Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sustainable Food Agricultural Land Preservation at Sleman Regency, Indonesia: An Attempt to Preserve Food Security Widhiyastuti, Alfia Nisa; Adjie, Erra Melanie Ariesta; Fauzan, Adhia Azhar; Supriyadi, Supriyadi
AgriHealth: Journal of Agri-food, Nutrition and Public Health Vol 4, No 1 (2023): April
Publisher : Research and Development Center for Food, Nutrition and Public Health (P4GKM) LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agrihealth.v4i1.67471

Abstract

Urban development and increasing population impact improving the demand for non-agricultural land. Through the issuance of Law No. 41 of 2009 concerning the Protection of Sustainable Food Agricultural Land, the government has attempted to reduce the conversion rate of agricultural land by protecting paddy fields that are considered the potential for food supply. This study aims to examine the impact of the transformation of agricultural land to non-agricultural land on food security and the implementation of the of Law No. 41 of 2009. The research method used is survey and descriptive. The focus of discussion includes population growth, land change, land area, harvested area, production and food availability needs data. The data was gathered from field observations, interviews and a literature study. The results showed that the average decrease in paddy fields in the last three years was 98.87 ha. The population density in Sleman Regency is classified as high. In 2018 to 2019 the population density increased by 22.88 people km-2. In 2019 to 2020 the population density decreased by 163.35 people km-2. In 2018 to 2019 rice productivity increased by 625 tons ha-1, although harvested area and production have declined. There is no correlation between the location of paddy fields, population and rice productivity. The food security condition in Sleman Regency is generally stable, but the site of paddy fields that continues to decrease yearly must still be a concern.
Penguatan Pertanian Padi Berkelanjutan Melalui Sekolah Lapang dan Pelatihan Pembuatan Kompos serta Biopestisida di Desa Mendalanwangi, Kabupaten Malang, Jawa Timur Putra, Rivandi Pranandita; Wiwoho, Bagus Setiabudi; Astuti, Ike Sari; Dewi, Vita Ayu Kusuma; Rahma, Melati Julia; Wibowo, Novika Adi; Deffinika, Ifan; Herwanto, Mochammad Tri; Fitriana, Evi; Fauzan, Adhia Azhar; Azzahra, Shafira Putri; Mukarromah, Fithrotul; Firdaus, Mukhammad Gusti Kharisudin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PkM PATIKALA (On Progress)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v6i1.5565

Abstract

Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang merupakan wilayah agraris yang masih menghadapi permasalahan berupa tingginya ketergantungan terhadap pupuk kimia serta belum optimalnya pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai sumber bahan organik bagi lahan pertanian. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas kesuburan tanah dan menghambat penerapan sistem pertanian yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola limbah organik menjadi kompos serta memproduksi biopestisida berbahan alami sebagai alternatif pengelolaan lahan yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Juli 2026 di Desa Mendalanwangi dengan melibatkan 10 orang petani yang ditetapkan oleh Pemerintah Desa Mendalanwangi sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan kompos serta biopestisida menggunakan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengikuti setiap tahapan praktik, memahami teknik dasar pembuatan kompos dan biopestisida, serta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pemanfaatan limbah organik dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan kapasitas petani dalam mengolah sumber daya lokal menjadi input pertanian yang bernilai guna serta mendorong penerapan praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan. Pendampingan secara berkelanjutan diperlukan untuk memperluas adopsi teknologi dan memastikan penerapannya secara konsisten pada tingkat kelompok tani.