Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Reinforcement Berbantuan Bahan Ajar Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD ., I Gede Gemaydha; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berbantuan bahan ajar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Petang tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus II Petang tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 143 orang siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil pengundian yaitu siswa kelas VA SD No. 1 Petang sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas V SD No. 1 Pangsan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 33 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3,03 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% = 1,99. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (3,03>1,99) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rerata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berbantuan bahan ajar lebih besar dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (80,54>75,30). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berbantuan bahan ajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus II Petang.Kata Kunci : model pembelajaran Inkuiri Terbimbing, reinforcement, bahan ajar, hasil belajar, pembelajaran konvensional This study aims to determine the differences of social studies outcomes between students who learned by implementing Guided Inquiry learning model based reinforcement assisted teaching materials with students who learned by the conventional learning at fifth grade elementary school at Gugus II Petang in 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental study with a research design that is used is Non-Equivalent Control Group Design. The population of this research were all students at fifth grade elementary school at Gugus II Petang in 2013/2014 academic year. Samples were taken by random sampling technique. The drawing result were the VA grade students of SD No. 1 Petang as experimental group with 32 students and the fifth grade students of SD No. 1 Pangsan as control group with 33 students.The collecting data method in this research used objective test method with regular multiple choice. The data which had been collected was analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences of social science learning outcomes between students who learned by implementing Guided Inquiry learning model based reinforcement with students who learned by conventional learning. Based on the t-test results obtained tcount = 3.03 and ttable at the 5% significance level = 1.99. Based on the testing criteria that tcount > ttable (3.03 > 1.99) so H0 is rejected and Ha accepted. The average of social studies outcomes of students who learned by Guided Inquiry learning model based reinforcement assisted teaching materials higher than students who learned by conventional learning (80.54 > 75.30). It can be concluded that the cooperative learning model Guided Inquiry based reinforcement significant influence against the outcomes of social studies at fifth grade elementary school at Gugus II Petang.keyword : Guided Inquiry learning model, reinforcement, teaching materials, learning outcomes, conventional learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY BERBASIS KONTRUKTIVIS DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS BUDI UTOMO DENPASAR TIMUR ., Ni Putu Anik Yasmira Eka Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. (1) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, (2) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur,.(3). perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, dan (4) interaksi antara model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan non equivalent control group design, dengan rancangan analisis faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, yang yang berjumlah 311 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 64 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan angket motivasi belajar dan tes hasil belajar yang dianalisis dengan statistik uji Anava AB, dan uji F’ Scheffe. Hasil penelitian diperoleh: (1). Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis Kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran Konvensional (FA=74.46 taraf signifikan 0,05); (2). terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi. (F’=16.12 taraf signifikan 0,05); (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah. (F’=84,73 taraf signifikan 0,05); (4). terdapat interaksi antara model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Berbasis Kontruktivis dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA. (FAB =26.39 taraf signifikan 0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dan motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar timur . Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray Berbasis Kontruktivis, pembelajaran konvensional, motivasi belajar , hasil belajar IPA This study aimed to determine (1) the significant differences of science learning outcomes between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, (2) the significant differences of students science learning outcomes who have high learning motivation between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, (3) the significance differences of students science learning outcomes who had low learning motivation between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, and (4) the effect of interaction between learning by Two Stay Two Stray contruktivis based and learning motivation to students science learning outcomes in fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. This study was a quasi experimental with non-equivalent control group design, with a 2x2 factorial analysis design. The population of the study was all students in the fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, which amounted to 311 students. The sample was 64 students. The data was gathered by creative thinking test and test result which were statistically analyzed by anava AB, and F’Scheffe test. The result obtained: (1). there is significant effect of science learning outcomes of students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning (FA = 74.46 and the significant level 0.05); (2) there is significant effect of science learning outcomes of students treated by by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning with high learning motivation (F’=.16.12 at significant level of 0.05); (3) there is significant effect of science learning outcomes of students treated by by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning with low learning motivation (F’=.84,73 at significant level 0.05); (4) there is significant effect of interaction between by Two Stay Two Stray contruktivis based and learning motivation to science learning outcomes of the students (FAB=.26.39 at significant level of 0.05. Thus, it can be concluded that Two Stay Two Stray contruktivis based effect and learning motivation on science learning outcomes of the students in fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. keyword : Two Stay Two Stray contruktivis basis, conventional learning, learning motivation, science learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW (THINK TALK WRITE) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN KEDIRI, TABANAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Putu Yeni Sugiarti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3220

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW (THINK TALK WRITE) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN KEDIRI, TABANAN TAHUN AJARAN 2013/2014 Oleh Ni Luh Putu Yeni Sugiarti, NIM. 1011031120 Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri dan yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri,Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian TTW (Think Talk Write). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus 1 Kecamatan Kediri,Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 232 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VE SD Negeri 1 Kaba-kaba sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas VK SD Negeri 2 Kaba-kaba sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 35 orang siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis Esay. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 5,07 ≥ ttab = 2,000 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajara TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri dan yang dibelajarkan secara konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 84,17 > = 77,52 pada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri berpengaruh terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri,Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata kunci: TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri, hasil belajar bahasa Indonesia. Kata Kunci : Kata kunci: TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri, hasil belajar bahasa Indonesia. THE INFLUENCE OF TTW (THINK TALK WRITE) LEARNING MODEL ASSISTED WITH SERIES OF IMAGES MEDIA TOWARDS WRITING SKILLS OF INDONESIAN FIFTH GRADE STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL CLUSTER 1 SUB-DISTRICT KEDIRI, TABANAN ACADEMIC YEAR 2013/2014 BY: Ni Luh Putu Yeni Sugiarti, Nim: 1011031120 ELEMENTARY SCHOOL EDUCATION DEPARTMENT ABSTRAK This study aims to determine significant differences in learning outcomes among Indonesian students that learned to use TTW learning model (Think Talk Write) assisted with series of images and learned conventionally in fifth grade elementary school students cluster 1 sub-district of Kediri, Tabanan Academic Year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research with TTW (Think Talk Write) design research. The study population was all students in the fifth grade in elementary school Cluster 1 sub-district of Kediri, Tabanan Academic Year 2013/2014, which amounts to 232 people. The samples in this study conducted by random sampling technique were randomized class to determine the experimental group and the control group with the results of the draw that VE grade students of SD Negeri 1 Kaba-kaba as an experimental group numbering 32 students and VK grade students of SD Negeri 2 Kaba-kaba as a control group numbering 35 students. Methods of data collection in this study using the test method essay. Collected data were analyzed using methods of inferential statistical analysis (t-test). Based on the analysis of the data, Obtained ≥ tabs hit = 5.07 = 2.000 at significance level of 5%. So it can be interpreted that there are significant differences outcomes in learning Indonesian language by students that learned TTW (Think Talk Write) learning media assisted with series of images and those who use conventionally learning model, and the views of the average value of the experimental group = 84.17> = 77.52 in the control group. It can be concluded that the application of learning models TTW (Think Talk Write) media-assisted with series of images takes effect on learning outcomes Indonesian language for fifth grade elementary school students cluster 1 sub-district of Kediri, Tabanan Academic Year 2013/2014. Keywords: TTW (Think Talk Write) media-assisted radiant image, the result of learning Indonesian Language. keyword : Keywords: TTW (Think Talk Write) media-assisted radiant image, the result of learning Indonesian Language.