M.Pd Drs. Made Putra .
Unknown Affiliation

Published : 186 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS (THINK PAIR SHARE) BERBANTUAN QUESTION CARD TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Putu Ida Handayani; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran TPS berbantuan question card dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu dengan desain kelompok Non-Ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 168 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sehingga diperoleh dua kelas yaitu kelas V SD Negeri 17 Dangin Puri berjumlah 39 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA SD Negeri 28 Dangin Puri berjumlah 36 siswa sebagai kelompok kontrol. Data tentang kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan melalui metode tes dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen lebih tinggi daripada rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok kontrol (75,80 > 68,56). Nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen termasuk ke dalam kategori baik dan nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok kontrol termasuk ke dalam kategori cukup. Berdasarkan hasil pengujian normalitas dan homogenitas terhadap data yang didapat dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t dan menunjukkan thitung = 3,584 dan ttabel = 1,980 dengan db = 73 dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (3,584 > 1,980), maka Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran TPS berbantuan question card dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) berbantuan question card berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik tahun ajaran 2016/2017. Kata Kunci : model pembelajaran TPS, question card, kompetensi pengetahuan IPA This study aimed to determine the significant differences in science knowledge competence between groups of students who are taught a model of learning TPS assisted question card with a group of students who were taught conventional learning in grade V students SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik academic year 2016/2017. This research type is quasi research with Non-Equivalent group design. The population of this study are students of grade V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik academic year 2016/2017 as many as 168 students. Sample determination was done by random sampling technique. So that obtained two classes of grade V SD Negeri 17 Dangin Puri amounted to 39 students as experimental group and grade VA SD Negeri 28 Dangin Puri amounted to 36 students as a control group. Data on the knowledge competence of IPA are collected through the test method using an ordinary double-choice objective test. Furthermore, the data were analyzed by t-test. The results showed that the average science knowledge competence of the experimental group was higher than the average knowledge competence of control group IPA (75,80> 68,56). The average value of science knowledge competence of the experimental group is included in the good category and the average score of science knowledge competence of the control group is included in the sufficient category. Based on the normality and homogeneity test on the data obtained from the experimental group and the control group is normal and homogenous distribution. The hypothesis test is then tested by t-test and shows thitung = 3,584 and ttable = 1,980 with db = 73 and significance level 5%. Based on the test criteria, t count> t table (3,584> 1,980), then Ho is rejected. This means that there is a significant difference in science knowledge competence between the groups of students who are taught through the learning model of TPS with the help of question cards with groups of students who are taught conventional learning. Based on the result of this research, it can be concluded that the cooperative learning model of TPS (Think Pair Share) with the help of question card influences the knowledge competence of science students of grade V SD Gugus I Gusti Ngurah Jelantik academic year 2016/2017.keyword : TPS learning model, question card, science knowledge
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Komang Putri Padmayani; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di Gugus I Mengwi tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen semu, yaitu Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus I Mengwi tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini ditentukan menggunakan simple random sampling. Kelas VA di SD No. 2 Cemagi terpilih sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA di SD No. 4 Cemagi terpilih sebagai kelompok kontrol dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes, yaitu tes hasil belajar matematika. Analisis untuk menguji hipotesis statistik dalam penelitian menggunakan analisis uji beda, yaitu uji-t. Hasil uji hipotesis statistik menggunakan analisis uji-t menunjukkan harga thitung=4,61 > harga ttabel=2,02 dengan taraf signifikansi 5% dan dk=42, maka H0 ditolak atau terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya pada siswa kelas V di Gugus I Mengwi tahun pelajaran 2016/2017. