Drs. Nyoman Wirya .
Unknown Affiliation

Published : 198 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN BERMAIN KARTU ANGKA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF KELOMPOK A TK KUMARA WIYATA MANUKAYA ., Ni Luh Wayan Supadma Putri; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak dalam pengenalan lambang bilangan pada kelompok A semester II di TK Kumara Wiyata Manukaya tahun pelajaran 2015/2016 setelah menerapkan metode bermain berbantuan media kartu angka bergambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah 13 pada anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2015/2016 di TK Kumara Wiyata. Data tentang perkembangan kognitif anak dalam pengenalan lambang bilangan kelompok A dilanjutkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif anak dalam pengenalan lambang bilangan kelompok A dengan media kartu angka bergambar pada siklus I sebesar : 75% berada pada kriteria rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 87,5% berada pada kriteria tinggi. Peningkatan perkembangan kognitif berbantuan media kartu angka bergambar dari siklus I sampai siklus II sebesar 12,5%.Kata Kunci : metode bermain, media kartu angka bergambar, perkembangan kognitif This research was aimed at investigating the improvement of children cognitive development in the introduction to numerical symbol in group A in the second semester in Kumara Wiyata Manukaya Kindergarten in the academic year of 2015/2016 after being treated with the implementation of picture-number-media-assisted playing method. This research was classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects of this research were 13 children of group A in the second semester of 2015/2016 academic year in Kumara Wiyata Manukaya Kindergarten. The data of the children cognitive development on the introduction to numerical symbol in group A was obtained through observational method by using observation sheet instrument. The obtained data was analyzed by utilizing descriptive statistical analysis method and quantitative analysis method. The analysis result showed that there was improvement on the children cognitive development on the introduction to numerical symbol in group A by using picture number media in the first cycle as much as: 75% at the lower category and in the second cycle increased to 87.5% at the higher category. The improvement on the cognitive development by using picture number card media from the first cycle to the second cycle was 12.5%.keyword : playing method, picture number card media, cognitive development
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI TARI TRADISIONAL JANGER UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK KUMARA SHANTI SEDANA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ida Ayu Indira Wardani; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.8337

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode demonstrasi melalui kegiatan tari tradisional janger dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak semester II di TK Kumara Shanti Sedana Singaraja tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 20 orang anak usia 5-6 tahun di TK Kumara Shanti Sedana Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang perkembangan motorik kasar anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa format observasi. Data data hasil penelitian dianalisis dengan metode analisis deskriptif dan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisi data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik kasar pada anak di TK Kumara Shanti Sedana Singaraja setelah diterapkan metode demonstrasi melalui kegiatan tari tradisional janger. Rata-rata presentase perkembangan motorik kasar anak pada siklus I sebesar 57,81% yang berada pada kategori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,31% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan perkembangan motorik kasar anak dari kategori rendah menjadi kategori tinggi sebesar 22,5% pada anak TK Kumara Shanti Sedana Singaraja. Kata Kunci : metode demonstrasi, tari janger, perkembangan motorik kasar. This study aims to determine the method demonstration through tradisional dance janger can imptove gross motor skills of children second semester in TK Kumara Shanti Sedana Singaraja 2015/2016. School years. The type of research in clasroom action research conducted in two cycles and the subject of as many as 20 children aged 5 to 6 years in TK Kumara Shanti Sedana Singaraja 2015/2016 school year. Research data on gross motor development of children collected by observation with an instrument in the form of observational format. The data research results were analized with descriptive analysis and quantitative descriptive method. The results of data analysis showed that an increase in gross motor development in children in TK Kumara Shanti Sedana Singaraja after the applied methods through traditional dance demonstration janger. The average percentage of gross motor development of children in frist cycle at 57,81% which is at the low category, an increase in second cycle becomes 80,31% were clas sified in the high category. This, an increase in gross motor development of children from lower category to higher category by 22,5% in children TK Kumara Shanti Sedana Sinagaraja. keyword : demonstration method, janger dance, gross motor development.
PENERAPAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK KELOMPOK B DI RA. BAITUL MUTA'ALLIM DESA TEGALLINGAH TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Sumandari; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i3.8902

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan bahasa anak melalui penerapan metode sosiodrama pada Kelompok B RA Baitul Muta’alim Desa Tegallinggah Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data tentang hasil belajar dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis dekriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan bahasa anak kelompok B RA Baitul Muta’alim Desa Tegallinggah dari penerapan metode sosiodama mencapai 16.8%. Data ini didapat dari perbandingan antara data siklus I dan data siklus II, dimana nilai rata-rata skor persentase pada siklus I sebesar 64.85% yang termasuk kriteria sedang dan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu 81.65% yang termasuk kriteria tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode sosidrama dapat meningkatkan perekmbangan bahasa anak pada kelompok B Semester I RA Baitul Muta’alim Desa Tegallinggah. Kata Kunci : Metode Sosiodrama, Perkembangan Bahasa, Kemampuan Berbicara. This study aims to determine the increase in child language development through the application of methods sociodramas in Group B RA Baitul Muta'alim Tegallinggah village in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research. Data on learning outcomes in this study using the method of observation, interviews and documentation. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. The result showed that an increase in child language development group B RA Baitul Muta'alim Tegallinggah Village of application of the method sosiodama reached 16.8%. This data was obtained from a comparison between the data first cycle and the second cycle of data, where the value of the average percentage score in the first cycle of 64.85%, which includes the criteria of being and an increase in the second cycle is 81.65%, which included high criteria. It can be concluded that the application of the method sosidrama can improve children's language perekmbangan in group B Semester RA Baitul Muta'alim Tegallinggah village.keyword : Methods Sociodramas, Language Development, Speech.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DENGAN BANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ., Ni Putu Asri Kusumawati; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.4316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif dalam mengelompokkan dan memasangkan gambar setelah penerapan metode demonstrasi dengan bantuan media gambar pada anak kelompok A tahun pelajaran 2013/2014 di PAUD Santi Kumara, Kelurahan Liligundi, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dari penelitian ini adalah 14 orang anak di PAUD Santi Kumara pada kelompok A semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data tentang perkembangan kognitif anak kelompok A dikumpulkan dengan metode observasi dengan menggunakan instrument lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif diperoleh rata-rata persentase perkembangan kognitif anak kelompok A semester II di PAUD Santi Kumara, Kelurahan Liligundi, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 pada siklus I sebesar 71,05% dan rata-rata persentase perkembangan kognitif anak kelompok A di PAUD Santi Kumara, Kelurahan Liligundi, Kabupaten Buleleng pada siklus II sebesar 83,9%, ini menunjukkan adanya peningkatan rata-rata persentase perkembangan kognitif pada anak dari siklus I ke siklus II sebesar 12,85% dan berada pada kategori tinggi.Kata Kunci : metode demonstrasi, media gambar, perkembangan kognitif This study aimed to determinate enhancement of cognitive development in group and pair the picture after the implementation of the demonstration method with the help of media files on A cluster of child education in 2013/2014 in PAUD Santi Kumara, Kelurahan Liligundi, Kabupaten Buleleng. This research is an action research conducted in two cycles. Subjects of this study were 14 children in the PAUD Santi Kumara in A group lesson the 2nd half of 2013/2014. Data on cognitive development of children in group A were collected by the method of observation using the observation sheet instruments. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. Based on the results of the descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis obtained by the average percentage of A group of children’s cognitive development in 2H PAUD Santi Kumara, Kelurahan Liligundi, Kabupaten Buleleng academic year 2013/2014 in cycles I was 71,05% an the average percentage of growth A child’s cognitive group on PAUD Santi Kumara, Kelurahan Liligundi, Kabupaten Buleleng in cycles II was 83,9% showed an increase in the average percentage of cognitive development of children from cycles I to cycles II was 12,85% and at the high category.keyword : demonstration method, pair the picture media, cognitive development