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN GAMBAR BERSERI BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS ., Ni Kadek Veri Yanti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPS antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan gambar berseri dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kedonganan Kuta. Penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan rancangan penelitian “Nonequivalent Control Group Desain”. Populasi pada penelitian ini adalah Kelas V SD Gugus IV Kedonganan Kuta yang terdiri dari 229 orang siswa. Sampel penelitiannya adalah SDN 2 Kedonganan sebagai kelompok eksperimen sebanyak 39 orang siswa dan SDN 4 Kedonganan sebagai kelompok kontrol sebanyak 40 orang siswa yang diperoleh melalui teknik random sampling. Data prestasi belajar IPS diperoleh menggunakan instrumen tes yaitu tes objektif berbentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk=77, diperoleh thitung = 3,82 dan ttabel =2,000 sehingga (thitung > ttabel) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPS antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan gambar berseri dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kedonganan Kuta. Dapat disimpulkan, model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan gambar berseri berpengaruh terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Kedonganan Kuta.Kata Kunci : group investigation, gambar berseri, prestasi belajar IPS. A research is conducted to know the significant differences between learning achievement social sciences of student’s which used cooperative learning type group investigation (GI) assisted radiant image with student’s used convencional teaching of the fifth grade students cluster IV Kedonganan Kuta. A research is quasi experimental with designed as non equivalent group control. Population of research is fifth grade cluster IV Kedonganan Utara with 229 student’s. The sample of research is SDN 2 Kedonganan as an experimental class a total of 39 student’s and SDN 4 Kedonganan as an control class a total of 40 student’s obtained through random sampling technique. Learning achievement data using a test instrument is an objective test with multiple choice. The data analized with t-test. Based significant 5% and dk=77, obtained thitung = 3,82 and ttabel =2,000 so that (thitung > ttabel) then H0 disapproved dan Ha received. So, there are significant differences between learning achievement social sciences of student’s which used cooperative learning type group investigation (GI) assisted radiant image with student’s used convencional teaching of the fifth grade students cluster IV Kedonganan Kuta. It can be concluded cooperative learning type group investigation (GI) assisted radiant image effect on learning achievement social sciences of the fifth grade students cluster IV Kedonganan Kuta.keyword : group investigation, radiant image, achievement social sciences
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 4 TONJA ., Ary Lestari Gunawitra; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yg signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 2 kelas dengan 85 orang siswa. Pemilihan kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan melalui random sampling. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan metode tes tertulis berupa tes objektif berbentuk pilihan ganda biasa yang dianalisis menggunakan statistik parametrik yaitu uji-t.Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk =83 (thitung=8,801 > ttabel = 2,000), menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015. Ini berarti, model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 4 Tonja Denpasar Utara Tahun Ajaran 2014/2015.Kata Kunci : kooperatif tipe STAD, IPA, hasil belajar A research is conducted to know the significant differences between learning achievement science sciences of student’s which used cooperative learning type STAD (Student Team Achievement Division) with student’s used convencional teaching of the fifth grade students SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015. A research is designed as non equivalent group control. Population of research is fifth grade SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015 with 2 class and 85 student’s. Choise class eksperimen and class control used random sampling technique. Learning achievement data using a test instrument is an objective test with multiple choice. The data analized with statistic parametric is t-test. Based significant 5% dan dk=83 (thitung=8,801 > ttabel = 2,000), shows the significant differences between learning achievement science sciences of student’s which used cooperative learning type STAD (Student Team Achievement Division) with student’s used convencional teaching of the fifth grade students SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015. It can be concluded cooperative learning type STAD (Student Team Achievement Division) effect on learning achievement science of the fifth grade students SDN 4 Tonja Denpasar Utara academic year 2014/2015keyword : cooperative type STAD, science, learning achievement
