Francisca, Francisca
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan E-book BUDIMAS “Buku Digital Agama Islam” untuk Pembelajaran PAI pada Siswa Sekolah Dasar Francisca, Francisca; Zahra, Jovanka Oktavia Venneza; Anggraeni, Sri Hesty; Aeni, Ani Nur
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3043

Abstract

Di zaman pandemi sekarang, pembelajaran tentu tidak lepas dari perkembangan teknologi. Penggunaan aplikasi dalam pembelajaran berbasis digital tentu menjadi solusi untuk pembelajaran daring di waktu pandemi COVID-19. Berdasarkan hasil penelitian di SD Negeri Talun Sumedang, pengembangan dari e-book BUDIMAS “Buku Digital Agama Islam” untuk siswa kelas V SD dapat menjadi alternatif pemecah masalah dalam pembelajaran di era COVID-19 ini. Tujuan pembuatan dan pengembangan e-book ini yakni membantu siswa dalam meningkatkan minat baca serta serta dapat menjadi alternatif dalam mengefektifkan pembelajaran. Selain untuk mengefektifkan pembelajaran, dengan pengembangan buku digital ini diharapkan dapat membuat siswa menjadi terbiasa dengan inovasi yang ada. Adapun metode yang digunakan adalah model Design and Development (D&D) dan untuk hasil penilaian e-book peneliti menggunakan metode kualititaf deksriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) beberapa siswa mengalami kesulitan dalam pengaplikasian fitur-fitur yang ada dalam e-book, (2) soal latihan pada e-book dinilai sulit, (3) dari segi penampilan dan isi ebook dinilai menarik bagi siswa.
Pengembangan E-book BUDIMAS “Buku Digital Agama Islam” untuk Pembelajaran PAI pada Siswa Sekolah Dasar Francisca, Francisca; Zahra, Jovanka Oktavia Venneza; Anggraeni, Sri Hesty; Aeni, Ani Nur
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3043

Abstract

Di zaman pandemi sekarang, pembelajaran tentu tidak lepas dari perkembangan teknologi. Penggunaan aplikasi dalam pembelajaran berbasis digital tentu menjadi solusi untuk pembelajaran daring di waktu pandemi COVID-19. Berdasarkan hasil penelitian di SD Negeri Talun Sumedang, pengembangan dari e-book BUDIMAS “Buku Digital Agama Islam” untuk siswa kelas V SD dapat menjadi alternatif pemecah masalah dalam pembelajaran di era COVID-19 ini. Tujuan pembuatan dan pengembangan e-book ini yakni membantu siswa dalam meningkatkan minat baca serta serta dapat menjadi alternatif dalam mengefektifkan pembelajaran. Selain untuk mengefektifkan pembelajaran, dengan pengembangan buku digital ini diharapkan dapat membuat siswa menjadi terbiasa dengan inovasi yang ada. Adapun metode yang digunakan adalah model Design and Development (D&D) dan untuk hasil penilaian e-book peneliti menggunakan metode kualititaf deksriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) beberapa siswa mengalami kesulitan dalam pengaplikasian fitur-fitur yang ada dalam e-book, (2) soal latihan pada e-book dinilai sulit, (3) dari segi penampilan dan isi ebook dinilai menarik bagi siswa.
Sirih Pinang as a Cultural Path to Forgiveness in the Arab-Malay Community of Jambi Nofrianda, Rion; Iranda, Agung; Fadzlul, Fadzlul; Francisca, Francisca; Akbar, M. Fikri Dzacky; Firnanda, Melsa; Nadia, Nadia; Maidah, Nur
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol. 23 No. 2 (2025): IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/ibda.v23i2.14880

Abstract

This study explores the meaning of forgiveness within the sirih pinang tradition as a cultural mechanism for conflict resolution in the Arab-Malay community of Seberang, Jambi City. Using a qualitative phenomenological method, the research examines the lived experiences of a traditional leader and a family member of a conflict perpetrator. Data were gathered through semi-structured interviews and analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Findings reveal nine key themes, including symbolic meanings, ritual functions, stages of reconciliation, and the interplay between customary and formal law. The tradition emphasizes sincerity, moral responsibility, and mutual agreement, expressed through cultural symbols such as white cloth and ritual offerings. However, this study is limited by the small number of participants and its focus on a specific cultural setting, which may affect the transferability of the findings to other communities or conflict contexts. Despite these limitations, the study highlights sirih pinang as a culturally embedded form of forgiveness both social and spiritual rooted in local wisdom and communal values.