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBER HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA KARTU ANGKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK SANGGAR BUNGA MEKAR TABANAN ., Ni Putu Sri Wahyuni; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Nyoman Wirya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Kemampuan Kognitif setelah menerapkan model Pembelajaran Number Head Together dengan media kartu angka pada anak kelompok B Sanggar Bunga Mekar Tabanan, Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah 32 anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Data tentang Kemampuan Kognitif dikumpulkan menggunakan metode observasi. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriftif dan metode analisis deskriftif kuantitatif.Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan Kemampuan Kognitif anak kelompok B dengan media Kartu Angka pada siklus I sebesar 56,87% pada kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 85,51% berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan Kemampuan Kognitif dengan media kartu huruf sebesar 28,64%Kata Kunci : model pembelajaran number head together , peningkatan kemampuan kognitif, media kartu angka This study aims to determine the increase in cognitive ability after applying the Learning Model Number Head Together with the media card on the number of children in group B Studio Flowers Bloom Tabanan, 2013/2014.Jenis Academic Year Semester II of this study is action research conducted in two cycles. Subjects were 32 kindergarten children in group B II Semester Academic Year 2013/2014. Data on Cognitive Ability collected using observational methods. The data were then analyzed using descriptive statistical analysis methods and analytical methods kuantitatif.Hasil descriptive data analysis showed that an increase in cognitive ability of children in group B with a media card numbers on the first cycle of 56.87% in the low category and the second cycle increased to 85.51% are in the high category. So an increase in media card Cognitive Ability letters of 28.64%keyword : learning model number head together, the increase in cognitive ability, media card numbers
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA GAMBAR DENGAN TEKNIK MOZAIK DARI BAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI ., Ni Wayan Nariasih; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Nice Maylani Asril, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus pada anak kelompok B1 semester II tahun pelajaran 2013/2014 di TK Trisula, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng dengan menerapkan metode pemberian tugas berbantuan media gambar dengan teknik mozaik dari bahan alam. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah 13 orang pada anak kelompok B1 semester II tahun pelajaran 2013/2013 di TK Trisula. Data penelitian tentang kemampuan motorik halus dikumpulkan dengan metode observasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak dengan penerapan metode pemberian tugas berbantuan media gambar dengan teknik mozaik dari bahan alam pada siklus I sebesar 61,90% yang berada pada kriteria rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88,45% tergolong pada kriteria tinggi. Peningkatan kemampuan motorik halus anak dari siklus I ke siklus II sebesar 26,55%.Kata Kunci : metode pemberian tugas, media gambar dengan teknik mozaik dari bahan alam, kemampuan motorik halus The present study was aimed at improving second semester B1 students’ fine motoric ability on the academic years 2013/2014 at Trisula kindergarten in Buleleng district, Buleleng regency by implementing task giving method assisted with natural substances mosaic technique visual aids. This study was a classroom action research conducted in two cycles. There were 13 second semester B1 students’ fine motoric ability on the academic year 2013/2014 at Trisula kindergarten as the subject of the research. The data of students’ fine motoric ability was obtained by implementing an observation. The research instruments were observation sheets. The data was analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative analysis method.The result of the data analysis showed that the implementation of task giving method assisted with natural substances mosaic technique visual aids gave significant improvement to the students’ fine motoric ability, in which the first cycle which was 61.90% and categorized as low criteria improved into 88.45 % in the second cycle which was categorized as high criteria. Thus, the improvement from first cycle to the second cycle was 26.55%.keyword : task giving method, natural substances mosaic technique visual aids, fine motoric ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 5 ., Dewa Made Dwi Sakah; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Group Investigation (GI) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II SD di Gugus I Tampaksiring . Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah sebanyak 56 orang yang diambil secara undian. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation (GI) dengan mean (M) = 21,34 termasuk dalam kategori tinggi, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 17,37 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil belajar IPA siswa diperoleh hasil thitung sebesar 4,377, sedangkan, ttabel dengan db = 54 pada taraf signifikansi 5% adalah 1,674. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (4,377> 1,674). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model Group Investigation (GI) berpengaruh positif tehadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar IPA, model group investigation (GI), model pembelajaran konvensional The purpose of this study is to know the significant differences of students’ achievement in IPA subject between students that study using Group Investigation (GI) model with students that follow conventional learning for class V student in semester II at SD Gugus I Tampaksiring. The design of this study is Quasi Experiment, with the design of post-test only control group design. The sample is 56 that picked using lottery. Learning outcomes data were collected using a multiple choice test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test. The results showed that (1) the students’ learning achievement using Group Investigation (GI) model with mean (M) = 21,34 belong to high category, (2) learning achievement using conventional learning with mean (M) = 17.37 belong to average