Implementasi Model Pembelajaran Learning Cycle Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD N 5 BALER BALE AGUNG KABUPATEN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Gusti Ayu Rossi Ekayanti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD N 5 Baler Bale Agung, Negara, Jembrana melalui implementasian model pembelajaran Learning Cycle. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SD N 5 Baler Bale Agung, Jembrana. Penelitian ini melibatkan, siswa kelas IV SD N 5 Baler Bale Agung, Negara, Jembrana yang berjumlah 36 orang siswa dengan rincian 21 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Metode tes dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar matematika siswa kelas IV SD N 5 Baler Bale Agung, Negara, Jembrana. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan deskriftif kualitatif. Rata-rata persentase tingkat hasil belajar matematika siswa pada siklus I adalah 75,66% berada pada kategori sedang, dan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 81,61% berada pada kategori tinggi. Terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I dan siklus II sebesar 5,59%. Peningkatan juga terlihat pada persentase ketuntasan belajar siswa, pada siklus I sebesar 75,00% dan pada siklus II sebesar 91,67%. Terjadi peningkatan ketuntasan belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 16,67%. Jadi dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran Learning Cycle dapat mningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD N 5 Baler Bale Agung,Negara, Jembrana . Kata Kunci : Pembelajaran Learning Cycle, hasil belajar, matematika. The purpose of this research is to improvethe result of learning mathematic of grade IV students of SD N 5 Baler Bale Agung Jembrana by implementation model of learning cycle. This research is using method “Classroom Action Research” which it can does in two cycle. This research is done in SD N 5 Baler Bale Agung Jembrana which it consists of 36 student with detail of 21 boys and 15 girls. Data collecting method used in this research is test. Test method is used for collecting data about the result of learning mathematic of grade IV student of SD N 5 Baler Bale Agung Jembrana. The next, all the data is collected must be analyzed by use quantitative descriptive methodan qualitative descriptive method. The level average percentage of learning mathematic in cycle I is 75,66% and it is middle category, and in cycle II it’s going to 81,61% and it’s in high category. Upgrading of result study is happened from cycle I and cycle II are 5,59%. This upgrade can see in the similarly completeness result study of student, in cycle I is 75% and cycle II is 91,67%. The upgrading of result study from cycle I and II is 16,67%. So, we can make a conclusion that implantation model of cycle learning can improve result learning of mathematic for grade IV student of SD N 5 Baler Bale Agung Jembrana. keyword : learning cycle method, result of study, mathematic.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD N 1 MUNDEH KANGIN ., Komang Sudamayanto; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament siswa kelas V SD N 1 Mundeh Kangin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 1Mundeh Kangin sebanyak 30 siswa yang terdiri dari 13 laki – laki dan 17 perempuan. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yang dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis hasil belajar IPA dengan model kooperatif tipe TGT dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada siklus II.. Hasil belajar IPA mencapai persentase rata – rata siklus I 72,17% ( kriteria sedang ) dan siklus II 79,00 % ( kriteria tinggi). Ketuntasan klasikal pada siklus I 40%, siklus II mencapai ketuntasan 100%. . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Mundeh KanginKata Kunci : Model Team Game Tournament, Media Gambar,Hasil Belajar IPA. This research aims to improve learning results of the study Science through the application of cooperative learning model of the type of team games tournament grade V SD N 1 Mundeh Kangin. This research is a research action class is done in two cyles and each cycle is composed of 3 meetings. The subject of this research is the grade V students SD N 1 Mundeh Kangin as many as 30 students comprising 13 male and 17 female. The result of the study data collected using science tests were analyzed by using a quantitative descriptive method. The result of data analysis science with the cooperative model type TGT in this study show that there is an increase in cycle II. The. Learning outcome science percentages average cyle I 72,17 % ( medium criteria ) and siklus II 79,00 (high criteria ). Classical has been completed on cycle I of 40 %, cycle II reach has been completed of 100%. Thus it can be concluded that cooperative learning model type team games tournament can increase learning results science grade V students SD N 1 Mundeh Kanginkeyword : the model team games tournament, media picture,the result of study Science
