Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN POSBAKUM DI PENGADILAN AGAMA METRO MASA NEW NORMAL Nyimas Lidya Putri Pertiwi; Fimansyah
AS-SALAM Vol 10 No 1 (2021): NEW NORMAL
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v10i1.213

Abstract

This article aims to describe the efforts of Posbakum in providing services at the Metro Religious Courts during the new normal period. Posbakum is an institution that provides legal assistance services for people seeking justice who are economically unable to pay for advocate services facilitated by the state in every Religious Court/Shari'ah Court. During the Covid-19 pandemic, Posbakum continued to provide services online or offline by implementing health protocols, namely: Implementing physical distancing, Requiring wearing masks, Encouraging to wash hands, Installing transparent hijabs, Restricting service hours. So that the judicial process and services to the justice-seeking community can still run according to procedure.
Transfromasi Manajemen Tata Kelola Dapur dan Standarisasi Menu di ‘Aisyiyah Boarding School: Solusi Modern untuk Pesantren Masa Kini Muhammad Syakib Asqalani Rifai; Winda Gafrilia Prianka; Fimansyah
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2734

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasi tata kelola dapur dan standarisasi menu di ‘Aisyiyah Boarding School (ABS) Bandung. Permasalahan utama mencakup belum diterapkannya Good Manufacturing Practices (GMP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), pemborosan bahan baku ±15%, serta ketiadaan standar menu bergizi seimbang. Metode yang digunakan adalah riset aksi partisipatif (Participatory Action Research/PAR) dengan pendekatan pelatihan, pendampingan, dan implementasi sistem digital pencatatan stok serta perencanaan menu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor kompetensi staf dari rata-rata 2,13 (pre-test) menjadi 4,53 (post-test), dengan peningkatan tertinggi pada aspek HACCP (+2,7) dan GMP (+2,6). Efisiensi penggunaan bahan baku meningkat ±15%, serta kepuasan santri terhadap variasi menu juga meningkat. Program ini menjadi model praktik baik transformasi dapur pesantren modern yang dapat direplikasi di lembaga serupa.