category (3) there is significant differences to the learning achievement between group of student that using Group Investigation (GI) model and group of students that using conventional model. The differences can be seen from the score of the student found tScore= 4.377, whereas, ttable with db = 54 at in significant degree 5% is 1.674. The result showed that tscoreis more than ttabe (4.377> 1.674). The found of significant difference show that Group Investigation (GI) model combine with authentic media positively affect the students achievement in IPA subject compared with conventional learning model.keyword : conventional learning model, group investigation (GI) model, Learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VI DI GUGUS IV KECAMATAN PETANG ., I Gede Yudi Setiawan; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain post test only with control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SD di gugus IV Kecamatan Petang yang berjumlah 162 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling yang dilakukan dengan memberikan undian secara acak kepada setiap kelas yang ada di gugus IV Kecamatan Petang. Berdasarkan hasil undian tersebut, diperoleh SD N 1 Pelaga sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 37 orang siswa dan SD N 3 Pelaga sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 30 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA kelompok siswa dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan thitung = 7,461 dan ttabel = 2,000 untuk db = n1 + n2 – 2 = 65 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi model pembelajaran quantum teaching berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VI SD di gugus IV Kecamatan Petang.Kata Kunci : : model pembelajaran Quantum Teaching, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know the significant differences between students result in science who learnt by Quantum Teaching model and students who learnt using conventional learning model. The type of this research was a quasi experiment by using post test only with control group design. Population of this research was grade six student in cluster six, sub-district Petang which amounts to 162 people. The sample of this research determined by random sampling performed by giving the lottery randomly to each class in group IV District of Petang. Based on the results of the lottery, was obtained SD N 1 Pelaga consisted of 37 students as an experimental group and 30 students grade sixth of SD SD N 3 Pelaga as an control group. Science students learning outcome data were collected using the test method. Data analysis used descriptive statistics and inferential statistic (t-test). The result of this research show tvalue = 7.461 and ttable = 2.00 for db = n1 + n2 - 2 = 65 with a significance level of 5%. Based on testing criteria, for tvalue > ttable then H0 is rejected and Ha accepted. So quantum teaching model effect on learning outcomes IPA in sixth grade student in group IV District of Petang.keyword : Quantum Teaching model, conventional learning model, students result in science
Pengaruh Model Pembelajaran CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending) Berbasis Koneksi Matematis Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ., I Nengah Jaya Wicaksana; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvenional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Gugus III Kecamtan Buleleng, Kabupaten Buleleng yang berjumlah 127 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan tes hasil belajar dengan soal pilihan ganda yang berjumlah 25 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis dan model pembelajaran konvensional (thitung = 2,007; ttabel = 1,680). Rata-rata hasil belajar matematika dengan model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis adalah 78 yang berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 67 yang berada pada kategori sedang. Jadi, model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika.Kata Kunci : CORE, Koneksi Matematis, Hasil Belajar The purpose of this research is to recognize the difference results between Mathematics student who had learnt using the learning CORE march Connection Mathematical and the student who learnt using the conventional learning model. This research is a quasi-experimental research with post test design only with non equivalent control group design. The population on this research are all class of Elementary School Gugus III Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng which amount 127 peoples. The sample of this research is determined by random sampling technique. In collecting the data the written test were given through a multiple choices tests comprising of 25 items. The Data were analyses using a descriptive statistic and independent test. The result of this research shows that there is the difference result between the student using learning CORE march Connection Mathematical model occurs on Mathematics students with the students using conventional learning (counted 2.007; table 1.680). Average score of the students learnt with CORE march Connection Mathematical learning is 78, it is considered to be high category. Whereas, 67 occurs on the students learning with conventional model, it is considered to be intermediate category. In this research CORE march Connection Mathematical learning model is preponderant for the results of the students in learning Mathematics.keyword : CORE, Connection Mathematical, learning results.