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan rerata skor hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya=23,45 > rerata skor hasil belajar matematika kelompok siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya=20,41. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbantuan tutor sebaya berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di Gugus I Mengwi tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : hasil belajar matematika, problem based learning, tutor sebaya. This research aims to investigate the effect of Problem Based Learning model assisted by peer tutor on the learning outcomes of mathematics 5th grade students of Gugus I Mengwi lesson years 2016/2017. The type of research used in this research is experimental research with the design of pseudo experiments, namely Nonequivalent control group design. The population of this research is 5th grade students of Gugus I Mengwi lesson years 2016/2017. This sample of research were determined by using purposive sampling technique. SD No. 2 Cemagi was selected as the experimental group and SD No. 4 Cemagi was selected as the control groups in this research. Data collection method in this research is using test method, that is test result of mathematics learning. The analysis used to test the statistical hypothesis in this research is different test analysis, it is t-test. The result of statistical hypothesis test based on t-test analysis shows the price of thitung=4,61 > the price of ttabel=2,02 at a significance level of 5% and degree of freedom amount 42, then the result of H0 is rejected or there is a significant difference of learning outcomes of mathematics of student group that is taugh using Problem Based Learning model assisted by peer tutor and groups of student which doesn’t learn using Problem Based Learning model assisted by peer tutor on 5th grade students of Gugus I Mengwi lesson years 2016/2017. The result of descriptive statistical analysis showed that the average score of learning outcomes of mathematics group of students who were taught using Problem Based Learning model assisted by peer tutor=23,45 > the average score of group of students which doesn’t learn using Problem Based Learning model assisted by peer tutor=20,41. This it can be concluded that there is the effect of Problem Based Learning model assisted by peer tutor to the learning outcomes of mathematics 5th grade students of Gugus I Mengwi lesson years 2016/2017.keyword : learning outcomes of mathematics, problem based learning, peer tutor.
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS ., Ni Made Astini; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran talking stick berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan menggunakan rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara yang berjumlah 391 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 84 orang siswa yaitu 43 siswa kelas IVB SD Negeri 21 Pemecutan yang menjadi kelompok eksperimen dan 41 orang siswa kelas IVB SD Negeri 29 Pemecutan yang menjadi kelompok kontrol. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data kompetensi pengetahuan IPS siswa dikumpulkan menggunakan metode tes yang kemudian dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 78,99 berada pada kategori baik dan kelompok kontrol yaitu 68,93 berada pada kategori cukup. Berdasarkan hasil uji t diperoleh thitung = 3,54 dan taraf signifikansi 5% dengan dk=82 didapat ttabel = 2,000. Kriteria pengujian thitung > ttabel (3,54 > 2,000) maka Ho ditolak, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran talking stick berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara tahun pelajaran 2016/2017. Dengan demikian, disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick berbasis kearifan lokal berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : talking stick, kearifan lokal, dan kompetensi pengetahuan IPS This research is to find out the significant differences social science competency of the group of student who learned through talking stick models based of the local wisdom and the group of students who learned through conventional learning to the fourth grade student of SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara in academic year 2016/2017. The type of his research is quasi experiment which us non-equivalent group design. The population of this research was all student in fourth grade of SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara, amounted to 391 people.The sample of the research amounted to 85 student. They are 43 student of class IVB SD Negeri 21 Pemecutan which became experimental group and 41 student of class IVB SD Negeri 29 Pemecutan which became the control group. The sample was selected using random sampling technique. The data social science competency student was obtained by using method test then analysis by t test. Based of the analysis showing average experiment group student 78,99 in category good and control group student 68,93 in category enough. Based of the analysis t test showing thitung = 3,54 and 5% significance with degree of freedom 82 standard obtained ttabel = 2,000. The criteria thitung > ttabel (3,59 > 2,000) then H0 is rejected, this means that there is a significant differences social science competency student who are learned through talking stick models based on the local wisdom and the group of students who are learned through conventional learning to the fourth grade student of SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara in academic year 2016/2017. So that, talking stick learning model based on the local wisdom has impact to the social science competency to the fourth grade student of SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara in academic year 2016/2017. keyword : talking stick, local wisdom, dan social science competency
*PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV ., Ni Putu Ria Andri Laksmi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 508 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVC SD N 19 Pemecutan dengan jumlah 50 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD N 15 Pemecutan jumlah 50 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung= 7,65 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 98 diperoleh nilai ttabel = 1,980 sehingga thitung = 7,65> ttabel = 1,980. Berdasarkan kriterian pengujian, maka Ho ditolak. Hal itu membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan matematika pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) adalah 78,1 dikonversikan PAP skala 5 berada pada kategori cukup (C) sedangkan pada kelompok yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) adalah 62,26 berada pada kategori kurang (D). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : TAI, kompetensi pengetahuan matematika. *This study aims to determine the effect of cooperative learning model type Assisted Individualization Team (TAI) to the competence of mathematics knowledge of fourth grade students SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson 2016/2017. The design of this research is quasi experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research is all the fourth grade students of SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson Year 2016/2017, amounting to 508 people. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this study were students of grade IVC SD N 19 Pemecutan with number of 50 students as experiment group and fourth graders of SD N 15 Pemecutan number 50 students as control group. The data were collected using the test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data obtained were analyzed using the t-test. The results of data analysis obtained thitnung = 7,65 while at the level of significance 5% and dk = 98 obtained ttable value = 1.980 so thitung = 7,65> ttabel = 1,980. Based on the test criteria, Ho is rejected. It proves that there is a significant difference of competence of mathematics knowledge of experiment group and control group. The average score of the competence of mathematics knowledge in the group that was taught by cooperative learning model of Team Assisted Individualization (TAI) type was 78,1 converted PAP scale 5 was in enough category (C) while in group that was not learned by cooperative learning model of Team type Assisted Individualization (TAI) is 62,26 in the less (D) category. Based on these results, it can be concluded that the cooperative learning model of Team Assisted Individualization (TAI) influences the competence of mathematics knowledge of fourth grade students of SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson Year 2016/2017.keyword : *TAI, the competence of mathematical knowledge.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA MADE PUTRA ., Ni Luh Putu Yuni Antari; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe TSTS berbantuan multimedia terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi dengan rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 2 Tonja sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 5 Tonja sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 36 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, yakni tes pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 butir soal yang telah di validasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung=3,58 dengan taraf signifikansi 5% dan dk=70 diperoleh nilai ttabel=2,000 sehingga thitung=3,58 > ttabel=2,000 maka Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif tipe TSTS berbantuan multimedia dan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif tipe TSTS berbantuan multimedia pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra. Rerata nilai kompetensi pengetahuan IPS yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif tipe TSTS berbantuan multimedia, yaitu 83,78 dengan predikat Baik (B) dan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif tipe TSTS berbantuan multimedia yaitu, 74,25 dengan predikat Cukup (C). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif tipe TSTS berbantuan multimedia berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : kompetensi pengetahuan IPS, TSTS, multimedia This study aims to determine the effect of cooperative learning model type TSTS multimedia assisted to the knowledge competence of IPS students of grade V SD Gugus Letda Made Putra. This research is an experimental research with experimental design used is a quasi experimental design with non-equivalent group design. Population in this research is all student of class V SD Gugus Letda Made Putra Year Ajisi 2016/2017. The sample of this research is students of class V SDN 2 Tonja as experiment group and class V student of SDN 5 Tonja as control group with total of each group as many as 36 students. The data collection method used is the test method, namely the usual double choice test amounting to 30 items that have been validated. The data analysis technique used is t-test. Result of data analysis obtained tcount=3.58 with significance level 5% and dk=70 obtained tcount value=2,000 so tcount= 3.58> ttable=2.000 then Ho rejected. This means that there are significant differences in the competence of IPS knowledge of students who are taught through cooperative learning model TSTS type multimedia and students who are not learned through cooperative learning model TSTS type multimedia assisted in grade V SD Gugus Letda Made Putra. The mean of IPS knowledge competency competency which is learned through cooperative learning model of TSTS type multimedia assisted, that is 83,78 with good predicate (B) and student which is not learned through cooperative learning model of TSTS type multimedia assisted that is, 74,25 with predicate Enough (C) . Thus, it can be concluded that the model of cooperative learning type TSTS multimedia assisted on the competence of knowledge IPS class V SD Gugus Letda Made Putra Year Teaching Year 2016/2017.keyword : IPS knowledge competence, TSTS, multimedia
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA MADE PUTRA ., Ni Putu Yuni Wiantari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media adio-visual terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, desain penelitian non-ekuivalen. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan mengacak kelas. Sampel penelitian adalah siswa kelas VB SDN 2 Dangin Puri sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB SDN 5 Tonja sebagai kelompok kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan instrumen dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa sebanyak 20 soal yang sudah divalidasi. Data kompetensi pengetahuan IPS dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengethuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan mengguakan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media adio-visual dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan mengguakan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media adio-visual. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil hitung uji-t, thitung= 5,88 dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 66 diperoleh nilai ttabel = 2,00, thitung = 5,26 > ttabel = 2,00. Perhitungan nilai rerata siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media audio-visual ( = 78,82 ) > dari siswa yang tidak dibelajarakan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media Adio-Visual ( = 63,52 ). Dapat disimpulkan model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media adio-visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra.Kata Kunci : kompetensi pengetahuan IPS, NHT This study aims to determine the effect of cooperative learning model type Numbered Head Together with adio-visual media to the competence of social knowledge of grade V SD Gugus Letda Made Putra students. This type of research is quasi-experimental research, non-equivalent research design. The population of the study was the students of Grade V of SD Gugus Letda Made Putra. The sample was determined using random sampling technique by randomizing the class. The sample of this research is VB SDN 2 Dangin Puri as experiment group and VB SDN 5 Tonja students as control group. The social knowledge competence data is collected with the instrument in the form of an ordinary double choice objective test of 20 validated questions. Social knowledge competence data was analyzed using t-test. The result of the analysis shows that there is a significant difference of social learning competency between groups of students who are taught by using cooperative learning model of Numbered Head Together with adio-visual media and group of students who are not learned by using cooperative learning model of Numbered Head Together with adio-visual media. It is proved by the result of t-test, tcal = 5,88 with significance level 5% and dk = 66 obtained ttable value = 2,00, tcal = 5,26> ttable = 2,00. The calculation of the mean values of the students who followed the learning using the cooperative learning model type Numbered Head Together with audio-visual media (= 78,82)> of the students who were not studied using cooperative learning model type Numbered Head Together with Adio-Visual media (= 63,52 ). It can be concluded that the cooperative learning model of Numbered Head Together with adio-visual media has an effect on the competence of social student knowledge of grade V SD Gugus Letda Made Putra. keyword : social knowledge competence, NHT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS LETDA MADE PUTRA ., Ni Made Yuni Candra; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan desain eksperimen semu dengan rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 41 siswa dan kelas IVB SDN 5 Tonja sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 45 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan metode tes, yakni tes pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 butir soal yang telah di validasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung=8,51 dengan taraf signifikansi 5% dan dk=84 diperoleh nilai ttabel=2,000 sehingga thitung=8,51> ttabel=2,000 maka Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep dan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep pada siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra. Rerata nilai kompetensi pengetahuan IPA yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep, yaitu 82,31 dengan predikat Baik (B) dan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif tipe TGT berbantuan peta kosep yaitu, 71,82 dengan predikat Cukup (C). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra.Kata Kunci : TGT, peta konsep, kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine the effect of cooperative learning model type TGT assisted concept map to science knowledge competence of fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra. This research is an experimental research with experimental design which used quasi experiment design with non-equivalent group design. Population in this study all fourth grade students of Elementary School Gugus Letda Made Putra Tahun Teaching Year 2016/2017. The sample of this research is students of grade IVC SDN 2 Dangin Puri as experiment group with 41 students and grade IVB SDN 5 Tonja as control group with 45 students. Methods of data collection used with the test method, the usual double-choice test amounting to 30 items that have been in the validation. The data analysis technique used is t-test. Result of data analysis obtained tct = 8,51 with significance level 5% and dk = 84 obtained ttable value = 2,000 so thitung = 8,51> ttable = 2.000 then Ho rejected. This means that there is a significant difference in the knowledge competence of the science of students who are taught through cooperative learning model type TGT assisted concept maps and students who are not learned through cooperative learning model type TGT assisted concept map in fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra. The average value of science knowledge competence that is learned through cooperative learning model type TGT assisted with concept map, that is 82,31 with good predicate (B) and student which is not learned through cooperative learning model type TGT assisted kosep map that is, 71,82 with predicate ( C). Then it can be concluded that cooperative learning model type TGT assisted concept map influence on science knowledge competence of fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra.keyword : TGT, concept map, science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS UNTUNG SURAPATI DENPASAR TIMUR ., Ni Wayan Cindhi Meilani; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10774

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Think Pair Square dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Negeri SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Untung Surapati yang terdiri dari 229 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 71 siswa , 37 siswa kelas IV SDN 7 Sumerta sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 34 siswa kelas IV SDN 14 Dangin Puri sebagai kelas kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dilakukan dengan metode tes dan instrument yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan uji-t. Rata-rata hasil kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Pembelajaran Think Pair Square lebih tinggi dengan rata-rata 82,27 dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan rata-rata 72,11.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Think Pair Square dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional dengan t hitung = 5,22 ; sedangkan pada taraf 5% dan dk= 69 diperoleh nilai t tabel = 2,00. Hal ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Think Pair Square berpengaruh signifikan terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siswa kelas IV SD Negeri Gugus Untung Surapati Denpasar Timur.Kata Kunci : pembelajaran think pair square, kompetensi pengetahuan IPS. The purpose of this research is to know the significant difference of mastering the competence of IPS knowledge between the groups of students who are taught by the Think Pair Square Learning Model with the students who are taught through conventional learning in grade 4 students of SD Negeri Gugus Untung Surapati, East Denpasar. This research is a quasi-experimental research with non-equivalent design group design. The population of this research is all the fourth grade students of State Elementary School in Untung Surapati Cluster consisting of 229 students. The sample in this research are 71 students, 37 students of grade IV SDN 7 Sumerta as experiment group and as many as 34 students of