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD N 1 MUNDEH KANGIN ., Komang Sudamayanto; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament siswa kelas V SD N 1 Mundeh Kangin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 1Mundeh Kangin sebanyak 30 siswa yang terdiri dari 13 laki – laki dan 17 perempuan. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yang dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis hasil belajar IPA dengan model kooperatif tipe TGT dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada siklus II.. Hasil belajar IPA mencapai persentase rata – rata siklus I 72,17% ( kriteria sedang ) dan siklus II 79,00 % ( kriteria tinggi). Ketuntasan klasikal pada siklus I 40%, siklus II mencapai ketuntasan 100%. . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Mundeh KanginKata Kunci : Model Team Game Tournament, Media Gambar,Hasil Belajar IPA. This research aims to improve learning results of the study Science through the application of cooperative learning model of the type of team games tournament grade V SD N 1 Mundeh Kangin. This research is a research action class is done in two cyles and each cycle is composed of 3 meetings. The subject of this research is the grade V students SD N 1 Mundeh Kangin as many as 30 students comprising 13 male and 17 female. The result of the study data collected using science tests were analyzed by using a quantitative descriptive method. The result of data analysis science with the cooperative model type TGT in this study show that there is an increase in cycle II. The. Learning outcome science percentages average cyle I 72,17 % ( medium criteria ) and siklus II 79,00 (high criteria ). Classical has been completed on cycle I of 40 %, cycle II reach has been completed of 100%. Thus it can be concluded that cooperative learning model type team games tournament can increase learning results science grade V students SD N 1 Mundeh Kanginkeyword : the model team games tournament, media picture,the result of study Science
MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE BERPENGARUH BERBANTUAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD GUGUS BUDI UTOMO ., I Kadek Putra Jaya; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain yaitu “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014 dari 8 sekolah dasar dan 13 kelas yang berjumlah 453 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu siswa kelas Vb SD N 6 Kesiman yang berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 8 Kesiman sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 orang. Data kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA siswa di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Tes kemampuan berpikir kreatif siswa diberikan pada saat post test secara tertulis. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa berdasarkan hasil analisis uji-t diketahui terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, dengan nilai rata - rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol (79,29>74,06) dan hasil analisis uji-t diketahui thitung = 2,02 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2.00. Dengan demikian disimpulkan bahwa model pembelajaran picture and picture berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajara IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Picture and Picture, kemampuan berpikir kreatif siswa This study aims to determine significant differences creative thinking ability of students that learned through learning models picture and picture with the students that learned using conventional learning in fifth grade elementary school students Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014 . The research is a quasi experimental design that is " Nonequivalent Control Group Design " . The study population was all students of class V SD Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014 of 8 primary schools and 13 classes totaling 453 students. Samples were taken with a random sampling technique ie Vb elementary grade students Kesiman N 6 of 33 people as the experimental class and fifth grade students of SD N 8 Kesiman as control classes totaling 30 people . Data creative thinking ability of students in science learning of students in the experimental class and the control class collected using essay tests . Tests students' ability to think creatively is given at the time of post-test in writing . Data were analyzed using t-test . The results of this study indicate that based on the results of t-test analysis is known there are significant differences in the students' creative thinking ability of students learning science that learned through learning models picture and picture with the students that learned using conventional learning in fifth grade elementary school students Force Budi Utomo East Denpasar 2013/2014 school year , with a value - average experimental group is higher than control group ( 79.29 > 74.06 ) and the results of t-test analysis is known t = 2.02 > t table ( α = 0:05 , 61 ) = 2:00 . Thus concluded that the learning model picture and picture effect on creative thinking ability of students in fifth grade science students pembelajara SD Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014keyword : creative thinking ability of students
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM BAHASA INDONESIA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVA SDN 1 UBUNG ., I Dewa Ayu Yustiawati; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4960

