Bin Mohamad, Mohammad Taqiuddin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Dalam Mengembang dan Mensosialisasikan Perbankan Islam di Aceh Jailani, Munawar Rizki; Bin Mohamad, Mohammad Taqiuddin
Al-Risalah Vol 18 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.472 KB) | DOI: 10.30631/alrisalah.v18i2.68

Abstract

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) merupakan wadah pemersatu ulama-ulama Aceh yang bersifat independen dan berkedudukan sebagai partner Pemerintah Aceh serta dapat menetapkan fatwa yang menjadi bahan pertimbangan terhadap kebijakan pemerintah. Penelitian ini memfokuskan pada peran yang diberikan oleh MPU dalam pengembangan dan sosialisasi perbankan syariah di Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil metode interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPU mempunyai peran yang luar biasa dalam mengembangkan perbankan syariah di Aceh, mulai dari pembuatan undang-undang, penyebaran anggota MPU Aceh untuk menjadi anggota DPS, mendorong pemerintah Aceh mendirikan bank syariah, mensosialisasi perbankan syariah kepada masyarkat sampai merespon fatwa-fatwa MUI berkaitan dengan perbankan syariah.
Lessons Learn From Islamic Banking in Aceh: Analysis of The Emergence, Growth and Prospects of Single Banking Sistem Jailani, Munawar Rizki; Bin Mohamad, Mohammad Taqiuddin; Danial, Danial
IKONOMIKA Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijebi.v9i1.21956

Abstract

Banking in Aceh, one of the provinces in Indonesia, has a unique system known as the single banking system. This article aims to explore the emergence, growth, and prospects of this system in Aceh. The research was conducted using primary and secondary data sources. Primary data was obtained through interviews with experts consisting of academics, bankers, and Islamic banking observers in Aceh. Meanwhile, secondary data was obtained from published and unpublished documents. The research results reveal that the Qanun for Sharia Financial Institutions introduced a single window system in Aceh in 2018. However, the implementation of this system faces significant challenges due to the lack of banking infrastructure and human resources. Despite its potential benefits, the prospects for a single banking system remain uncertain as it could lead to a monopoly of banking services, given the limited banking services currently available. Nevertheless, the single banking system has the potential to increase efficiency and simplify processes, making banking services more accessible and convenient for customers in Aceh.
Peran Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Dalam Mengembang dan Mensosialisasikan Perbankan Islam di Aceh Jailani, Munawar Rizki; Bin Mohamad, Mohammad Taqiuddin
Al-Risalah Vol 18 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/alrisalah.v18i2.68

Abstract

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) merupakan wadah pemersatu ulama-ulama Aceh yang bersifat independen dan berkedudukan sebagai partner Pemerintah Aceh serta dapat menetapkan fatwa yang menjadi bahan pertimbangan terhadap kebijakan pemerintah. Penelitian ini memfokuskan pada peran yang diberikan oleh MPU dalam pengembangan dan sosialisasi perbankan syariah di Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil metode interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPU mempunyai peran yang luar biasa dalam mengembangkan perbankan syariah di Aceh, mulai dari pembuatan undang-undang, penyebaran anggota MPU Aceh untuk menjadi anggota DPS, mendorong pemerintah Aceh mendirikan bank syariah, mensosialisasi perbankan syariah kepada masyarkat sampai merespon fatwa-fatwa MUI berkaitan dengan perbankan syariah.