grade IV SDN 14 Dangin Puri as control class. The determination of experimental group and control group using random sampling technique. The collection of competency knowledge knowledge of IPS data is done by the test method and the instrument used is in the form of ordinary double choice objective test. Data were analyzed using t-test. The average result of IPS knowledge competence of students who learned using Think Pair Square Learning Model is higher with an average of 82.27 compared to students who were taught by conventional learning with an average of 72.11. The results showed that there were significant differences in competency Knowledge of IPS between groups of students who were taught by Think Pair Square Learning Model with students who were taught through conventional learning with t count = 5.22; While at level 5% and dk = 69 obtained t value table = 2,00. This means H0 is rejected and Ha accepted. Thus it can be concluded that the Learning Model Think Pair Square significantly influence the mastery of IPS knowledge competence in fourth grade students of State Elementary School Untung Surapati East Denpasar.keyword : learning think pair square,IPS knowledge competence.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Reinforcement Tehadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Gugus IV Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017. ., I Wayan Suastana; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Abiansemal Badung tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas V SD Gugus IV Abiansemal Badung yang berjumlah 152 orang siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas V SD No. 2 Ayunan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas V SD No. 2 Dauh Yeh Cani sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 31 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,32 > ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% (α=0,05) dengan dk = (33 + 31 – 2) = 61 adalah 2,00. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh Antara siswa kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan siswa kelompok kontrol ( = 78,25 > = 69,58). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Abiansemal Badung.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, reinforcement, hasil belajar IPS. This study aims to determine the significant differences in IPS learning outcomes between students who were taught through Inquiry learning model based on reinforcement with students who were taught through conventional learning in grade V SD Abiansemal Badung in the 2016/2017 school year. This research is a quasi experimental research with the research design used is Non Equivalent Control Group Design. The study population is all the students of class V Elementary School IV Abiansemal Badung, amounting to 152 students. Determination of the sample in this study was done by random sampling technique to determine the experimental group and the control group with the result of the draw that is the students of grade V SD No. 2 Ayunan as the experiment group consisting of 32 students and students of grade V SD No. 2 Dauh Yeh Cani as a control group of 31 students. Methods of data collection using the usual type of objective type of objective test method. The data collected were analyzed by t-test. Based on the results of data analysis, obtained tcount = 5.32> ttable = 2.00 at 5% significance level (α = 0.05) with dk = (33 + 31 - 2) = 61 is 2.00. So it can be interpreted that there are significant differences in IPS learning outcomes between students who were taught by Inquiry learning model based on reinforcement with students who were taught by conventional learning. The average of IPS learning result obtained between the experimental group is higher than the control group students (= 78,25> = 69,58). Thus it can be concluded that the implementation of Inquiry Learning model based on reinforcement has an effect on the learning outcomes of Social Science students of Grade V Elementary School IV Abiansemal Badung.keyword : Guided Inquiry, reinforcement, IPS learning outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN TABANAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Gst Ag Md Chandra m; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10809

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di SD Gugus III Kecamatan Tabanan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Tabanan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 142 orang. Cara menentukan sampel yaitu dengan sampling purposive. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPA siswa. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan uji prasyarat analisis. Analisis statistik deskriptif yaitu menghitung mean, standar deviasi dan varians. Sedangkan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas sebaran data dan homogenitas varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual memiliki mean =81.1 termasuk dalam kategori baik, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memiliki mean = 66.1 termasuk dalam kategori cukup, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 115.77 > ttabel = 2,000). Siswa yang belajar menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual bebantuan media visual menunjukkan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Sehingga pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V.Kata Kunci : Pendekatan kontekstual,media visual, hasil belajar ABSTRACT This study aims to determine the difference of science learning result of students who were taught using contextual teaching approaches assisted visual media with students who were taught using conventional learning in SD Gugus III Kecamatan Tabanan. This research type is quasi experiment (quasi experiment) with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all student of class V in SD Gugus III Sub District Tabanan Lesson Year 2016/2017 which amounted to 142 people. How to determine the sample is by purposive sampling. Data collection in this research is done by test method. The test method is used to collect data of students' science learning outcomes. Data analysis methods used are descriptive statistical analysis and prerequisite analysis test. Descriptive statistical analysis ie calculate mean, standard deviation and variance. While the prerequisite analysis test is the normality test of data distribution and homogeneity of variance. The result of the research shows that (1) the learning result of science students who follow the contextual visual assisted learning approach have mean = 81.1 included in the good category, (2) the learning result of students who follow the conventional learning have mean = 66.1 included in enough category, (3 ) There is a significant difference of science learning result between students who follow contextual teaching-assisted teaching approach with students who follow conventional learning (t count = 115.77> t table = 2,000). Students who learn to use contextual learning approaches with visual media show higher learning result than students learning to use conventional learning. So that contextual teaching approaches assisted visual media give influence to science learning result of class V student. keyword : Contextual approach, visual media, learning result
Co-Authors ., A.A.Istri Alit Trisnawati ., Anak Agung Ayu Inten Pramita Dewi ., Anak Agung Istri Saraswati Dewi ., Gst Ag Md Chandra m ., Gusti Ayu Desy Anggarini ., Gusti Ayu Manika Diantari ., Hilda Indriani ., I Dewa Ayu Ratnadewi ., I Gusti Ayu Jayanti Kusuma ., I Kadek Puji Artha ., Iga Ag Ngr Kartika ., Kadek Agus Suryanatha ., Kadek Diah Pramana Dewi Suanda ., Kadek Sri Meiyani ., Kadek Widiantari ., Katharina Wiwik Wulandari ., Komang Dewi Sukaryasih ., Komang Putri Padmayani ., L.Pt Eka Sri Wahyuni ., Luh Dewi Puspawati ., Ni Kadek Candra Wahyuni ., Ni Kadek Evie Febrianti ., Ni Kd Rai Purnama s ., Ni Luh Gede Yuni Artini ., Ni Luh Putu Yuni Antari ., Ni Luh Tika Kristina Dewi ., Ni Luh Trisna Dewi ., Ni Made Astini ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti ., Ni Made Yuni Candra ., Ni Putu Ida Handayani ., Ni Putu Inggrid Dewi Galung ., Ni Putu Oki Lestari Ningsih ., Ni Putu Ria Andri Laksmi ., Ni Putu Tina Trisnawati ., Ni Putu Widariwati ., Ni Putu Yuni Wiantari ., Ni Wayan Cindhi Meilani ., Ni Wayan Juniari ., Nonik Tariasih Ni Luh ., Nyoman Evy Pramandaputri ., Putu Ayuna Widyasari ., Putu Chan Wisjayani Dadri Anak Agung Istri Puspadewi . Anak Agung Ratih Wulandari . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwi Hermawan . Gusti Ayu Dian Ratna Pertiwi p . Gusti Ayu Mas Eka Jayanti . I Dewa Ayu Putri Nopiyanti ., I Dewa Ayu Putri Nopiyanti I Gede Arta Januwardana . I Gusti Ayu Eny Indrawati . I Gusti Ayu Mas Siwilatri . I Gusti Ayu Riani Wisesa . I Gusti Ayu Sukmandari . I Kadek Dwi Setyawan ., I Kadek Dwi Setyawan I Kadek Septyadhi ., I Kadek Septyadhi I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wiyasa I Made Widi Artana ., I Made Widi Artana I Nengah Suadnyana I Nyoman Triyana . I Putu Agus Sunarman . I Putu Sumardika . I PUTU TOMMI PURWANTO . I WAYAN SUASTANA ., I WAYAN SUASTANA I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Surya Kencana Dewi . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Ketut Surya Gumana ., Ida Bagus Ketut Surya Gumana Ida Bagus Surya Manuaba Kadek Mita Wahyuni . Komang Manik Riptiani ., Komang Manik Riptiani Luh Ayu Purnawati . M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Delly Praditya Mandala Putra . Maria Goreti Rini Kristiantari Ni Gusti Ayu Made Armita Jayanti . Ni Kadek Puriniawati . Ni Kadek Yeni Indah Permata Sari . Ni Luh Diantari . Ni Luh Karnita Dewi ., Ni Luh Karnita Dewi Ni Luh Made Dwi Wintari . Ni Made Ari Wulandari ., Ni Made Ari Wulandari Ni Made Ayu Purwandari . Ni Made Dwi Yuniari . Ni Made Rai Ariwitari . Ni Made Sriadnyani ., Ni Made Sriadnyani Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sukreni . Ni Putu Indra Rusminiati . Ni Putu Unitasari . Ni Putu Wiwik Sintya Dewi ., Ni Putu Wiwik Sintya Dewi Ni Wayan Aniek Ferdiantini . Ni Wayan Erni Setiari ., Ni Wayan Erni Setiari Ni Wayan Sri Oktarini . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Widyaningsih ., Ni Wayan Widyaningsih Ni Wayan Yanti Armini . Putu Laksmi Darmayanti . Putu Linda Asmara Dewi . Putu Yunia Widayani .