Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Implementation of Task-Based Teaching by Using Translation Method to Improve Student’s Reading Skill Mahmud, Moh; Puteri Wahdani, Lailia Dyah
JELP Journal of English Language and Pedagogy Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/jelp.v3i2.2784

Abstract

Reading is one of the most important English skills for students to learn, This study aims to determine whether reading learning with translation learning can improve students' reading skills, gain students' perceptions and impressions of the task-based learning process, and to obtain increased student participation results in learning to read texts, This research method use Classroom Action Research Design, and this research consists of two cycles, The results of this study indicate that the application of the task-based teaching strategy with the translation method for class VII SMPN 2 Siliragung has a positive impact on students, especially in reading. This is evidenced by the average number of students who have increased in each cycle. In the preliminary study, the average number of students became 56, increased to 69.67 in the first cycle, and increased to 83 in the second cycle
Pentahelix Kebijakan Pemerintah Dalam Pengembangan Wisata Gunung Bromo Sucahyo, Imam; Mahmud, Moh; Ludin Fr, Jalal; Khumairoh, Isna Wardhatul; Astono, Tidar; Putri, Nur Adinda
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i2.4784

Abstract

Mount Bromo is a priority destination appointed by the government to become a pilot tour for other tours. Of course it is very feasible to test how good government policies are in the tourism sector. With the application of the pertahelix concept as a theory to create sustainable tourism. This research uses descriptive qualitative meaning research that focuses on objects, subjects, populations and is supported by facts in the field so as to produce data that is descriptive in nature in research. and government participation with its policies. Government policies must be in accordance with the consensus of the people on Mount Bromo, the aim is to facilitate and not cause policy overlap, both policies from the central and regional governments and customary laws that apply in the field. Of course tourism is a series of manifestations carried out by the community to provide or channel their creativity by utilizing natural resources by integrating people's habits, so with that there is tourism. The pertahelix concept and its implementation must all be sustainable; starting from the components of academia, business, community and mass media. even if there is a component that is deemed to have failed, the Pertahelix concept will not produce good tourism
Impelemtasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Melalui Program Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi (Studi Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala) Mahmud, Moh
PARADIGMA : Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 (2023): Special Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/paradigma.v2si.59

Abstract

Berdasarkan Instruksi Presiden No.10 Tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi. Pemerintah Kab. Donggala mempunyai target dalam penyelesaian pelaksanaan yaitu bangunan rumah masyarakat selesai rampung pada desember 2019, namun sampai pada tahun 2021 program rehabilitasi dan rekonstruksi masih belum terselesaikan di Kabupaten Donggala. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan Penanggulangan Bencana Melalui Program Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Metode: Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif Deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi secara langsung ke lokasi penelitian, wawancara dengan beberapa informan kunci yang mampu menjawab beberapa pertanyaan. Hasil/Temuan: Bahwa, Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Melalui Program Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi belum berjala maksimal. Diukur dari dimensi teori Van Meter dan Van Horn, terdapat dimensi standar dan sasaran yang belum telaksana dengan baik. Seperti dalam menjalankan program rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana, pemerintah Kabupaten melalui pendamping kecamatan yang ditunjuk untuk melaksanakan pendataan rumah rusak berat dan ringan tidak tepat sasaran, pendamping tersebut lebih mengutamakan kepantingan keluarga dan kelompok, sehingga terdapat beberapa masyarakat mengeluh dengan kebijakan yang diberiakn oleh pemerintah. Kesimpulan: Impelemtasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Melalui Program Rehabilitasi Dan Rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala masih terdapat kendala-kendala yang menghambat penyelesaian pelaksanaan program, sehingga program tersebut belum berjalan dengan baik serta masih banyak masalah yang ada di lapangan. Seperti halnya dalam pendataan yang tidak tepat sasaran menyebabkan beberapa kali pendataan ulang dari Pemerintah kepada masyarakat, serta masih banyak kekurangan yang perlu diperhatikan untuk diperbaiki.
Pelayanan Administrasi Di Puskeswan Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Farid, Farid; Mahmud, Moh
PARADIGMA : Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/paradigma.v3i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Zeithaml, Parasuraman, dan Berry (1990) dalam Harbani Pasolong (2011), dimana ada lima dimensi yang digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan Pelayanan Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Kelima dimensi tersebut adalah Tangibles (Berwujud), Reliability (Kehandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan), dan Empathy (Empati). Teknik yang digunakan untuk menentukan informan adalah purposive. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala, belum berjalan baik. Dari ke lima dimensi yang digunakan peneliti dalam melaksakan penelitian saat dilapangan, terdapat  satu dimensi yang dikategorikan belum berjalan maksimal, dimensi tersebut yaitu dimensi Responsiveness (Daya Tanggap), dimana masyarakat pemilik ternak belum secara utuh memahami apa yang di sosialisasi petugas keswan kecamatan sindue tentang tata cara menghindari penyakit PMK (penyakit Mulut dan Kaki) pada ternak sapi. Sehingga masyarakat masih cenderung menggunakan metode klasik (tradisional) dalam pencegahan  PMK tersebut.
Analisis Kebijakan Perlindungan Permpuan Terhadap Kejahatan Tindak Perdagangan Orang Di Provinsi Sulawei Tengah Samkamaria, Samkamaria; Mahmud, Moh
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/administrator.v5i1.60

