Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN PATIWALA (Lantana camara L)TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans ATCC 25175 Afdillah, Nia; Fusvita, Angriani; Febriyani, Rani
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Analis Kesehatan Kendari (JAKK) : Vol. 6 (1) Desember 2023)
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46356/jakk.v6i1.289

Abstract

ABSTRACT Indonesia has high natural resources and biodiversity, consisting of a number of islands with 34 provinces that have a variety of ethnicities and cultures. Medicinal culture has been proliferating since ancient times which has been preserved from generation to generation. This traditional medicine can be used as a medicine and around 300 types have been utilized for traditional medicinal ingredients.This study was to determine the patiwala leaf extract and its concertation in inhibiting the growth of Streptococcus Mutans bacteria. This research is a labolatory experimental research witch is a quqntitative study. This research method is to explain the cause and effect between one variable and another variable. This research was conducted using 2 methods of the kruskallwallis test and the normality test with the help of the SPSS application. The result of the Kruskallwallis test and normality text with normal result with values (p>0,41) and (p<0,01). Patiwala leaf extract (Lantana camara L) has different abilities against the growth of Streptococcus Mutans bacteria. Keywords : Patiwala Leaves, Lantana camara L, Inhibition ABSTRAK Indonesia memiliki sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang tinggi, terdiri dari jumlah pulau dengan 34 provinsi yang memiliki beranekaragaman suku dan budaya. Budaya pengobatan sangat berkembang sejak dulu yang sangat dilestarikan secara turun-temurun. Pengobatan tradisional ini dapat digunakan sebagai obat dan sekitar 300 jenis yang sudah di manfaatkan untuk bahan obat tradisional. Penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak daun patiwala dan konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus Mutans. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium merupakan suatu penelitian kuantitatif. Metode penelitian ini yaitu menjelaskan sebab akibat bahwa antara satu variable dengan varibel lainya. Penelitian ini di lakukan dengan menggunakan 2 metode uji kruskall wallis test dan uji normalitas dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil uji kruskall wallis test dan uji normalitas dengan hasil normal dengan nilai (p<0,41) dan (p<0,01). Ekstrak daun patiwala (Lantana camara L) yang memiliki kemampuan yang brbeda-beda terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans Kata Kunci: Daun patiwala, Lantana camara L, Daya hambat
Pengenalan Kue Rasidah sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal Budaya Melayu di Kalangan Generasi Z pada Era Society 5.0 Sufriansyah, Sufriansyah; Febriyani, Rani; Mardiah, Intan; Rizaldi, Muhammad; Nufus, Hayatun
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2799

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali kue rasidah sebagai salah satu kuliner tradisional Melayu kepada generasi muda serta mendorong pemanfaatannya sebagai peluang usaha dalam ekonomi kreatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2026 pukul 16.00 WIB di Dusun I Kenang Tani, Desa Kwala Pesilam. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah masih rendahnya pemahaman dan pemanfaatan kuliner tradisional sebagai peluang usaha ekonomi kreatif, khususnya di kalangan generasi muda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan edukasi mengenai sejarah, nilai budaya, serta potensi ekonomi dari kue rasidah. Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat dengan fokus pada generasi Z sebagai sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan baru mengenai kuliner tradisional Melayu serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya lokal. Selain itu, peserta juga mulai memahami bahwa kuliner tradisional dapat dikembangkan menjadi peluang kewirausahaan di era Society 5.0. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam pelestarian budaya sekaligus memanfaatkan potensi kuliner tradisional sebagai sumber ekonomi kreatif yang berkelanjutan.