Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Experiences of the Transition to Parenthood in Teenage Married Couples Aninda Ayu Putri Fuspita Sari; Andari Wuri Astuti; Dwi Ernawati
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 2: June 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.854 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i2.979

Abstract

The transition to parenthood is a difficult and stressful time for many couples, and those who become parents in their teens will most likely experience stress and challenges. The objective of this review is to scrutinize evidence related to the experiences of the transition to parenthood in teenage married couples. The scoping review method used was the Arksey and O'Malley framework consisting of 5 stages including identification of the PICO framework, identification of relevant articles, searching for articles from databases such as Science Direct, Pubmed, and Willey, selecting in Prisma Flow Charts, conducting Critical Appraisal on articles, doing data charting, compiling, summarizing, and reporting the results. Based on the search results from the databases, 11 articles were obtained. Of the 11 articles, an assessment was carried out and all articles got a grade of A, 4 articles with the quantitative method and 7 articles with the qualitative method. Furthermore, 3 themes were identified, namely social support, psychological impact, and barriers. The conclusion of the study found a gap in the results of review articles in developed countries and developing countries. In developed countries, the results of review articles tend to focus on psychological problems in the transition to parenthood. The adolescent parents feel pressured and are not ready to become new parents, causing stress and depression when becoming new parents. In contrast to developing countries, psychological problems in the transition to parenthood tend to focus on social support and barriers to becoming new parents. Abstrak: Transisi menjadi orang tua adalah masa yang sulit dan penuh tekanan bagi banyak pasangan apalagi pasangan yang menjadi orangtua pada usia remaja akan berpotensi mengalami stress dan tantangan. Tujuan Review untuk mereview evidence terkait pengalaman transisi menjadi orang tua pada pasangan yang menikah pada usia remaja. Metode scoping review yang digunakan adalah framework Arksey and O’Malley terdiri atas 5 tahap meliputi identifikasi  framework PICO, identifikasi artikel relevan, melakukan pencarian artikel dari database yaitu Science Direct, Pubmed, dan Willey, menyeleksi dalam Prisma Flow Chart, Critical Appraisal pada artikel, melakukan data Charting, menyusun meringkas kemudian melaporkan hasil. Berdasarkan hasil pencarian dari database didapatkan 11 artikel. Dari 11 artikel tersebut dilakukan penilaian dan didapatkan semua artikel mendapat grade A dengan metode penelitian kuantitatif dengan rincian 4 artikel dan metode qualitative study dengan rincian 7 artikel. Selanjutnya didapatkan 3 tema yaitu dukungan sosial,dampak psikologis, dan hambatan. Kesimpulan hasil penelitian ditemukan gap antara hasil review artikel pada negara maju cenderung fokus pada masalah psikologis pada transisi menjadi orangtua, orang tua remaja merasa tertekan dan belum siap untuk menjadi orangtua baru sehingga menyebabkan stress dan depresi saat menjadi orang tua baru, berbeda dengan di negara berkembang masalah psikologis pada transisi menjadi orangtua remaja cenderung fokus pada dukungan sosial dan hambatan menjadi orang tua baru.
PENGALAMAN PEREMPUAN HAMIL DI USIA REMAJA Aninda Ayu Putri Fuspita Sari; Dewi Ernawati; Farida Kartini
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i3.496

