Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU KELAS V SEKOLAH DASAR Marcelina, Shella; Melindawati, Silfi
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol 4 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/aquinas.v4i1.986

Abstract

This research is motivated by observations, that the LKPD used is still insufficient in inviting active students in the learning process, as well as developing social, emotional, moral and aesthetic communication in children. The problems studied are: 1. How is the development of Student Worksheet (LKPD) based on the Discovery Learning Approach in Integrated Thematic Learning Theme 9 Sub-theme 1 Class V SD Negeri 12 Pisang Padang City; 2. What is the validity, effectiveness, and practicality of Student Worksheet (LKPD) Based on the Discovery Learning Approach in Integrated Thematic Learning Theme 9 Sub-theme 1 Class V SD Negeri 12 Pisang Kota Padang?.This research and development resulted in LKPD products based on discovery learning approaches on the theme of 9 sub-themes 1 and obtained valid / feasible and practical product results for use, the LKPD products developed had fulfilled the components as good teaching materials for use in the learning process because they were in accordance with KI, KD and the suitability of attractive colors, images, sizes and fonts. In addition, according to students' circumstances, the language used is easy to understand, has learning instructions and an assignment assessment score. The form of the assignment is simple but able to cover all learning indicators. From the results of the assessment of the overall average score on the LKPD validation is 84.3 including in the very valid category, it can be used without revision. This shows that the developed LKPD is valid. Thus, it means that the developed LKPD is good and can be used as a learning resource for students in the development of LKPD based on the discovery learning approach in integrated thematic learning in class V elementary schools. The level of practicality of the product is seen from the results of the responses of 1 class teacher, 5 students and their parents with an average score of 95% (Very Interested), which means that the LKPD products developed are practical for use.
ANALISIS NILAI KARAKTER CERPEN PADA BUKU SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR TEMA 8 DAERAH TEMPAT TINGGALKU Marcelina, Shella
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 5 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/aquinas.v5i1.1655

Abstract

Permasalahan yang diungkapkan dalam penelitian ini yaitu nilai karakter apa saja yang terdapat pada cerpen dalam buku siswa kelas IV Sekolah Dasar tema 8 Daerah Tempat Tinggalku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai karakter yang ada pada cerpen dalam buku siswa kelas IV Sekolah Dasar tema 8 Daerah Tempat Tinggalku.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah pendekatan kualitatif.Subjek penelitian ini adalah seluruh cerpen yang terdapat dalam buku siswa  kelas IV Sekolah Dasar tema 8 Daerah Tempat Tinggalku. Data penelitian ini dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidik sudah menerapkan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran di sekolah.Keberhasilan penerapan pendidikan karakter dapat terlihat dari tingkah laku siswa yang berubah menjadi lebih baik. Pendidikan karakter juga dapat menjadi salah satu indikator tercapainya  tujuan pembelajaran. Adapun nilai karakter yang terdapat dalam cerpen pada buku siswa kelas IV Sekolah Dasar tema 8 Daerah Tempat Tinggalku adalah nilai karakter religius, rasa peduli, kasih sayang, percaya diri,bekerja sama, tanggung jawab, kerja keras, rasa ingin tahu.
PENGARUH MODEL TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 10 SURAU GADANG KOTA PADANG Marcelina, Shella; Aidina, Laila
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 5 No 1 (2023): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59701/pdk.v5i1.202

Abstract

  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses belajar siswa yang masih rendah dengan masalah yaitu: proses pembelajaran masih berpsat pada guru atau teacher center,  guru juga kurang memaksimalkan siswa yang pandai dalam pembelajaran sebagai tutor dalam sebayanya, serta interaksi siswa dengan siswa dalam proses pembelajaran masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Pengaruh Model  Tutor  Sebaya Terhadap  Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 10 Surau Gadang Kota Padang. Jenis penelitian yaitu Quasi Eksperimental Design, dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design.  Populasi  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I V SDN  10 Surau Gadang dengan sampel 39 siswa.  Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan tes hasil belajar berupa soal objektif sebanyak 10 butir soal, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t. instrument dalam penelitian ini terdiri dari, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), kisi-kisi soal, soal tes, kunci jawaban tes. Berdasarkan analisis data maka diperoleh  hasil uji hipotesis dengan uji-t dan menunjukkan  thitung= 4,557  dan ttabel=  2,026. Jadi dapat disimpulkan “Terdapat Pengaruh Model  Tutor Sebaya Terhadap  Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 10 Surau Gadang Kota
Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik Terpadu Berbasis Model Inkuiri Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Marcelina, Shella; Amelia, Monica
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 5 No 2 (2023): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59701/pdk.v5i2.222

