Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Efektivitias Desain Pembelajaran Berbasis Literasi Fisik “Pos Bilangan” Untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas 1 SD N 2 Purwosari Tahun Ajaran 2025/2026 Azka Maulida; Asep Ardiyanto; Prasena Arisyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5711

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa kelas 1 SD Negeri 2 Purwosari yang pembelajaran yang masih bersifat konvensional, kurang melibatkan aktivitas fisik, serta minimnya penggunaan media konkret yang sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa kelas rendah. Kondisi tersebut menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep bilangan dan operasi hitung sederhana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas 1 SD Negeri 2 Purwosari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan numerasi berupa pretestt dan posttest, observasi, serta dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik untuk mengetahui perbedaan kemampuan numerasi siswa sebelum dan sesudah diterapkannya desain pembelajaran berbasis literasi fisik “Pos Bilangan”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 79,58 meningkat menjadi 94,17 pada posttest. Hasil uji Paired Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa desain pembelajaran berbasis literasi fisik “Pos Bilangan” berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas 1 SD Negeri 2 Purwosari. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar guru menerapkan desain pembelajaran berbasis literasi fisik sebagai alternatif pembelajaran numerasi di kelas rendah. Sekolah diharapkan mendukung pengembangan media pembelajaran inovatif, dan peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan subjek serta materi penelitian.