpasar, (2) to increase of learning result of IPS through the implementation of model of quantum teaching assisted powerpint instructional media on third grade student of SDN. 26 Dangin Puri Denpasar, Design of this study is classroom action research conducted in two cycles. The subject is the third grade students of SDN. 26 Dangin Puri Denpasar in academic year 2013/2014. The research data on students motivation was collected using questioner and student learning result data collected using the test. The data is analyzed by descriptive quantitative. The results of this research is showed the percentage of the average value of student motivation in the first cycle was 70,6% in sufficient criteria, increase in second cycle to be 80,17% at the high critera. The percentage of the average value of learning result in the pre-cycle is 66,37% at sufficient criteria. After the implementation of the action in the first cycle the average percentage of learning result be 73,67% at sufficient criteria. After is held the repair on the second cycle increased to 82,17% at the high criteria. The learning completeness in pre-cycles is 57% at the low criteria. After is held the improvement of learning process in first cycle the percentage to be 73,33% in sufficient criteria and it is increasing in the second cycles to be 86,67% at the high criteria. The conclusion of this research, implementation of model of quantum teaching assisted powerpoint instructional media can increase the motivation and learning resultof IPS of the third grade students in SDN. 26 Dangin Puri Denpasar.keyword : quantum teaching, powerpoint-based instructional media, motivation of learning and learning result
PENERAPAN MODEL INTERACTIVE CONCEPTUAL INTRUCTION (ICI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NO. 2 SANGEH, ABIANSEMAL, BADUNG ., Ni Kadek Ery Nuraini; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3850

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction (ICI) siswa kelas V SD No. 2 Sangeh, Abiansemal, Badung Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Desain penelitian adalah penelitian tindakan kelas model Kurt Lewin. Subjek penelitian adalah sebanyak 24 orang siswa kelas V SD No. 2 Sangeh Semester genap Tahun Ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan persentase hasil belajar pada siklus I sebesar 63,33 % berada pada kriteria sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 77,67 % tergolong pada kriteria tinggi Tahun Ajaran 2013/2014. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Interactive Conceptual Intruction (ICI) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD No. 2 Sangeh, Abiansemal, BadungKata Kunci : Model pembelajaran interactive conceptual intruction (ici) dan hasil belajar This study aims to find out the improvement of learning result of mathematic through application of teaching-learning model of interactive conceptual instruction (ICI) at the student grade V of elementary school No. 2 Sangeh, Abiansemal, Badung in academic year of 2013 / 2014. This study was applied class action research that it has been conducted in two cycles. Research design was class action research by model of Kurt Lewin. Subject in this study were the student grade V of elementary school No.2 Sangeh even semester in academic year of 2013/2014 by number of samples were 24 students. Research data on learning result was collected by using test method. Data then analyzed with quantitative descriptive. The data analyzed result showed procentage of learning result at first cycle is 63,33% in moderat category, then it experience improvement at second cyle become 75,33% in high category. So. It can ben concluded that teaching-learning model of interactive conceptual instruction (ICI) can improve the learning result of mathematic in the student grade V of elementary school No.2 Sangeh, Abiansemal, Badung in academic year of 2013/2014.keyword : Learning Model Of Interactive Conceptual Instruction (ICI), Learning Result
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 KESIMAN DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Nengah Kadek Selamet; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI), 2) Mendeskripsikan hasil belajar matematika melalui penerapan pembelajaran konvensional, 3) Mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang belajar melalui penerapan pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri 1 Kesiman Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Kesiman Denpasar. Populasi penelitian adalah siswa kelas V semester II pada tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 2 kelas dan terdiri dari 71 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas VA sebagai kelas eksperimen dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan kelas VB dengan penerapan pembelajaran konvensional. Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif berupa hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persen rata-rata gain skor ternormalisasi (NGS) siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI sebesar 75,2 dan kelompok siswa dengan penerapan pembelajaran konvensional sebesar 56,2. Uji independent sample t-test dengan menggunakan SPSS 15 for Windows menunjukkan signifikansi 0,000. Signifikansi < 0,05, sehingga Ho ditolak. Berarti terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan. Dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 1 Kesiman Denpasar.Kata Kunci : Group Investigation, hasil belajar matematika This research aims to 1) describe the mathematics learning outcomes through the implementation of cooperative learning model type Group Investigation (GI), 2) describe the mathematics learning outcomes through the implementation of conventional learning, 3) determine significant differences in learning outcomes between students who are learning mathematics through the implementation of cooperative learning model GI type with students who studies with the implementation of conventional learning fifth grade students of SD Negeri 1 Kesiman Denpasar academic year 2013/2014. This research carried on in SD Negeri 1 Kesiman Denpasar. The population is second semester of fifth grade students consist of 2 classes and 71 students. The sample is grade VA as experiment class with implementation of cooperative learning model GI cooperative learning model type and grade VB with the implementation of conventional learning. Data were collected is quantitative data of mathematical learning outcomes. Based on the research result obtained by the average percent of normalized gain scores of students with the implementation of cooperative learning model GI type is 75,2 and the group students with the implementation of conventional learning is 56,2. Independent sample t-test using SPSS 15 for windows shows significance 0,000. Significance < 0,000, so that Ho is rejected. It can be concluded the implementation of cooperative learning model GI type influence on mathematics learning outcomes of fifth grade students of SD Negeri 1 Kesiman Denpasar.keyword : Group Investigation, outcomes of mathematics learning
Penerapan Model Pembelajaran Quantum untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung. ., I Ketut Suparta; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4120

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan motivasi belajar IPA melalui penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung tahun pelajaran 2014/2015, (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung tahun pelajaran 2014/2015. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian tentang motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I 71,17% berada pada kriteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,47% tergolong pada kriteria tinggi. Persentase nilai rata-rata hasil belajar pada pra siklus sebesar 66,70% berada pada kriteria cukup. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I persentase rata-rata hasil belajar menjadi 74,33% berada pada kriteria cukup. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82,33% berada pada kriteria tinggi. Ketuntasan belajar pada pra siklus mencapai 57% berada pada kriteria rendah. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I mencapai 76,67% berada pada kriteria cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 86,67% yang berada pada kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini, penerapan model Quantum dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung. Kata Kunci : pembelajaran quantum, motivasi belajar, dan hasil belajar. The purpose of this research (1) to increase of science motivation study though the implementation of the model quantum teaching on sixth grade students of SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung in academic year 2014/2015, (2) to increase of learning result of science though the implementation of model of quantum teaching on sixth grade students of SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung in academic year 2014/2015. Design of this study is classroom action research conducted in two cycles. The subject is the sixth grade students of SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung in academic year 2014/2015. The research data on students motivation was collected using questioner and students learning result data collected using the test. The data is analyzed by descriptive quantitative. The results of this research is showed the percentage of the average value of student motivation in the first cycle was 71,17% in sufficient criteria, increase in second cycle be 80,47% at the high criteria. The percentage of the average value of learning result in the pra-cycle is 66,70% at sufficient criteria. After the implementation of the action in the first cycle the average percentage of learning result be 74,33% at sufficient criteria. After is held the repair on the second cycle increase to 82,33% at the high criteria. The learning completeness in pra- cycles is 57% at the low criteria. After is held the improvement of learning process in first cycle the percentage to be 86,67% at the high criteria. The conclusion of this research implementation of model of quantum teaching can increase the motivation and learning result of science of the sixth grade students in SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung. keyword : quantum teaching, motivation of learning and learning result.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Wayan Ariyasa; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan Media Video Compact Disk (VCD), dengan siswa belajar melalui pembelajaran konvensional siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Gianyar tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian eksperimen semu, desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 3 Ketewel yang berjumlah 30 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VI SD Negeri 2 Ketewel yang berjumlah 34 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar IPA. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media Video Compact Disk (VCD), dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Gianyar tahun pelajaran 2014/2015 dengan thitung = 5.25 > ttabel 2,000, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan (Ha) diterima. Nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media Video Compact Disk (VCD), baik dari pada nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional yaitu = 75.90 > = 63.68. Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media Video Compact Disk (VCD) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Gianyar tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran STAD, hasil belajar This study research to know significant the differences in learning outcomes between students who learn science through STAD cooperative learning model using Media Video Compact Disk (VCD), with students learning through conventional teaching sixth grade SD Gugus Sukawati Gianyar V academic year 2014/2015. This study belong to the quasi-experimental research design, this study uses "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all sixth grade SD Gugus Sukawati Gianyar academic year 2014/2015. Samples were taken with a random sampling technique. The samples in this study were sixth grade students of SD Negeri 3 Ketewel that were 30 students as the experimental group and sixth grade State 2 Ketewel totaling 34 students as a control group. Data collection techniques used in this study using the test to learning outcome of IPA. The results of the analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students who learning through STAD cooperative learning model using media Video Compact Disk (VCD), with students who learned through conventional teaching on sixth grade Gugus V Sukawati Gianyar academic year 2014/2015 at t = 5.25 > 2.000 t table, the null hypothesis (H0) is rejected and (Ha) is accepted. The average value in learning outcomes of IPA students learning through STAD cooperative learning model using media Video Compact Disk (VCD), both from the average value in learning outcomes of IPA of students who are learning through conventional learning x = 75.90 > x = 63.68. This means STAD cooperative learning model using media Video Compact Disk (VCD) effect on student learning outcomes of IPA at the sixth grade SD Gugus V Sukawati Gianyar academic year 2014/2015.keyword : learning model STAD, learning outcome
PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK BERBANTUAN MEDIA VISUAL BERPENGARUH TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS 2 MENGWI BADUNG ., I Gede Widyantara; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menulis deskripsi antara siswa kelas V SD Gugus 2 Mengwi Badung yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran berbasis otak (brain based learning) berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus 2 Mengwi Badung yang berjumlah 265 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 2 Buduk sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB SD N 1 Buduk sebagai kelompok kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan instrumen tes keterampilan menulis deskripsi berupa tes esai. Hasil tes selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pengujian statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis deskripsi antara siswa kelompok eksperimen dan siswa kelompok kontrol. Ini dapat dilihat dari hasil uji-t, dengan thitung > ttabel. Rata-rata keterampilan menulis deskripsi kelompok eksperimen lebih dari rata-rata keterampilan menulis deskripsi kontrol yaitu 81,08 > 70,97. Hal ini berarti penerapan pembelajaran berbasis otak (brain based learning) berbantuan media visual berpengaruh terhadap keterampilan menulis deskripsi Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus 2 Mengwi Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran berbasis otak, menulis deskripsi This study aims to determine significant differences between the description writing skills fifth grade elementary school students Force 2 Mengwi Badung that learned to use brain -based learning aided visual media with students that learned conventionall . This research was a quasi-experimental research design with nonequivalent control group design. The population of this research is class V Force 2 Mengwi Badung totaling 265 people. The sample was fifth grade students of SD N 2 Buduk as the experimental group and VB grade students of SD N 1 Buduk as a control group. The data was collected using a test instrument of writing skills in the form of an essay test description. The test results were then analyzed using t-test statistical testing. The results showed that there are significant differences between the students' skills of writing a description of the experimental group and control group students. It can be seen from the results of the t-test, with t count > t table. Average writing skills description of the experimental group over the average control description writing skills ie 81.08 > 70.97. This means the application of brain -based learning aided visual media affects writing skills descriptions Indonesian fifth grade elementary school students Force 2 Mengwi Badung academic year 2013/2014.keyword : braind based learning , writing descriptions
