Drs. Nyoman Wirya .
Unknown Affiliation

Published : 198 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI TARI TRADISIONAL JANGER UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK KUMARA SHANTI SEDANA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ida Ayu Indira Wardani; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.8337

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode demonstrasi melalui kegiatan tari tradisional janger dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak semester II di TK Kumara Shanti Sedana Singaraja tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 20 orang anak usia 5-6 tahun di TK Kumara Shanti Sedana Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang perkembangan motorik kasar anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa format observasi. Data data hasil penelitian dianalisis dengan metode analisis deskriptif dan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisi data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik kasar pada anak di TK Kumara Shanti Sedana Singaraja setelah diterapkan metode demonstrasi melalui kegiatan tari tradisional janger. Rata-rata presentase perkembangan motorik kasar anak pada siklus I sebesar 57,81% yang berada pada kategori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,31% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan perkembangan motorik kasar anak dari kategori rendah menjadi kategori tinggi sebesar 22,5% pada anak TK Kumara Shanti Sedana Singaraja. Kata Kunci : metode demonstrasi, tari janger, perkembangan motorik kasar. This study aims to determine the method demonstration through tradisional dance janger can imptove gross motor skills of children second semester in TK Kumara Shanti Sedana Singaraja 2015/2016. School years. The type of research in clasroom action research conducted in two cycles and the subject of as many as 20 children aged 5 to 6 years in TK Kumara Shanti Sedana Singaraja 2015/2016 school year. Research data on gross motor development of children collected by observation with an instrument in the form of observational format. The data research results were analized with descriptive analysis and quantitative descriptive method. The results of data analysis showed that an increase in gross motor development in children in TK Kumara Shanti Sedana Singaraja after the applied methods through traditional dance demonstration janger. The average percentage of gross motor development of children in frist cycle at 57,81% which is at the low category, an increase in second cycle becomes 80,31% were clas sified in the high category. This, an increase in gross motor development of children from lower category to higher category by 22,5% in children TK Kumara Shanti Sedana Sinagaraja. keyword : demonstration method, janger dance, gross motor development.
PENERAPAN METODE BERCAKAP-CAKAP BERBANTUAN MEDIA TELEPON GELAS UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK KELOMPOK B SEMESTER I DI TK WIDYA KUMARASTHANA BANYUNING TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Nur Rita Wati; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i3.8820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan bahasa anak melalui penerapan metode bercakap-cakap berbantuan media telepon gelas pada Kelompok B di TK Widya Kumarasthana Banyuning Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas,. Data tentang hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan bahasa anak kelompok B di TK Widya Kumarasthana Banyuning dari penerapan metode bercakap-cakap berbantuan media telepon gelas mencapai 22,35%. Data ini didapat dari perbandingan antara data siklus I dan data siklus II, dimana nilai rata-rata skor persentase pada siklus I sebesar 61% yang termasuk kriteria rendah dan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu 83,35% yang termasuk kriteria tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercakap-cakap berbantuan media telepon gelas dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak dalam kemampuan berbicara pada anak kelompok B semester I di TK Widya Kumarasthana BanyuningKata Kunci : Metode bercakap-cakap, Perkembangan bahasa, kemampuan berbicara. This study aims to determine the increase in child language development through the application of methods of conversing media-assisted telephone glasses in Group B at TK Widya Kumarasthana Banyuning in academic year 2016/2017. This research is a classroom action research ,. Data on learning outcomes in this study were collected by using observation, interview and documentation. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in child language development group in kindergarten Widya Kumarasthana Banyuning of application method of conversing media-assisted telephone glass reached 22.35%. This data was obtained from a comparison between the data first cycle and the second cycle of data, where the value of the average percentage score in the first cycle by 61%, which includes the criteria of low and an increase in the second cycle is 83.35%, which included high criteria. It can be concluded that the application of the method of conversing media-assisted telephone glasses can improve children's language development in children's ability to speak in the first half of group B in kindergarten Widya Kumarasthana Banyuning.keyword : method of conversing, language development, speech.
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 ., Ni Luh Prihanjani; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i3.8822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak setelah penerapan metode bercerita berbantuan media boneka tangan pada anak usia 5-6 tahun semester I di TK Dharma Kartini Les Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi.Subjek penelitian ini berjumlah 15 anak.Data tentang hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi.Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media boneka tangan dapat meningkatkan hasil belajar kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Kartini Les Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rerata hasil belajar kemampuan berbicara anak pada siklus I adalah 63,5% yang berada pada kategori rendah. Rerata hasil belajar pada siklus II sebesar 88,6% dengan kriteria tinggi. Jadi terjadi peningkatan belajar sebesar 25,1%. Kata Kunci : boneka tangan, metode bercerita, kemampuan berbicara This study aims to determine the increase speaking ability in recognizing the emblem after the application of methodstorytelling with puppets of children aged 5-6 in TK Dharma Kartini Les Buleleng in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a phase of action planning, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were 15 children. Data on learning outcomes in this study were collected by using observation method. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results showed that the application of method storytelling with puppets can improve learning outcomes of speakingabilities of children aged 5-6 in TK Dharma Kartini Les Bulelengin the academic year 2016/2017. It can be seen from the increase in average learning outcomes speaking abilitiesof children in the first cycle was 63.5%, which is at the low category. The mean result of learning on the second cycle of 88.6% with high criteria. So there was an increase of learning by 25.1%keyword : puppets, storytelling, speaking ability.
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK KELOMPOK B1 SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2016/2017 DI PAUD PRADNYA PARAMITA PENARUNGAN SINGARAJA ., Ni Made Dian Pertiwi; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i3.8833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menyimak anak setelah diterapkannya metode bercerita berbantuan media kartu gambar berseri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian berada di PAUD Pradnya Paramita Penarungan, Singaraja. Subyek penelitian adalah anak kelompok B1 semester I tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 20 anak, terdiri dari 8 orang anak laki-laki dan 12 orang anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan melakukan observasi langsung terhadap kemampuan menyimak anak. Dari hasil observasi diperoleh data bahwa anak kelompok B1 di PAUD Pradnya Paramita Penarungan Singaraja, dalam hal kemampuan menyimak masih kurang.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media kartu gambar berseri, ternyata dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak di PAUD Pradnya Paramita Penarungan Singaraja. Kemampuan meyimak anak pada siklus I sebesar 63,44%,yang berarti pada katagori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 79,06% yang menunjukkan kategori tinggi. Jadi peningkatan yang terjadi dari siklus I ke siklus II sebesar 15,62%. Kenyataan ini menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media kartu gambar berseri ternyata sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak, dan oleh karenanya para guru sangat perlu menerapkan strategi pembelajaran yang efektif secara intensif dan berkelanjutan guna meningkatkan perkembangan menyimak anak kelompok B.Kata Kunci : Bercerita, kartu gambar berseri, menyimak This study aims to determine the increase listening skills of children after the implementation of media-aided storytelling picture cards glow. This research is quantitative descriptive. The research location is in early childhood Penarungan Pradnya Paramita, Singaraja. Subjects were children in group B1 first semester of academic year 2016/2017 totaling 20 children, consisting of 8 boys and 12 girls.Data collection was conducted by researchers with the direct observation of the child's listening skills. From the observation data showed that children in early childhood B1 group Pradnya Paramita Penarungan Singaraja, in terms of listening skills are lacking.Research results show that the application of media-assisted method of storytelling radiant picture card, it can increase the listening skills of children in early childhood Pradnya Paramita Penarungan Singaraja. Meyimak ability of children in the first cycle of 63.44%, which means the low category, increased in the second cycle to 79.06%, which shows the high category. So the improvement that occurred from the first cycle to the second cycle of 15.62%. This fact shows that the application of the method of storytelling assisted radiant picture card media proved very effective way to improve listening skills of children, and therefore teachers are very necessary implementing effective learning strategies intensive and sustained in order to enhance the development of listening to children in group B.keyword : Teeling, Flashcard, Shrubby
PENERAPAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK KELOMPOK B DI RA. BAITUL MUTA'ALLIM DESA TEGALLINGAH TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Sumandari; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i3.8902

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan bahasa anak melalui penerapan metode sosiodrama pada Kelompok B RA Baitul Muta’alim Desa Tegallinggah Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data tentang hasil belajar dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis dekriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan bahasa anak kelompok B RA Baitul Muta’alim Desa Tegallinggah dari penerapan metode sosiodama mencapai 16.8%. Data ini didapat dari perbandingan antara data siklus I dan data siklus II, dimana nilai rata-rata skor persentase pada siklus I sebesar 64.85% yang termasuk kriteria sedang dan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu 81.65% yang termasuk kriteria tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode sosidrama dapat meningkatkan perekmbangan bahasa anak pada kelompok B Semester I RA Baitul Muta’alim Desa Tegallinggah. Kata Kunci : Metode Sosiodrama, Perkembangan Bahasa, Kemampuan Berbicara. This study aims to determine the increase in child language development through the application of methods sociodramas in Group B RA Baitul Muta'alim Tegallinggah village in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research. Data on learning outcomes in this study using the method of observation, interviews and documentation. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. The result showed that an increase in child language development group B RA Baitul Muta'alim Tegallinggah Village of application of the method sosiodama reached 16.8%. This data was obtained from a comparison between the data first cycle and the second cycle of data, where the value of the average percentage score in the first cycle of 64.85%, which includes the criteria of being and an increase in the second cycle is 81.65%, which included high criteria. It can be concluded that the application of the method sosidrama can improve children's language perekmbangan in group B Semester RA Baitul Muta'alim Tegallinggah village.keyword : Methods Sociodramas, Language Development, Speech.
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Kadek Novia Dewi; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11515

Abstract

Berdasrkan rumusan masalah yang di paparkan diatas, maka tujuan dilakukannya penelitian ini adalah. Untuk mengetahui perbedaan antara metode bermain peran dengan metode konvensional terhadap perkembangan sosial emosional dalam perilaku prososial pada anak di gugus VII Kecamatan Buleleng semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok B Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng pada tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini di ambil dengan teknik random sampling yang dilibatkan 2 kelompok B TK Bina Putra dan TK Weda Purana. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan metode analisis deskriptif dan hipotesis penelitian diuji dengan statistik t-test. Analisis data menunjukkan bahwa perkembangan sosial emosional anak kelompok eksperimen dengan rata-rata (M) = 83,63%, tergolong pada kriteria tinggi, sedangkan perkembangan sosial emosional anak kelompok kontrol dengan rata-rata (M) = 74,13% , yang tergolong pada kriteria sedang. Pengujian hipotesis dengan analisis t-test menunjukkan nilai t sebesar 3.348 dengan sig. α 0,002. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan metode bermain peran terhadap perkembangan sosia emosional anak dalam periaku prososial di TK Bina Putra Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 (sig= 0,002> 0,05). Kata Kunci : Kata kunci : Metode Bermain Peran, Perkembangan Sosial Emosional, Perilaku Prososial Based on the formulation of the problems described above, then the purpose of this research is. To know the difference between role playing method with conventional method toward emotional social development in prosocial behavior in children in cluster VII Buleleng District even semester of academic year 2016/2017. This research is a kind of quasi experiment research (quasi experiment) with post-test design only control group design. The population in this research is all students