Abstract

This study has several problems, namely te learning taught by educators is lesseffective, based on observatins there are teaching aterials in the form module teaching matrials used by student are: a) there is no problem submision, b) there is no visible hypohesis formulation, c) the color of the image used is less attractive. Based on this, a learning module with themes 2 clean air for health was developed, sub-theme 1 how the body manages clean air learning 1 and 2. This study aims to produce modules that are valid, practical, and efective. This type of research is research an evelopment (R&D) using a 4-D model (define, design, develpment, diseminate). This research was conducted i a lmited manner due to the covid-19 pandemic. Based on the result of the validation of the level of validity feasibility (3.50%), material (3.27%),and language (3.37%). The result of the practicalty test for students get an average value (90%). For learning 1 and (89.9%) for learning 2 proving that the develpment of an integated thematic learning module based on the Inquiry model is valid, practivcal, effective, and feasible to use
PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI METODE KODALY PADA PEMBELAJARAN SENI MUSIK BAGI GURU SD BETHA PLUS KOTA PADANG Marcelina, Shella; Puspita, Vivi; Melindawati, Silfi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2352

Abstract

Pendidikan seni di SD selain sebagai pengalaman estetis juga harusmenanamkan nilai atau moral kepada siswa. Pendidikan seni sangat penting untuk dilaksanakan, karena menurut Sudira (2010) bangsa yang menggusur dan tidak menjadikan pendidikan seni menjadi bagian dari kurikulum sekolahnya akan menghasilkan suatu generasi yang berbudaya kekerasan di masa depan yang semua itu disebabkan oleh hilangnya kepekaan untuk membedakan nuansa baik dan indah dengan buruk dan tidak indah. Guru SD sebagai guru kelas dituntut untuk bisa menguasai dan mengajarkan beberapa rumpun ilmu kepada siswa, termasuk materi seni musik. Oleh karena itu harus ada metode yang dimiliki oleh guru dalam rangka membantu guru dalam mengajarkan materi seni musik di kelas. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk pembelajaran musik adalah Metode Kodaly. Metode Kodaly merupakan metode yang berasal dari Hungaria dan pertama kali dipopulerkan oleh Zoltan Kodaly. Metode Kodaly juga menggunakan tahap-tahap praktis dalam pembelajarannya yaitu tonik solfa dan rhytm syllables. Pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SD Betha Plus Kota Padang dengan tema Pelatihan dan Implementasi Metode Kodaly bagi Guru diharapkan guru mempunyai alternatif metode yang mudah diterapkan pada pembelajaran seni musik. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu dengan memberikan pelatihan dan simulasi kepada guru SD Betha Plus Kota Padang tentang metode Kodaly.
PELATIHAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENYUSUNAN MODUL PEMBELAJARAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR Puspita, Vivi; Marcelina, Shella; Melindawati, Silfi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i2.3402

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) dalam pendidikan telah membawa transformasi signifikan, memungkinkan inovasi dan efisiensi dalam pembelajaran. Artikel ini membahas dampak positif TI pada kualitas pembelajaran di sekolah dasar, fokus pada peran guru sebagai pemimpin intelektual. Langkah-langkah praktis, seperti sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan dengan menggunakan AI khususnya ChatGPT untuk menyusun modul pembelajaran, diterapkan dengan melibatkan 55 guru sekolah dasar di Kabupaten Lima Puluh Kota. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap penggunaan ChatGPT dalam merancang modul pembelajaran. Dalam era digital, literasi digital guru menjadi krusial, memungkinkan pengembangan kurikulum yang responsif dan inklusif. Penelitian ini juga mencermati tantangan, termasuk kesenjangan akses teknologi, serta memberikan saran untuk dukungan profesional dan pengembangan kurikulum yang lebih adaptif. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, seperti ChatGPT, dapat menjadi alat bantu efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat dasar, dengan catatan penting akan kebutuhan akan pelatihan dan dukungan yang berkelanjutan.