Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Student Perception of English Club in Improving Students’ Speaking Skills Vera Vadriani; Sri Mulyani; Nurwahida Nurwahida; Hardiani Ardin
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 11 No. 2 (2023): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v11i2.4769

Abstract

The purpose of this study was to find out the students’ perceptions of the English club in improving students’ speaking ability at Institut Parahikma Indonesia. The researchers utilized a qualitative method. The participants of this study were five students from English Education Department, Institut Parahikma Indonesia, Gowa. Semi-structured interview, documentation, and participant observation were used to collect the data. The collected data were analyzed by using the interactive data analysis of Miles, Huberman, and Saldana (2014). The findings show that there are three categories of students’ perceptions namely the reasons, the benefits and the challenges of students in joining English club. The reasons of students in joining English club are divided into two themes namely to practice English a lot especially speaking skill and to improve all English skills. On the other hand, the benefits of joining English club consist of several themes that includes building students’ self-confidence, deepening understanding of diverse issues, improving English sub-skills such as vocabulary, pronunciation and grammar; and practicing speaking English in a more comfortable environment. In addition, this research also found some challenges in joining English club that include the difficulty in dealing with the topics, and the difficulty of being a leader in a group.
Resepsi Hermeneutika dalam Penafsiran Teks sri mulyani; Hamzah Harun Al Rasyid; Andi Aderus Pasinringi
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i2.5240

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep dasar hermeneutika, fungsi hermeneutika dalam sejarah perkembangannya, penerapan hemeneutika dalam penafsiran teks, dan pro-kontra terhadap penerapan hermeneutika dalam penafisran teks Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan atau Library Research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara singkat hermeneutika adalah metode intepretasi terhadap teks yang ambigu agar dapat difahami dengan baik oleh pembacanya. Fungsi hermeneutika dalam sejarah perkembangannya terbagi mejadi 6 kategori yaitu: 1) hermeneutika sebagai teori penafsiran kitab klasik, (2) heremeneutika sebagai metode filologi, (3) hermeneutika sebagai suatu pemahman linguistik, (4) hermeneutika sebagai pondasi ilmu humaniora, (5) humaniora sebagai pemahaman eksistensial, dan (6) hermeneutika sebagai sistem intepretasi. Pendekatan hermeneutika dalam Al-Qur’an bedasarkan pada tiga asumsi dasar dalam penafsirannya, yaitu: (1) penafsir adalah manusia, (2) Penafsiran tidak dapat lepas dari bahasa, sejarah dan tradisi, (3) Setiap teks memiliki nuansa sosio-historis dan linguistik. Kehadiran hermeneutika sebagai metode interpretasi Al-Qur'an menuai reaksi pro dan kontra dari cendekiawan Muslim di Indonesia.
Prinsip-Prinsip Belajar dan Pembelajaran: Dasar Teoretis dan Implikasinya sri mulyani; Muljono Damopolii; Yuspiani Yuspiani
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prinsip belajar dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakanan library research atau studi kepustakaan. Adapun beberapa prinsip belajar dan pembelajaran yang ditemukan dalam penelitian ini adalah: (1) prinsip perhatian dan motivasi, (2) prinsip keaktifan, (3) prinsip keterlibatan langsung, (4) prinsip pengulangan, (5) prinsip tantangan, dan (6) prinsip perbedaan individu. Prinsip perhatian dan motivasi menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang menarik dan relevan melalui penghargaan, tantangan, serta pengaitan materi dengan aplikasi nyata. Prinsip keaktifan mengharuskan peserta didik berperan aktif dalam proses pembelajaran melalui diskusi, proyek kolaboratif, dan simulasi yang mendorong keterlibatan langsung. Prinsip keterlibatan langsung memfasilitasi pemahaman mendalam dengan melibatkan peserta didik dalam eksperimen, praktik, dan presentasi materi. Pengulangan materi memperkuat ingatan melalui latihan berkala, ulasan rutin, dan diskusi kolaboratif. Prinsip tantangan mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif melalui tugas-tugas analitis dan pemecahan masalah. Prinsip perbedaan individu menggarisbawahi pentingnya pembelajaran berdiferensiasi yang disesuaikan dengan gaya belajar, kemampuan, dan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini terbatas pada kajian literatur sehingga tidak mengobservasi penerapan prinsip-prinsip belajar secara langsung di kelas. Selain itu, cakupan sumber literatur terbatas pada database tertentu, yang mungkin belum sepenuhnya mewakili semua penelitian terkait. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan studi empiris dengan pendekatan kualitatif atau kuantitatif guna mengeksplorasi implementasi prinsip-prinsip ini di kelas serta dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik. Selain itu, memperluas cakupan sumber literatur akan memperkaya temuan.