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada program perlindungan perempuan terhadap kejahatan tindak pidana perdagangan orang di Sulawesi Tengah. Isu tindak pidana perdagangan orang merupakan isu global yang sangat krusial karena perdagangan manusia merupakan kejahatan dan pelanggaran berat hak asasi manusia. Tindak pidana perdaganga orang berdampak depresi, cacat fisik bila mengalami penyiksaan dan paksaan, putus asa dan terkucilka, serta hilang harapan, terganggunya fungsi reproduksi, kehamilan yang tidak diinginkan, terinfeksi HIV/AIDS, dan kematian. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif yang manasumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Ciri dari jenis penelitian kualitatif dapat dilihat dengan jenis pendekatan ini menekankan pada penggalian, penjelasan, dan pendeskripsian pengetahuan secara etik, emik, dan holistik. Creswell (2010). Pemberantasan kejahatan tindak pidana perdagangan orang di Sulawesi Tengah sampai saat ini masih belum terimplementasikan dengan baik.  Oleh karena itu untuk mengefektifkan dan menjamin pelaksanaan  pemberantasan perdagangan orang di Sulawesi Tengah maka perlu di evaluasi kebijakan dan kinerja dari  Gugus Tugas Pencegahan dan penanganan tindak Pidana Perdagangan orang di Sulawesi Tengah.
READING COMPREHENSION OF REPORT TEXT THROUGH SCIENTIFIC APPROACH Hasibin, Nur; Mahmud, Moh; Masruroh, Nur Lailatul
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i1.1683

Abstract

Reading is one of the language skills. That should be mastered by students, especially for senior High School. Objectives and development of knowledge, technology, art, and culture, and relationship with the others country. It is true that language is really necessary for education. The problem of this research is How to improve the students’ reading comprehension through scientific approach. The study aimed to improve the students’ reading comprehension through scientific approach. This research design of this study was classroom action research (CAR). This research is conducted at XI Agama 2 of MA Al-Amiriyyah Blokagung, it was known that the students had problem in reading comprehension. Based on the result of analysis of the data, can be concluded that the application of scientific approach in learning report text can improve the students’ reading comprehension. It can be shown from the result of mean score and test score have increased. The mean score in pre-cycle was 65,78 and the percentage of completeness of 37%, in cycle 1 was 69,47 and percentage of completeness of 63%, the mean score in cycle 2 was 81,05 and percentage of completeness of 100%.
Exploring Pre-Service Teachers’ TPACK Competence during Teaching Practicum Ahmada, Adib; Mahmud, Moh
Darussalam English Journal (DEJ) Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/dej.v5i2.4519

Abstract

This study investigates the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) competence of five pre-service teachers during a one-month teaching practicum at MTs N 2 Banyuwangi. The study aimed to measure their overall TPACK competence and identify which domain is strongest and weakest. A descriptive quantitative design was employed using a 15-item self-assessment questionnaire on a 5-point Likert scale, complemented by document analysis of lesson plans, teaching materials, and reflective reports. The findings show that the participants demonstrated a generally high level of TPACK, with CK emerging as the strongest domain, followed by PK, whereas TK remained the weakest. The integrative TPACK score suggests that the pre-service teachers possessed moderate confidence in combining technology, pedagogy, and content during instruction. Document analysis further supported these findings by confirming strong content mastery and adequate pedagogical preparation, while also revealing limited integration of digital tools in classroom practice. These findings highlight the need for more structured technological training and earlier exposure to educational technology within teacher education programs to strengthen pre-service teachers’ technological competence.