Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Sekolah Dasar Bergaya Belajar Kinestetik Astuti, Astuti; Lieung, Karlina Wong; Kaize, Bernadetha Rizki; Rahayu, Dewi Puji; Sinaga, Serlina Boru; Marpaung, Roberto W; Mahuze, Paustina Ngali; Hanip, Rival
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i5.7641

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa bergaya belajar kinestetik yang digolongkan menjadi tiga, yakni tinggi, sedang juga rendah. Penelitian dilaksanakan di SD Mardi Rahayu Ungaran kelas IVA dengan siswa berjumlah . Peneliti memilih jenis penelitian kualitatif deskriptif. Langkah yang sudah peneliti tempuh yakni membuat angket penggolongan gaya belajar, memberikan tes kemmapuan berpikir kreatif, mengolah nilai, menentukan subjek penelitian secara acak (random sampling) berdasarkan nilai pada setiap kategori khususnya kelompok siswa bergaya belajar kinestetik. Hasil penelitian yakni siswa bergaya belajar kinestetik dengan kemampuan berpikir kreatif tinggi memenuhi 3 dari 4 indikator berpikir kreatif (kelancaran, keluwesan dan keaslian); siswa berkemampuan berpikir kreatif sedang gaya belajar kinestetik memenuhi indikator keluwesan lalu cukup memenuhi 2 indikator (kelancaran lalu keaslian); serta siswa berkemampuan berpikir kreatif rendah gaya belajar kinestetik hampir memenuhi keluwesan
Implementasi Kurikulum Merdeka: Relevansi Pembelajaran Mendalam dengan Kebutuhan Edukasional di Papua Marpaung, Roberto W
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6059

Abstract

. Penelitian ini menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di Papua, khususnya relevansi pembelajaran mendalam terhadap kebutuhan edukasional wilayah 3T yang ditandai literasi dasar 47,57 persen dan numerasi rendah. Menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur dari dokumen kebijakan, jurnal empiris, dan laporan PISA, penelitian menemukan adaptasi Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila berbasis kearifan lokal meningkatkan kreativitas siswa 25 persen serta numerasi 15 poin. Prinsip pembelajaran mendalam selaras dengan teori kurikulum fleksibel, pembelajaran holistik, ekuitas, dan hierarki kebutuhan, mengatasi tantangan multibahasa, infrastruktur minim, dan trauma historis melalui komunitas belajar. Namun, ketidaksiapan guru dan akses internet 34 persen menjadi penghalang utama. Penelitian merekomendasikan kebijakan asimetris dengan intervensi simultan SDM dan fasilitas untuk mengurangi kesenjangan pendidikan.