PENERAPAN METODE TANYA JAWAB BERBANTUAN MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN ANAK TK SOMA NEGARA PEJENG GIANYAR ., Ni Wayan Apriana Dewi; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa lisan anak melalui penerapan metode tanya jawab berbantuan media kartu kata bergambar pada anak kelompok B TK Soma Negara Pejeng Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah 24 orang Anak Kelompok B TK Soma Negara Pejeng Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Data perkembangan kemampuan berbahasa lisan dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes (wawancara/percakapan) dengan instrumen lembar wawancara dan observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskripif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa persentase rerata perkembangan kemampuan berbahasa lisan pada siklus I sebesar 57,88% dengan kategori rendah dan meningkat menjadi 88,45% dengan kategori tinggi pada siklus II. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode tanya jawab berbantuan media kartu kata bergambar dapat mengembangkan kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B TK Soma Negara Pejeng Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : metode tanya jawab, media kartu kata bergambar, kemampuan berbahasa lisan. This study aims to develop the oral language skills of children through the application of picture media-assisted question and answer cards method to kindergarten children in group B of TK Soma Negara Pejeng Gianyar in Academic Year 2013/2014. This study used Classroom Action Research (CAR) which was conducted in two cycles. Subjects in this study were 24 Kids Kindergarten Group B of TK Soma Negara Pejeng Gianyar Academic Year 2013/2014. Development of oral language proficiency data were collected using non-test methods (interviews / conversations) with the questionnaires and observation instruments. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive statistical analysis methods. The results of the data analysis showed that the mean percentage of the development of oral language skills in the first cycle was 57.88% which was in the low category and then increased to 88.45% which was high category on the second cycle. So the conclusion from this research is the application of question and answer media-assisted picture cards method can develop oral language skills of children in group B of TK Soma Negara Pejeng Gianyar in Academic Year 2013/2014. keyword : Question and answer method, pictured word card media, oral language skills.
Metode Pemberian Tugas Berbantuan Media Konkret Kegiatan Menganyam Kertas Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok B TK Kumara Jaya ., Ni Kadek Ari Ratna Dewi; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui penerapan metode pemberian tugas berbantuan media konkret melalui kegiatan menganyam dengan kertas pada anak Kelompok B TK Kumara Jaya Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah 19 orang anak Kelompok B4 TK Kumara Jaya Denpasar Selatan. Data hasil kemampuan motorik halus anak dalam penelitian ini, dikumpulkan melalui metode wawancara dan observasi. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pemberian tugas berbantuan media konkret melalui kegiatan menganyam dengan kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak Kelompok B4 TK Kumara Jaya Denpasar Selatan. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan rerata hasil kemampuan motorik halus anak dari siklus I sebesar 39,36% yang berada pada kategori rendah menjadi 74,47% pada siklus II dengan kategori cukup tinggi/sedang. Terjadi peningkatan rerata hasil kemampuan motorik halus anak sebesar 35,11%. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa metode pemberian tugas berbantuan media konkret melalui kegiatan menganyam dengan kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak Kelompok B TK Kumara Jaya Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : metodepemberiantugas, media konkret,menganyamdengankertas, peningkatankemampuanmotorikhalus This study aims to improve fine motor skills through the application of the method of administration tasks through a concrete medium assisted weaving with paper on child Kumara Jaya Kindergarten Group B South Denpasar academic year 2013/2014. This research is an action research conducted in two cycles. Each cycle consists of stages of action planning, action, observation/evaluation and reflection. Subjects of this study were 19 children Kindergarten Group B4 Kumara Jaya South Denpasar. Data resulting from the fine motor skills of children in this study were collected through interviews and observation. The data has been collected, analyzed using descriptive statistical methods and quantitative analysis. The results showed that the application of the method of administration tasks through a concrete medium assisted weaving with paper can improve children's fine motor skills Kumara Jaya Kindergarten Group B4 South Denpasar. This can be evidenced by an increase in the average results of the fine motor skills of children from the first cycle of 39,36% which is at the low category became 74,47% in the second cycle to the category of fairly high/medium. An increase in the average child's fine motor skills results by 35,11%. Based on the research results, it was concluded that the method of giving a concrete task of the media aided through weaving with paper can improve children's fine motor skills Kumara Jaya Kindergarten Group B South Denpasar academic year 2013/2014. keyword : methodofassignment, concrete media, weavingwithpaper, improvedfinemotorskills.