of group B Kindergarten Class VII Buleleng District in academic year 2016/2017. The sample of this research was taken by random sampling technique which involved 2 groups B TK Bina Putra and TK Veda Purana. Data of research result collected by observation method. The collected data then analyzed by descriptive analysis method and research hypothesis tested with t-test statistic. The data analysis showed that the emotional social development of children in the experimental group with average (M) = 83.63%, belonged to high criterion, while the emotional social development of children control group with average (M) = 74.13% On the medium criterion. Hypothesis testing with t-test analysis shows t value of 3.348 with sig. Α 0.002. The result of the research shows that there is a significant influence of role playing method toward the development of emotional social sosia in prosocial acts in kindergarten Bina Putra Singaraja Lesson Year 2016/2017 (sig = 0,002> 0,05).keyword : Keywords: Role Playing Method, Emotional Social Development, Prosocial Behavior
Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Kelompok B ., I Gusti Ayu Putu Dian Puspita; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Picture and Picture terhadap kemampuan berbicara anak Taman Kanak-kanak pada kelompok B di Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B Taman Kanak-kanak Surapati Singaraja yang berjumlah 24 orang dan siswa kelompok B Taman Kanak-kanak Pradnya Paramitha Singaraja yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dengan menggunakan instrumen kemampuan berbicara. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis data dengan melakukan uji normalitas sebaran data serta melakukan uji hipotesis statistik dengan menggunakan analisis uji-t . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model Kata Kunci : model pembelajaran picture and picture, kemampuan berbicara This study aims to determine the effect of learning models Picture and Picture on the ability to speak child kindergarten in Gugus II Buleleng District Lesson Year 2016/2017. This research type is quasi experiment. The subjects of this study were the students of the B group of Kindergarten Surapati Singaraja which amounted to 24 people and the students of the B group Kindergarten Pradnya Paramitha Singaraja which amounted to 21 people. The data were collected using observation method using speech instrument. The collected data was analyzed by using data analysis method by performing normality test of data distribution and doing statistical hypothesis test by using t-test analysis. The result of this research shows that there is a significant effect of the picture and picture learning model on children's speaking ability in group B in Gugus II Buleleng Sub District Year 2016/2017. This is shown based on the level of significance (2-tailled) that is 0,000
Pengaruh Metode Demonstrasi Berbantuan Media Papan Raba Terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Kelompok A Semester Genap TK Widya Sanggaraha ., Ni Ketut Yuniari; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Drs. Nyoman Wirya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode demonstrasi berbantuan media papan raba dengan metode konvensional terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A semester genap di TK widya sanggaraha singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain post-test only kontrol grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok A di TK widya sanggraha singaraja pada tahun pelalajaran 2016/2017. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok A1 di TK widya sanggarha singaraja yang berjumlah 21 anak sebagai kelompok eksperimen. dan kelompok A2 yang berjumlah 16 sebagai kelompok kontrol. Data ini dikumpulkan dengan metode observasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasinya homogen maka untuk menguji hipotesisnya digunakan uji t dengan taraf signifikan 5%. Hasil nilai t = 3,417 dengan probabilitas sig 0.002
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PQ4R TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SAWAN ., I Made Agus Putra Wijaya; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3555

