Rusnaini .
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Educitizen

PENGUATAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (STUDI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 KARANGANYAR) Halimah, Siti; Nuryadi, Muhammad Hendri; ., Rusnaini
Educitizen Vol 2, No 1 (2017): JURNAL EDUCITIZEN
Publisher : Prodi PPKn FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.145 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Proses pengutan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, (2)  Faktor-faktor yang mempengaruhi proses penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal terpancang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Validitas data menggunkan trianggulasi data dan trianggulasi metode. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dengan tahap-tahap sebagai berikut (1) Tahap persiapan, (2) Reduksi Data, (3) Penyajian Data, (4) Penarikan Kesimpulan. Adapun prosedur penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Tahap Persiapan, (2) Tahap Pengumpulan Data, (3) Tahap Analisis Data, (4) Tahap Pnyusunan Laporan Penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKn pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar melalui tiga tahap, yaitu tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian pembelajaran. Tahap perencanaan pembelajaran penguatan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai multikultural dalam Silabus maupun RPP. Tahap pelaksanaan pembelajaran penguatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan menghadirkan aspek kultur dalam pembelajaran PPKn tanpa mengubah struktur kurikulum dan keilmuan. Tahap penilaian pembelajaran penguatan dilakukan dengan menggunakan teknik penilaian sikap untuk mengetahui sikap multikultural siswa; (2) Proses penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKn di SMA Negeri 2 Karanganyar dipengaruhi oleh faktor-faktor yaktu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung anatara lain kurikulum 2013, materi pembelajaran, metode pembelajaran serta kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran, lingkungan sekolah yang heterogen. Faktor penghambat dalam proses penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKn antara lain: faktor internal dan faktor teknis, faktor internal meliputi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran PPKn. Faktor teknis berupa waktu pembelajaran yang terbatas.Kata Kunci : Penguatan, Nilai-Nilai Multikultural, Pembelajaran PPKn.
INTERNALISASI NILAI-NILAI TOLERANSI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INTEGRASI SOSIAL MELALUI FORUM PERSAUDARAAN BANGSA INDONESIA (FPBI) DI KOTA SURAKARTA Ariyadi, Supri; ., Rusnaini; Muchtarom, Moh.
Educitizen Vol 2, No 1 (2017): JURNAL EDUCITIZEN
Publisher : Prodi PPKn FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.042 KB)

Abstract

The objective of research was to find out: (1) how the implementation of tolerance values internalization was by Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) in Surakarta City, (2) what constraints Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) in Surakarta City faced in implementation of tolerance values internalization in Surakarta City, and (3) how the effect of tolerance values internalization was on the improvement of social integration in Surakarta City. The internalization of tolerance values carried out by FPBI of Surakarta city exerted effect on the people?s tolerance attitude, despite not too considerable effect. However, the people who had attended the tolerance values internalization activity held by FPBI, the one in Kampung Baru, Pasar Kliwon Subdistrict, of Surakarta, had become more tolerant and appreciating the difference, thereby leading to the improvement of social integration, manifested in harmonious interaction among the people, the existence of social activity, and the cooperation between the people with different ethnical and religious background. KATA KUNCI: Internalisasi nilai toleransi, integrasi sosial.