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan yang dilakukan oleh remaja cenderung menyebabkan remaja mengalami beberapa perubahan, terutama pada tugas perkembangan yang terjadi dengan tiba-tiba. Dukungan sosial yang terbatas dari lingkungan keluarga serta beban tanggung jawab remaja tehadap keluarga menjadi salah satu penyebab perubahan perkembangan pada remaja. Kehamilan remaja memberikan kontribusi yang tinggi terhadap kesejahteraan finansial, emosional, dan sosial remaja yang hamil.Tujuan Review: Untuk mereview evidence terkait pengalaman hamil di usia remajaMetode: Metode yang di gunakan dalam scoping review adalah framework Arksey & O’Malley yang terdiri atas 5 tahap yaitu identifikasi pertanyaan dengan framework PICO, identifikasi artikel yang relevan melalui kriteria inklusi dan eklusi, melakukan pencarian artikel melalui database yaitu Science Direct, Ebsco Host, dan Willey, mencari grey literature melalui search engine yaitu Google Scholar, menyeleksi artikel dengan  Prisma Flow Chart untuk menggambarkan alur pencarian artikel sampai dengan hasil artikel, melakukan Critical Appraisal untuk meniai kualitas artikel, melakukan data Charting kemudian menyusun meringkas dan melaporkan hasil.Hasil: Berdasarkan hasil pencarian didapatkan 10 artikel, yang kemudian dilakukan penilaian semua artikel grade A dengan metode kualitatif pendekatan longitudinal study 1 artikel, cross-sectional 1artikel ; metode kuantitatif pendekatan Fenomenologi 7 artikel, CBRP 1 artikel. Selanjutnya didapatkan 3 tema yaitu dukungan keluarga yang diberikan oleh perempuan hamil diusia remaja, dampak psikologis perempuan yang hamil diusia remaja, dan faktor-faktor yang mempengaruhi hamil diusia remaja.Kesimpulan: Hasil penelitian di Negara berkembang cenderung fokus pada masalah ekonomi dan dukungan keluarga yang menyebabkan remaja menikah dan hamil diusia remaja. Sedangkan penelitian di Negara maju, cendung fokus pasa psikologi karena kebanyakan remaja perempuan hamil diluar nikah.
Pemberdayaan Ibu Hamil dengan Pemberian Terapi Moxibustion Sebagai Pendekatan Tradisional Menghadapi Proses Persalinan Aninda Ayu Putri Fuspita Sari; Deliana Br Karo; Rosa Riya; Renta Handika
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i2.144

Abstract

Moxibustion merupakan metode non farmakologi yang dapat dilakukan dalam meminimalisir nyeri persalinan salah satunya terapi moxibution dan Akupresur. Persalinan yang diinduksi obat dapat menyebabkan kontraksi yang kuat dan menyakitkan, yang menunjukkan perlunya alternatif alami dengan efek samping minimal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas moksibusi dalam memulai kontraksi rahim selama tahap pertama persalinan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan perlakuan terapi moxibustion kepada ibu hamil yang akan bersalin terhadap kontraksi alami dalam menghadapi proses persalinan dengan Teknik accidental sampling dengan menggunakan metode kualitatif dengan wawancara secara mendalam. Hasil pengabdian menunjukkan sikap tenang dan nyaman pada saat diberikan terapi moxibustion selama masa kegiatan dilaksanakan dan setelah diberikan terapi responden mengatakan bahwa terjadinya kontraksi yang sering dan adekuat serta penambahan pada pembukaan serviks.  Produk yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian ini adalah berupa alat terapi moxibustion. Kesimpulan pada pengabdian ini adanya pengaruh yang terjadi pada saat pemberian moxibustion pada ibu yang menghadapi proses persalinan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Status Gizi Pada Balita Usia 1-3 Tahun di Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Dina Aulia Fitri; Rahmah; Desy Susanti; Aninda Ayu Putri Fuspita Sari
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.205

Abstract

Masa keemasan (golden period) merupakan periode yang sangat penting sejak janin hingga usia 2 tahun. Pada dua tahun pertama kehidupan, proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh terjadi sejak dalam kandungan. Pemenuhan gizi yang baik pada periode ini akan mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan secara optimal. Kekurangan gizi berisiko menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada seluruh organ serta sistem tubuh, sehingga dapat berdampak pada masa depan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi balita usia 1–3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki balita usia 1–3 tahun sebanyak 1000 orang, dengan jumlah sampel 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Variabel independen meliputi pengetahuan dan sikap ibu yang diukur menggunakan kuesioner, sedangkan variabel dependen adalah status gizi balita yang ditentukan melalui pengukuran antropometri (BB/U). Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, serta laporan Puskesmas, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p=0.001) serta antara sikap ibu dengan status gizi balita (p=0.004). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi balita usia 1–3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah.