Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Patria Artha Journal of Community

Peningkatan Pemahaman Kesehatan Reproduksi Lansia Dengan Menjaga Vitalistas dan Kualitas Hidup di Usia Senja Wahyuningsih, Wahyuningsih; Nurindasari, Sri; Siokal, Brajakson; Rina, Rina
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 4, No 2 (2024): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v4i2.910

Abstract

Lansia sering kali menghadapi penurunan fungsi fisik, termasuk kesehatan reproduksi, yang dapat memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan. Namun, pemahaman yang terbatas tentang pentingnya kesehatan reproduksi di kalangan lansia menyebabkan rendahnya kesadaran dan perawatan terhadap aspek ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentang kesehatan reproduksi dan dampaknya terhadap vitalitas serta kualitas hidup di usia senja. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukasi berbasis komunitas melalui penyuluhan dan diskusi interaktif. Populasi yang menjadi subjek penelitian adalah lansia di Sekolah Lansia Abdi Harapan, dengan total partisipan sebanyak 50 orang yang berusia 60 tahun ke atas. Materi yang diberikan mencakup informasi mengenai penyakit infeksi saluran Kemih, penyakit menular seksual, gangguan hormonal, dan kesehatan mental terkait reproduksi. Program pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Edukasi dan pemeriksaan rutin terbukti efektif dalam mendorong perilaku sehat dan mendeteksi dini masalah kesehatan reproduksi, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup lansia. Setelah mengikuti program, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai kesehatan reproduksi. Pre-test menunjukkan peserta memiliki pengetahuan rendah, sementara post-test menunjukkan peningkatan peserta memiliki pengetahuan yang lebih baik. Peserta menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap program ini, dengan mayoritas merasa bahwa informasi dan dukungan yang diberikan sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan mereka.
Edukasi Kesehatan Cegah Resiko Dini Aksi Sebaya (CERDAS) Wahyuningsih, Wahyuningsih; Fhirawati, Fhirawati; Siokal, Brajakson
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 5, No 2 (2025): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v5i2.992

Abstract

Early marriage remains a complex social problem with broad impacts on reproductive health, education, and social welfare. In Gowa Regency, early marriage is prevalent among adolescent girls and has resulted in increased risks of pregnancy and childbirth complications, limited access to healthcare services, and reduced economic opportunities. Psychologically, adolescents who marry early are also more vulnerable to stress, depression, and restricted personal development. This community service activity was carried out in Borongloe Subdistrict for one day and involved 100 adolescents aged 15–18 years. The activities consisted of educational sessions, peer group discussions, and role-play. The educational sessions covered topics on the risks and impacts of early marriage, strategies to cope with cultural pressures within families, and the importance of maintaining adolescent reproductive health. The discussion sessions provided a space for participants to share their personal experiences related to early marriage, followed by role-play activities simulating cases of early marriage that occurred in their surroundings. The results showed a significant increase in adolescents’ knowledge and awareness regarding the risks and impacts of early marriage and the importance of maintaining reproductive health. Based on the pre-test results, 60% of participants had a low level of knowledge, while the post-test results indicated improvement, with 100% of participants demonstrating better understanding. This community service program proved to be effective in increasing adolescents’ understanding and awareness of the dangers of early marriage. It also served as a preventive effort to empower adolescents to make better decisions regarding their future and reproductive health.