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) hasil belajar IPA pada siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional, (2) hasil belajar IPA pada siswa yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R), (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan metode pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R) dengan siswa yang belajar dengan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Sawan dengan menggunakan Control Group Pretest Posttes Desain dalam penelitian dan sampel sebanyak 70 orang yang diambil secara random. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar yang dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda diperluas dengan jumlah soal 20 butir soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan persentase rata-rata nilai kelas dikelompok eksperimen dalam tes hasil belajar sebesar 41% dari 28,82 pada tes awal menjadi 53,42 pada tes akhir. (2) terjadi peningkatan persentase rata-rata nilai kelas dikelompok kontrol dalam tes hasil belajar sebesar 30,52% dari 25,92 pada tes awal menjadi 44,25 pada tes akhir. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R) dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang cukup tinggi dibandingkan menggunakan metoda pembelajaran konvensional. Hal ini dapat diliat dari hasil uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji-t ternyata H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, metode pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Metode Pembelajaran PQ4R, Pembelajaran Konvensional, dan Hasil Belajar IPA This study aimed at knowing (1) science learning result of students who were taught by using conventional learning, (2) science learning result of students who were taught by implementing preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R) learning method, (3) difference in science learning result between students who were taught by using preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R) learning method and conventional learning method. This research was conducted in SMP Negeri 1 Sawan by using Control Group Pretest-Posttest Design and 70 random samples. The data analyzed in this study was learning result which was collected by using test method. The test used was multiple-choice objective test containing of 20 questions. The data was analyzed by using t-test. The results of this study show that (1) the average percentage score of experimental group class in achievement test increased 41 % from 28.82 on pretest to 53.42 on post-test. (2) the average percentage score of control group class in achievement test increased 30.52 % from 25.92 on pretest to 44.25 on post-test. Based on the results, it can be concluded that the implementation of preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R) learning method improves students learning results higher than conventional learning method. It can be seen from the result of hypothesis testing conducted by using t-test in which H0 was rejected while H1 was accepted. Thus the preview, question, read, reflect, recite, review (PQ4R) learning method influenced science learning result of the second semester eighth graders at SMP Negeri 1 Sawan in the academic year 2013/2014. keyword : PQ4R Learning Method, Conventional Learning, and Science Learning Result
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP NEGERI 1 BANJAR UNTUK SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP ., Ni Luh Ayu Indra Astiti; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. Nyoman Wirya
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3882

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan kurang tersedianya sumber belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pengembangan modul pembelajaran Matematika, menguji validitas hasil pengembangan modul pembelajaran Matematika untuk siswa kelas VIII SMP, dan mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan modul pembelajaran terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas VIII SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, dengan model ADDIE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII B dan VIII C SMP Negeri 1 Banjar masing-masing sebanyak 32 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Data yang didapatkan dari metode pencatatan dokumen, dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Data dari metode kuesioner, dianalisis dengan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Sedangkan data yang didapat dari metode tes dianalisis dengan statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 98,8% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 82,8% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 80% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 89,4% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 89,3% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 15,06. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaran Matematika. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (83,63) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (65,66).Kata Kunci : modul pembelajaran, Matematika, dan hasil belajar This research is motivated by the limitation about the availability of learning resources according to the characteristics of the students. The pusposes of this research are to describe the design development of mathematics learning modules, test the validity of the results of the development of learning modules Mathematics for Junior High School eighth-grade students, and examine the effectiveness of the use of the development of learning modules on mathematics learning outcomes eighth grade students junior high school. This type of research is the development of research, ADDIE model. The study involved students of class VIII B and VIII C SMP Negeri 1 Banjar each 32 people. Collecting data in this study conducted by the method of recording documents, questionnaires and tests. The datas obtained from the method of recording documents, analyzed by descriptive qualitative. The datas from the questionnaires, were analyzed with descriptive qualitative and quantitative descriptive. While the data obtained from the test method were analyzed by inferential statistics. The results of the expert evaluation of the content of 98.8% at a very good qualification. The results of the expert evaluation of the design of 82.8% at a good qualification. The results of the expert evaluation of media by 80% at both qualifications. Individual test results by 90% at a very good qualification. Small group of test results was 89.4% in both qualifications. The results of the field test was 89.3% at both qualifications. Calculation results obtained manually learning outcomes t count of 15.06. Price t table significance level of 5% is 2.000. So the price of t is greater than the price of the t table so that H0 is rejected and H1 is accepted. So there are significant differences between the students' mathematics learning outcomes before and after the use of mathematics learning modules. The average value after using the media (83.63) was higher than before using the media (65,66). keyword : learning modules, Math, and learning outcomes
Co-Authors ., A A Istri Ratna Dewi ., Dewa Made Dwi Sakah ., Diah Galih Wahyuni ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Eva Paramita ., Gst A Dwi Padmaswari ., I Gusti Ayu Putu Dian Puspita ., Ida Ayu Indira Wardani ., Ida Ayu Ketut Alit Supartini ., Kadek Dyah Pradnya Paramitha ., Kadek Novia Dewi ., Luh Komang Sugianingsih ., Luh Maha Pitriyani ., Luh Putu Ayu Nandari Putri Wibawa ., Ngurah Redy Arta Wibawa ., Ni Ketut Yuniari ., Ni Luh Prihanjani ., Ni Luh Wayan Supadma Putri ., Ni Made Ary Astuti ., Ni Made Dian Pertiwi ., Ni Wayan Citrasmi ., Ni Wayan Kiki Handayani ., NUR HIDAYAH ., Nur Rita Wati ., Putu Adi Maryastuti ., Putu Mila Puspita ., Putu Winda Suyeni ., Siti Mahmudah ., Sumandari ., Zurriyatul Fatimah Cok Istri Diah Hendrayani ., Cok Istri Diah Hendrayani Desak Nyoman Ari Astuti . Desak Putu Parmiti Didith Pramunditya Ambara Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gede Arif Ardina . Gede Satya Narendra Arya ., Gede Satya Narendra Arya Gusti Ayu Made Ayuni . Gusti Ayu Made Dewi Wedayanti ., Gusti Ayu Made Dewi Wedayanti I Gede Dody Setia Dharma ., I Gede Dody Setia Dharma I Gede Margunayasa I Gede Yudi Setiawan ., I Gede Yudi Setiawan I Kadek Nulus Cittalaksana . I Kadek Oka Wira Satria . I Kadek Suartama I Ketut Agus Budiartana . I Ketut Gading I Ketut Juni Wismawan . I Komang Sudarma I Made Agus Putra Wijaya . I Made Citra Wibawa I Made Tegeh I Nengah Jaya Wicaksana . I Nyoman Jampel I Putu Eka Pratama Putra . I Putu Yogy Adi Pradipta . I Wayan Oviyana . Ignatius I Wayan Suwatra Kade Ferry Apriyana ., Kade Ferry Apriyana Kadek Dewi Astiti ., Kadek Dewi Astiti Kadek Dwi Permata Sari ., Kadek Dwi Permata Sari Ketut Pudjawan Komang Novitri Ardani . Komang Rahma Noviani . Luh Ayu Suryastini . Luh Ayu Tirtayani Luh Inten Cahya Wulan . Luh Putu Dian Rosdiani . Luh Putu Novita Dewi ., Luh Putu Novita Dewi Luh Suarsini . M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Si Drs. Gede Raga . Made Dwi Purnama Sari ., Made Dwi Purnama Sari Made Samiati ., Made Samiati Mutiara Magta Ni Kadek Ayu Mekarningsih ., Ni Kadek Ayu Mekarningsih Ni Kadek Sarnyani ., Ni Kadek Sarnyani Ni Ketut Antari ., Ni Ketut Antari Ni Ketut Rina Trisnawati . Ni Ketut Suarni Ni Komang Juliandari ., Ni Komang Juliandari Ni Komang Marantika Dewi . Ni Luh Ayu Indra Astiti . Ni Luh Delvi Marlinda . Ni Luh Putu Ekawati . Ni Luh Putu Karina Dewi . Ni Luh Putu Yutiastini . Ni Luh Sumyadewi . Ni Made Ayu Aristyadewi ., Ni Made Ayu Aristyadewi Ni Made Chindy Aryani Wardani . Ni Made Oktiana Dewi . Ni Made Suaryani Pratiwi ., Ni Made Suaryani Pratiwi Ni Nyoman Ayu Sukarini . Ni Nyoman Rismawati ., Ni Nyoman Rismawati Ni Putu Asri Kusumawati . Ni Putu Ayu Puriani . Ni Putu Ayu Rusdiani . Ni Putu Eka Ariyanti . Ni Putu Erna Hartati . Ni Putu Febryani . Ni Putu Novi Arini ., Ni Putu Novi Arini Ni Putu Sri Wahyuni . Ni Putu Swantini . Ni Wayan Arik Nuryanti . Ni Wayan Desi Mariani . Ni Wayan Eka Purnaminingsih . Ni Wayan Misiyanti . Ni Wayan Nariasih . Nice Maylani Asril Putu Aditya Antara Putu Desy Wulandari . Putu Rahayu Ujianti Ria Anggun Trisyani .