Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGUATAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM MENGEMBANGKAN KEHIDUPAN SOSIAL RELIGIUS MASYARAKAT DI DESA BERIRIJARAK Zarkashi, Rokyan; Sri Dewi, Ratna; Yamin, Muhamad; Samsiniwati, Baiq Yayuk Samsiniwati; Jannah, Nikmatul; Mawardi, Muh; Tahir, Muh. Tarmizi
Jurnal Empowerment: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 1 No 01 (2021): Maret 2021
Publisher : Pondok Jurnal-LP2M STAI Darul Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1700.574 KB) | DOI: 10.51700/empowerment.v1i01.201

Abstract

Dalam perspektif sosiologis, sebuah komunitas kehidupan masyarakat apapun dan dalam scope sekecil apapun memiliki sebuah nilai-nilai dan budaya yang telah mengakar kuat sejalah dengan tumbuh dan berkembangnya komunitas tersebut sebagai acuan mereka berkehidupan sehari-hari. Begitu juga dengan keseharian masyarakat di Dusun Senganton Desa Beririjarak Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur syarat dengan nilai dan budaya lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali generasi muda tentang nilai-nilai kearifan lokal yang sangat berperan dalam menguatkan kehidupan sosial religius masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan sosialisasi dan metodeceramah serta diskusi. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat setempat. Hasilnya adalah sebagian masyarakat baru menyadari bahwa nilai-nilai kearifan lokal yang dalam keseharian mereka praktikan antara lain: Tradisi upacara Mitoni, yaitu tradisi yang memiliki berbagai nilai yang dapat dijadikan sumber pembelajaran. Tradisi Tahlilan (selametan bagi orang yang meninggal dunia), yaitu tradisi yang memiliki berbagai nilai yang dapat dijadikan sumber pembelajaran. Nilai tersebut terdiri dari Nilai sedekah, ukhwah islamiyah, tolong menolong, solidaritas, akidah, syariah dan akhlak.
PENGUATAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM MENGEMBANGKAN KEHIDUPAN SOSIAL RELIGIUS MASYARAKAT DI DESA BERIRIJARAK Zarkashi, Rokyan; Sri Dewi, Ratna; Yamin, Muhamad; Samsiniwati, Baiq Yayuk Samsiniwati; Jannah, Nikmatul; Mawardi, Muh; Tahir, Muh. Tarmizi
Empowerment: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Empowerment 2021
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang-NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/empowerment.v1i01.201

Abstract

Dalam perspektif sosiologis, sebuah komunitas kehidupan masyarakat apapun dan dalam scope sekecil apapun memiliki sebuah nilai-nilai dan budaya yang telah mengakar kuat sejalah dengan tumbuh dan berkembangnya komunitas tersebut sebagai acuan mereka berkehidupan sehari-hari. Begitu juga dengan keseharian masyarakat di Dusun Senganton Desa Beririjarak Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur syarat dengan nilai dan budaya lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali generasi muda tentang nilai-nilai kearifan lokal yang sangat berperan dalam menguatkan kehidupan sosial religius masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan sosialisasi dan metodeceramah serta diskusi. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat setempat. Hasilnya adalah sebagian masyarakat baru menyadari bahwa nilai-nilai kearifan lokal yang dalam keseharian mereka praktikan antara lain: Tradisi upacara Mitoni, yaitu tradisi yang memiliki berbagai nilai yang dapat dijadikan sumber pembelajaran. Tradisi Tahlilan (selametan bagi orang yang meninggal dunia), yaitu tradisi yang memiliki berbagai nilai yang dapat dijadikan sumber pembelajaran. Nilai tersebut terdiri dari Nilai sedekah, ukhwah islamiyah, tolong menolong, solidaritas, akidah, syariah dan akhlak.
PELATIHAN SEPAKTAKRAW DENGAN MEDIA BOLA ROTAN KARET UNTUK SISWA SDN HANDIL BAKTI Kasanrawali, Andi; Habibie, Muhammad; Dadang Prayoga, Hegen; Mawardi, Muh
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/qz6j9x15

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam pembelajaran sepaktakraw di SDN Handil Bakti, yang mencakup penggunaan media pembelajaran yang kurang sesuai, keterbatasan sarana prasarana, serta metode pembelajaranyang belum inovatif. Bola takraw yang digunakan di sekolah terbuat dari plastik sintetis yang keras, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa takut cedera pada siswa, sertaberdampak pada rendahnya partisipasi dalam pembelajaran. Selain itu, keterbatasan ruang bermain dan metode pengajaran yang monoton turut memperburuk efektivitas proses belajar-mengajar.Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, ditawarkan inovasi media pembelajaranberupa bola takraw berbahan rotan karet yang lebih lunak dan ramah anak. Kegiatanpengabdian ini mencakup pengenalan bola rotan karet kepada guru dan siswa, pelatihanteknik dasar sepaktakraw dengan media tersebut, serta simulasi pembelajaran langsung di lingkungan sekolah. Inovasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan motivasi dankeselamatan siswa, tetapi juga mendukung pelestarian olahraga tradisional Indonesia dalam konteks pendidikan dasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan langsung guru dan siswa kelas 5 dalam kegiatan pelatihan. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih aman, menarik, dan bermakna, serta memperkuat nilai-nilai sportivitas, kerja sama, dan budaya lokal di kalangan peserta didik.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS DEEP LEARNING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN GERAK SISWA SD KELAS BAWAH Sahrun, Muhammad; Bakar, Abu; Kurniadi, Agus; Mawardi, Muh; Robi, La
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.22249

Abstract

Pembelajaran PJOK memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan motorik dan pemahaman konsep gerak pada siswa sekolah dasar, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran berbasis teknologi seperti deep learning untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran PJOK berbasis deep learning dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan gerak siswa SD kelas bawah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group, melibatkan 60 siswa kelas bawah yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian terdiri atas tes pemahaman konsep dan lembar observasi keterampilan gerak yang dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji t, dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada pemahaman konsep dan keterampilan gerak dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi deep learning memberikan dukungan kuat dalam menyediakan umpan balik otomatis, analisis gerak akurat, dan pengalaman belajar yang lebih adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis deep learning efektif diterapkan dalam pembelajaran PJOK dan berpotensi menjadi strategi inovatif dalam peningkatan kualitas pembelajaran motorik di sekolah dasar.
ANALYSIS OF CARDIOVASCULAR CAPACITY OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS BASED ON BODY MASS INDEX (BMI) CATEGORY Sandrorium, Sandrorium; Robi, La; Mawardi, Muh; Kurniadi, Agus; Anggraeni, Emayanti
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.22255

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Body Mass Index (BMI) and cardiovascular capacity (VO₂max) in elementary school students in Sorong City. Cardiovascular fitness, as measured by the Multi Stage Fitness Test (MSFT), is an important indicator in assessing children's health and physical endurance. This study used a cross-sectional design with a sample of 50 students in grades V and VI. The results showed that 60% of students with normal BMI had good cardiovascular capacity, while students with overweight and obese BMI tended to have lower capacity. Pearson correlation analysis produced a value of r = -0.65 (p <0.01), indicating a significant negative relationship between BMI and VO₂max. This finding emphasizes that excess body fat has a negative impact on the efficiency of the cardiovascular system and the body's capacity to transport oxygen during physical activity. Therefore, attention to nutritional status and increasing physical activity from an early age is very important in maintaining children's heart and lung fitness