Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Pelarut Etanol Dengan Etil Asetat Terhadap Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Salak (Salacca Zalacca Reinw) Pada Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus ATCC 25923 Wahyuni, Umi Nurul; Sihotang, Yosua Maranatha; Marpaung, Mauritz Pandapotan; Prasetyo, Dani
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 4 (2024): Madani, Vol. 2, No. 4 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13134308

Abstract

Staphylococcus aureus is one of the most common bacteria causing infections in the world. One way to treat infections caused by S. aureus is by giving antibiotics. However, recently there have been many reports regarding antibiotic resistance. Efforts that can be made to deal with this resistance are using  natural  antibiotic  ingredients,  for  example  the  skin  of  the  zalacca (Salacca zalacca Reinw). This study aims to determine the difference between ethanol extract and ethyl acetate extract of the skin of zalacca (Salacca zalacca Reinw) against the antibacterial activity of Staphylococcus aureus. Salak fruit peel was extracted by maceration method using two solvents, namely ethanol and  ethyl  acetate.  The  extract  obtained  was  then  tested  for  antibacterial activity. The yield of the ethanol extract of the bark was higher, namely 1.57% compared to the ethyl acetate extract of 0.68%. The ethanol extract of the skin of the zalacca fruit has  higher antibacterial activity than the ethyl  acetate extract against Staphylococcua aureus bacteria.
Pelatihan Pembuatan Chewable Lozenges Infusa Biji Pepaya Sebagai Obat Cacing di Indralaya Fithri, Najma; Novita, Rennie Puspa; Sihotang, Yosua Maranatha; Marrisca, Rumiyati Dwi Nindi; Ikhsana, Nadya Ramadhani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v7i1.231

Abstract

Cacingan adalah infeksi parasit yang disebabkan oleh cacing yang menyerang manusia. Penyakit ini dapat menyerang semua kalangan, termasuk anak-anak, sehingga membutuhkan penanganan yang tepat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya cacingan, serta memberikan pelatihan pembuatan obat Chewable Lozenges infusa dari biji pepaya yang diharapkan anak-anak menyukainya. Anak-anak di Pulau Semambu, Indralaya, bermain secara bebas di luar rumah sehingga dapat meningkatkan risiko terinfeksi cacing. Warga antusias mengetahui obat alternatif untuk mencegah infeksi cacing. Ketika diberi informasi mengenai obat cacing, terlihat bahwa masyarakat tidak terlalu mengetahui obat yang sering digunakan karena kurangnya kesadaran terhadap bahaya dari infeksi cacing. Oleh karena itu, kegiatan ini mentransfer pengetahuan sehingga masyarakat memiliki pengetahuan yang bermanfaat.