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) untuk meningkatkan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dan (2) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 1 Ubung yang berjumlah 37 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Metode analisis datanya menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) pada siklus I nilai rata-rata keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia adalah 2,62 (66%) “sedang” dan ketuntasan klasikal 65%. Pada siklus II nilai rata-rata yaitu 3,43 (86%) kategori “tinggi” dan ketuntasan klasikal yaitu 86%, sehingga terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. (2) Pada siklus I nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif yaitu 2,63 (66%) kategori “cukup kreatif”. Pada siklus II nilai rata-rata yaitu 3,43 (86%) kategori “kreatif, sehingga terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dapat disimpulkan bahwa, penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dapat meningkatkan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia dan kemampuan berpikir kreatif tema cita-citaku siswa kelas IVA SDN 1 Ubung.Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian proyek, keterampilan berbicara, kemampuan berpikir kreatif This classroom action research aimed (1) to improvement of speaking skills in Indonesian theme cita-citaku through the application of scientific approach to project assessment and (2) can improvement of the ability to think creatively theme cita-citaku through the application of scientific approach to project assessment. The subjects of this study were IVA students of SDN 1 Ubung amounting to 37 people. The method of data collection used in this research was testing method. The methods of data analysis were using descriptive quantitative and qualitative analysis methods. The results of this study were (1) In the first cycle the average value speaking skills in Indonesian was 2.62 (66%) "medium" category and 65% classical completeness. In the second cycle the average value was 3.43 (86%) "high" category and the classical completeness was 86% so, there was an increase from the first cycle to the second cycle. (2) In the first cycle average value ability to think creatively was 2.63 (66%) the category of "creative enough". In the second cycle the average values was 3.43 (86%) "creative" category so, there was an increase from the first cycle to the second cycle. It can be concluded that, the application of scientific approach to project assessment can increase students’s speaking skills in Indonesian theme cita-citaku and the abilities to think creatively in IVA grade students of SDN 1 Ubung.keyword : scientific approach, project assessment, speaking skills, ability to think creatively
Co-Authors ., Anak Agung Reni Paramitha ., Ayu Risa Fratika Dewi ., I Gede Widnyana ., I Gusti Ngurah Putu Putra Mahardika ., I Kadek Eno Ariawan ., I Nyoman Wahyu Mertayasa ., Ida Ayu Nyoman Lilis Trisnanti ., Ida Ayu Putu Mirla Lestari ., Indah Prawoko ., Kadek Dewi Trisnayanti ., Kadek Yuli Antari ., Komang Susanti Martinasari ., Luh Putu Anggraeni Wedanti ., Luh Putu Sri Wahyu Antari ., Ni Arye Siyani ., Ni Gusti Ayu Pt. Rita Indriani ., Ni Kadek Ayu Suryaniti ., Ni Kadek Dwi Pradnya Sari ., Ni L Pt Ayu Sutrisni ., Ni Luh Anna Septiana Putri ., Ni Luh Bella Amanda Sari ., Ni Luh Wayan Dina Widiani ., Ni Made Desi Kristiana ., Ni Made Desy Pratiwi Handaryani ., Ni Made Suwitri ., Ni Made Wulan Sri Tarini ., Ni Md Dwi Desiari p ., Ni Nyoman Adi Indradewi ., Ni Putu Desiana Sri Padmi Widya Dewi ., Ni Putu Dinda Paramita ., Ni Putu Evi Permata Dewi ., Ni Putu Intan Paramita ., Ni Putu Putriani Kusuma Antari ., Ni Putu Sartika Dewi ., Ni Wayan Eka Widya Lestari ., Nonik Tariasih Ni Luh ., Pande Komang Arsa Winata ., Putu Ayuna Widyasari ., Putu Desy Lestari ., Putu Indah Novianti ., Putu Mega Nilayanti ., Putu Setivani Putri ., R Ayu Sumina Putri ., Trisnawaty BR Ginting Adnyana, I Made Wira Adnyana, I Made Wira Adnyani, Ayu Mita Adnyani, Ayu Mita Agustini, Ni Ketut Anak Agung Putri Saraswati ., Anak Agung Putri Saraswati Anggraeni, Maria Yosi Anggraeni, Maria Yosi Ari Cahyani, Ni Wyn Serra Yuni Ary Lestari Gunawitra . Cintya Puspita Sari DB.Kt. Ngurah Semara Putra Dewa Ayu Indra Wahyuni Diah Putu Witaningtyas . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Gusti Ngurah Sastra Agustika I Dewa Ayu Yustiawati . I Gede Gemaydha . I Gusti Agung Inten Prabaningrum I Gusti Ayu Putu Sri Bintang Kristina De . I Gusti Ayu Rossi Ekayanti . I Gusti Ngurah Mega Maya Mandala Putra . I Kadek Purwanta . I Kadek Putra Jaya . I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wardana . I Komang Ngurah Wiyasa I Made Sucitayana . I Nengah Suadnyana I Wayan Arya Ariana ., I Wayan Arya Ariana I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Nyoman Sri Santini . Ida Ayu Sugiantiningsih . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Indra Wahyuni, Dewa Ayu Kadek Dwi Warsini ., Kadek Dwi Warsini Kadek Hery Okta Rivaldi Kadek Junia Dwi Antariyani ., Kadek Junia Dwi Antariyani Ketut Agustini Komang Ratna Puspa Sari ., Komang Ratna Puspa Sari Komang Sudamayanto . Komang Yuli Andayani . Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Luh Ayu Tirtayani Luh Pt Oka Mahayani . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Sances Prasiwi ., Made Sances Prasiwi Maratus Shaleha . Maria Goreti Rini Kristiantari Ni Kadek Ayustria Nari Ratih . Ni Kadek Ratna Wahyuni . Ni Kadek Veri Yanti . Ni Komang Tri Murni . Ni Luh Mayumi Tri Pratiwi ., Ni Luh Mayumi Tri Pratiwi Ni Luh Putu Noviari . Ni Luh Putu Yeni Sugiarti . Ni Luh Sumerti . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Windi Ardianthi ., Ni Made Windi Ardianthi Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sukmasari ., Ni Nyoman Sukmasari Ni Putu Anik Yasmira Eka Dewi . Ni Putu Dara Ermiyanti ., Ni Putu Dara Ermiyanti Ni Putu Deshi Umareani . Ni Putu Feby Astri p . Ni Putu Mita Ardani . Ni Putu Suastini ., Ni Putu Suastini Ni Putu Yogiswari ., Ni Putu Yogiswari Ni Wayan Ayu Endang Istorina . NI WAYAN DESIARI . Ni Wayan Novi Arsani ., Ni Wayan Novi Arsani Ni Wayan Sri Oktarini . Ni Wayan Suniasih Ni Wyn Serra Yuni Ari Cahyani Prabaningrum, I Gusti Agung Inten Pratiwi, Ni Wayan Mita Putu Dian Yasmi Lastari . Sagung Dewi Gandhari Kusuma Ningrat . Sari, Ni Putu Elfira Sari, Yulia Indah Yulita Faizul Afa .