PENGARUH MODEL SFAE DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Ni Putu Eka Ariyanti; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SFAE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV di Gugus II Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus II Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 136 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner untuk mengukur motivasi belajar dan tes untuk mengukur pemahaman konsep. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: 1) terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SFAE dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. 2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi terhadap pemahaman konsep IPA siswa. 3) Pada kelompok siswa yang memiliki motivasi tinggi, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SFAE dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. 4) Pada kelompok siswa yang memiliki motivasi rendah, tidak terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SFAE dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran SFAE dan motivasi belajar berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa.Kata Kunci : Model SFAE, Pemahaman Konsep, Motivasi Belajar This study aimed to determine the difference of the understanding science concept between students who were taught by using SFAE teaching model and the students using conventional model in fourth grade students at Gugus II Gianyar District in the academic year 2013/2014. This research was categorized as quasi experimental. The research population was all students in grade IV which belong to Elementary School Gugus II Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014, the total population was 136 students. In collecting the data, the writer used questionnaire and test. The questionnaire used was to measure learning motivation and the test was used to the measure understanding of science concept. The data were analysed using an ANAVA two ways. The result of this research showed that : 1) there were the differences understanding of science concept that significant between the students that taught by SFAE learning model and those that were taught by conventional learning model. 2) there were interaction between learning model and motivation through understanding science concept. 3) In the students which were in high motivation group, there were differences understanding of science concept between the students taught by SFAE learning model and those taught by conventional learning model. 4) The students which were in low motivation group, there were differences between the students taught by SFAE learning model and those taught with conventional learning model. In this research SFAE learning model and study motivation can be considered significant in understanding of science concept.keyword : SFAE models, understanding of science concepts, study motivation
Co-Authors ., A A Istri Ratna Dewi ., Dewa Made Dwi Sakah ., Diah Galih Wahyuni ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Eva Paramita ., Gst A Dwi Padmaswari ., I Gusti Ayu Putu Dian Puspita ., Ida Ayu Indira Wardani ., Ida Ayu Ketut Alit Supartini ., Kadek Dyah Pradnya Paramitha ., Kadek Novia Dewi ., Luh Komang Sugianingsih ., Luh Maha Pitriyani ., Luh Putu Ayu Nandari Putri Wibawa ., Ngurah Redy Arta Wibawa ., Ni Ketut Yuniari ., Ni Luh Prihanjani ., Ni Luh Wayan Supadma Putri ., Ni Made Ary Astuti ., Ni Made Dian Pertiwi ., Ni Wayan Citrasmi ., Ni Wayan Kiki Handayani ., NUR HIDAYAH ., Nur Rita Wati ., Putu Adi Maryastuti ., Putu Mila Puspita ., Putu Winda Suyeni ., Siti Mahmudah ., Sumandari ., Zurriyatul Fatimah Cok Istri Diah Hendrayani ., Cok Istri Diah Hendrayani Desak Nyoman Ari Astuti . Desak Putu Parmiti Didith Pramunditya Ambara Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gede Arif Ardina . Gede Satya Narendra Arya ., Gede Satya Narendra Arya Gusti Ayu Made Ayuni . Gusti Ayu Made Dewi Wedayanti ., Gusti Ayu Made Dewi Wedayanti I Gede Dody Setia Dharma ., I Gede Dody Setia Dharma I Gede Margunayasa I Gede Yudi Setiawan ., I Gede Yudi Setiawan I Kadek Nulus Cittalaksana . I Kadek Oka Wira Satria . I Kadek Suartama I Ketut Agus Budiartana . I Ketut Gading I Ketut Juni Wismawan . I Komang Sudarma I Made Agus Putra Wijaya . I Made Citra Wibawa I Made Tegeh I Nengah Jaya Wicaksana . I Nyoman Jampel I Putu Eka Pratama Putra . I Putu Yogy Adi Pradipta . I Wayan Oviyana . Ignatius I Wayan Suwatra Kade Ferry Apriyana ., Kade Ferry Apriyana Kadek Dewi Astiti ., Kadek Dewi Astiti Kadek Dwi Permata Sari ., Kadek Dwi Permata Sari Ketut Pudjawan Komang Novitri Ardani . Komang Rahma Noviani . Luh Ayu Suryastini . Luh Ayu Tirtayani Luh Inten Cahya Wulan . Luh Putu Dian Rosdiani . Luh Putu Novita Dewi ., Luh Putu Novita Dewi Luh Suarsini . M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Si Drs. Gede Raga . Made Dwi Purnama Sari ., Made Dwi Purnama Sari Made Samiati ., Made Samiati Mutiara Magta Ni Kadek Ayu Mekarningsih ., Ni Kadek Ayu Mekarningsih Ni Kadek Sarnyani ., Ni Kadek Sarnyani Ni Ketut Antari ., Ni Ketut Antari Ni Ketut Rina Trisnawati . Ni Ketut Suarni Ni Komang Juliandari ., Ni Komang Juliandari Ni Komang Marantika Dewi . Ni Luh Ayu Indra Astiti . Ni Luh Delvi Marlinda . Ni Luh Putu Ekawati . Ni Luh Putu Karina Dewi . Ni Luh Putu Yutiastini . Ni Luh Sumyadewi . Ni Made Ayu Aristyadewi ., Ni Made Ayu Aristyadewi Ni Made Chindy Aryani Wardani . Ni Made Oktiana Dewi . Ni Made Suaryani Pratiwi ., Ni Made Suaryani Pratiwi Ni Nyoman Ayu Sukarini . Ni Nyoman Rismawati ., Ni Nyoman Rismawati Ni Putu Asri Kusumawati . Ni Putu Ayu Puriani . Ni Putu Ayu Rusdiani . Ni Putu Eka Ariyanti . Ni Putu Erna Hartati . Ni Putu Febryani . Ni Putu Novi Arini ., Ni Putu Novi Arini Ni Putu Sri Wahyuni . Ni Putu Swantini . Ni Wayan Arik Nuryanti . Ni Wayan Desi Mariani . Ni Wayan Eka Purnaminingsih . Ni Wayan Misiyanti . Ni Wayan Nariasih . Nice Maylani Asril Putu Aditya Antara Putu Desy Wulandari . Putu Rahayu Ujianti Ria Anggun Trisyani .