Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI DAN EVALUASI TABLET SISTEM GASTRORETENTIF EKSTRAK DAUN PETAI (Parkia speciosa Hassk.) MENGGUNAKAN HPMC-K4M DAN CARBOPOL® 934P Tania, Alinda; Fitrya, Fitrya; Fithri, Najma
IONTech Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v4i2.85

Abstract

Tukak peptik adalah luka yang dapat terjadi pada lambung dan usus halus bagian atas dengan prevalensi 6 – 15% terutama pada usia 20 – 50 tahun. Obat-obatan sintetis masih menjadi pilihan utama dalam pengobatan, namun ada banyak tanaman yang diketahui berkhasiat sebagai obat antitukak. Salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai antitukak adalah petai (Parkia speciosa). Daun petai dapat diformulasi menjadi tablet floating-mucoadhesive dengan polimer HPMC-K4M dan Carbopol®934P, sehingga pelepasan obat tertarget di saluran pencernaan atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi polimer terhadap kekerasan, kerapuhan, floating lag time, floating time, swelling index dan mucoadhesion time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi HPMC-K4M dan Carbopol®934P menurunkan indeks kerapuhan, floating lag time, dan mucoadhesion time, namun meningkatkan nilai kekerasan, floating time, dan swelling index tablet.
Pelatihan Pembuatan Chewable Lozenges Infusa Biji Pepaya Sebagai Obat Cacing di Indralaya Fithri, Najma; Novita, Rennie Puspa; Sihotang, Yosua Maranatha; Marrisca, Rumiyati Dwi Nindi; Ikhsana, Nadya Ramadhani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v7i1.231

Abstract

Cacingan adalah infeksi parasit yang disebabkan oleh cacing yang menyerang manusia. Penyakit ini dapat menyerang semua kalangan, termasuk anak-anak, sehingga membutuhkan penanganan yang tepat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya cacingan, serta memberikan pelatihan pembuatan obat Chewable Lozenges infusa dari biji pepaya yang diharapkan anak-anak menyukainya. Anak-anak di Pulau Semambu, Indralaya, bermain secara bebas di luar rumah sehingga dapat meningkatkan risiko terinfeksi cacing. Warga antusias mengetahui obat alternatif untuk mencegah infeksi cacing. Ketika diberi informasi mengenai obat cacing, terlihat bahwa masyarakat tidak terlalu mengetahui obat yang sering digunakan karena kurangnya kesadaran terhadap bahaya dari infeksi cacing. Oleh karena itu, kegiatan ini mentransfer pengetahuan sehingga masyarakat memiliki pengetahuan yang bermanfaat.